4 Fakta Hendriansyah, Begal Motor yang Dibakar Massa di Tangerang

klg asli

berhasil
Foto Fakta Mengejutkan Herdiansyah Begal Motor dibakar massa di tangerang selatan

Fakta Begal Motor yang dibakar massa di Tangerang - Aksi begal yang terjadi di sejumlah wilayah, benar-benar sangat meresahkan warga. Keresahan ini tak sebanding dengan tindakan nyata polisi sebagai penegak hukum. Akibatnya, warga yang sudah dalam keresahan tingkat tinggi memilih jalan menerapkan hukum sendiri untuk meluapkan kekesalan pada begal, syukur-syukur bisa memutus mata rantainya pula.

Seperti yang terjadi di Pondok Aren, Tangerang Selatan, beberapa waktu lalu, pelaku begal dibakar hidup-hidup setelah sebelumnya dibuat babak belur. Kisah pembakaran begal motor ini berawal saat Wahyu dan Sri yang mengendarai motor Honda Beat hendak pulang ke rumah usai membeli makan pada Selasa 24 Februari 2015 sekitar pukul 01.00 WIB dinihari.

Tiba-tiba mereka dihadang 4 orang pria tepatnya di Jalan Masjid Baiturrahim RT 02/RW 03 Kelurahan Pondok Karya, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang Selatan. Mereka menghadang Wahyu dan Sri dengan mengacungkan pedang sambil meminta korban untuk berhenti. Komplotan itu memaksa merampas motor Sri.

Namun Wahyu dan Sri memberikan perlawanan. Pedang yang digunakan salah seorang pelaku pembegalan ini dirampas Sri, akibatnya salah satu pelaku yang memegang pedang terjatuh.

Sri kemudian berteriak hingga didengar warga sekitar yang kemudian mengepung pelaku. Tiga orang pelaku pembegalan bisa kabur, namun satu orang begal yang tertinggal jadi bulan-bulanan warga. Setelah itu, massa kemudian membakar pelaku pembegalan.

Begal motor yang memiliki ciri khusus berupa tato bertuliskan GBR di lengan kirinya itu diketahui bermana Hendriansyah warga Larangan Utara, Larangan, Kota Tangerang. Setelah tiga hari berada di RS Tangerang, barulah keluarganya datang. Mereka tak menyangka nasib Ryan akan berakhir tragis. Apalagi yang Ryan mereka kenal selama ini anak baik-baik.

Seperti yang dikutip dari merdeka, Berikut pengakuan keluarga tentang sosok Hendriansyah, Begal Motor yang bakar massa di Pondok Aren, Tangerang Selatan: (wartainfo.com)

1. Hendriansyah putus sekolah sejak SMP, kerja serabutan bantu keluarga

Foto gambar mayat Hendriansyah begal motor yang dibakar massa tangsel

Sutinah, ibu Ryan, mengatakan, putranya sudah putus sekolah di kelas 2 SMP. Sejak itu, kehidupannya berubah karena harus bekerja untuk membantu ekonomi keluarganya.

Ayahnya, Syarifudin, sudah lama bercerai dengan ibunya, dan menetap di kawasan Citayam, Depok, Jawa Barat.

"Karena enggak ada ijazah dan gelar sarjana, ya dia jadinya kerja apaan aja. Pernah jadi kuli, lalu jadi tukang angkat galon, sampai cuci steam motor," kata Sutinah.

Namun, Sutinah mengaku tidak mengetahui pergaulan pria bernama lengkap Hendriansyah dengan teman-temannya. "Apalagi dua tahun belakangan ini. Saya aja nggak tahu dia tinggal di mana. Mungkin dia kepengaruh pergaulan, jadinya seperti ini. Enggak tahu juga lah saya," kata Sutinah. (wartainfo.com)

2. Keluarga nilai Hendriansyah anak baik, meski tak bergaul di lingkungannya

Foto gambar Jenazah begal motor yang dibakar massa pondok aren

Keluarga tidak mengetahui jika Ryan bagian komplotan begal motor. Sebab di rumah, Ryan dikenal berkelakuan baik dan pendiam.

"Kalau di rumah, saya juga enggak pernah ngobrol sama dia (pelaku). Dia jarang pulang, kalau pulang cuma mandi terus keluar lagi," ungkap Apit salah satu kerabat Ryan.

Ryan juga diketahui jarang bergaul di lingkungan sekitar rumah, terlebih dengan teman sebayanya. "Dia kalau nongkrong di luar kampung sini, kalau sama anak-anak sini cuman negor doang," tambah Apit.

Mengenai kegiatannya selama ini pelaku diketahui oleh kerabatnya itu, sebagai seorang tukang parkir (polisi cepe) di salah satu persimpangan di Jalan Ciledug Raya tepatnya di depan perumahan Puri Beta Selatan. "Biasanya dia markir tuh di depan Puri Beta Selatan," ujarnya.

3. Ryan Anak Pendiam dan tertutup pada keluarga

Foto gambar Jenazah begal motor yang dibakar massa pondok aren tangerang

Sutinah, ibunda Ryan, pasrah dengan yang terjadi pada anaknya. Memang, kata, Sutinah, dia anak pendiam termasuk pada keluarga. Sehingga dirinya tak tahu dengan siapa Ryan berteman dan apa kegiatannya.

"Riyan orangnya pendiam, tidak pernah tanya apapun, kalau ditegur baru dia bicara," kata Sutinah. (wartainfo.com)

4. Hendriansyah dulunya merupakan pemuda masjid

Foto gambar Mayat begal motor yang dibakar massa pondok aren tangerang

Tak cuma keluarga, tetangga pun kaget Ryan bagian dari komplotan begal. Salah seorang tetangga yang sedang melayat ke rumah, yakin Ryan anak baik. Apalagi Ryan yang dikenal pernah aktif di organisasi remaja masjid. "Riyan itu orangnya rajin, dan dulu aktif di kepemudaan di masjid," kata seorang tetangga yang enggan disebutkan namanya.

» Begal Motor di Tangerang Dibakar Massa, Tanda Masyarakat Tak Percaya Hukum? 
» Tips Menghindari Aksi Penjahat Begal Motor di Jalan Raya

Category: Berita Peristiwa, KriminalTags:
Jayabet