Batu Akik Baru Pink Ruby Cibi Lebong Asal Bengkulu

klg asli

berhasil
Harga Foto Batu Akik Pink Ruby Cibi Lebong terbaru dari Bengkulu

Batu Akik Pink Ruby Cibi Lebong Bengkulu - Trend batu Akik yang melanda Indonesia mencuatkan Batu akik asal Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu yang diberi nama Ruby Lebong atau Pink Lebong, mulai menarik perhatian pencinta batu akik. Batu berwarna merah muda itu berhasil mencuri perhatian masyarakat dalam pameran dan kontes batu mulia tingkat nasional di Kota Bengkulu.

"Jenis Ruby atau Pink Lebong ini mulai dikenal dalam beberapa bulan terakhir, tapi sudah menarik perhatian kolektor batu akik," kata Alamsyah, peserta pameran dan kontes batu mulia yang digelar di salah satu mal di Kota Bengkulu, Kamis (26/3).

Ia mengatakan batu akik dari Kabupaten Lebong itu memiliki kadar kristal yang cukup tinggi sehingga dikategorikan sebagai jenis batu ruby. Ciri fisik lain yang dimiliki batu tersebut sehingga digolongkan jenis ruby adalah serat di dalam batu.

Adanya serat membuat tampilan tidak cukup jernih namun mampu menampilkan keindahan tersendiri. Kandungan kristal Ruby Lebong menurutnya jauh di atas jenis akik lainnya dari Bengkulu, termasuk batu akik jenis "Red Rafflesia".

Foto Gambar bahan mentah Batu Akik Pink Ruby Cibi Lebong Bengkulu
Bahan mentah Batu Akik Pink Ruby Cibi Lebong Bengkulu

Dengan kandungan kristal yang cukup tinggi itu maka biaya pengolahan batu Ruby Lebong lebih mahal yakni mencapai Rp125 ribu untuk satu batu, sedangkan jenis akik lainnya hanya Rp20 ribu.

"Pengolahannya lebih sulit dibanding batu akik lainnya sehingga harga bahan mentah saja sudah mahal," ujarnya.

Alamsyah mengatakan harga bahan mentah batu Ruby Lebong yang dijual di Lebong dan Kota Bengkulu berkisar Rp1,7 juta hingga Rp2 juta per kilogram. Sedangkan untuk harga jual batu yang sudah diasah yang tersedia di stan miliknya mulai dari Rp300 ribu hingga Rp1,5 juta.

Namun, pemilik galeri batu akik "Sopo Indah" ini mengatakan jenis batu ruby tidak diperlombakan dalam kontes batu mulia yang digelar komunitas batu mulia Bengkulu yang berlangsung pada 26 hingga 29 Maret 2015 itu.Salah seorang kolektor batu, Gendis Budi mengatakan warna dan bentuk Ruby Lebong sangat menarik dan terkesan elegan serta mewah. (wartainfo.com)
Batu Akik Pink Cibi Lebong Kalahkan Kepopuleran Batu Bacan Halmahera?

Foto Gambar Batu Akik Pink Ruby Cibi Lebong Bengkulu buruan baru Kolektor

Provinsi Bengkulu sebagai salah satu daerah penghasil batu akik dan batu mulia menyimpan potensi batu permata yang diyakini bisa mengalahkan popularitas batu Bacan dari Bukit Halmahera Maluku Utara.

Ketua Asosiasi Batu Mulia Bengkulu (BMB) Bintoro Fatahilah menjelaskan, batu berwarna merah muda atau Pink dengan serat batu jenia cendana ini akan memunculkan fenomena kerlip atau memantulkan sinar bila diberi pencahayaan.

"Hasil uji laboratorium, kekerasan batu mencapai 8 ohm dengan pengkristalan yang nyaris sempurna. Ini sudah masuk jenis batu permata, kelasnya di atas Bacan yang masih masuk jenis batu akik," ujar Bintoro di Bengkulu belum lama ini.

Varian batu ini lanjut Bintoro baru ditemukan akhir tahun 2014 lalu di wilayah pegunungan Kabupaten Lebong yang berbatasan dengan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) dengan posisi batu berada di aliran air pegunungan.

Para penggemar dan kolektor batu Bengkulu memberikan nama CIBI atau Cendana Indah Bengkulu Indonesia pada batu ini. Untuk mendapatkan hasil sempurna, pengasah batu memerlukan waktu selama 4 hingga 5 jam saat memproses batu ini.

"Sangat sulit mengasahnya, sebab kekerasannya masuk jenis batu quartz atau kuarsa," ungkap Bintoro.

Harga jual bahan batu atau rough jenis ini dipatok sebesar Rp 20 juta perkilogram. Hasil maksimal sempurna dari satu kilo rough hanya 20 persen saja. Taksiran harga permata ini sekitar 1 hingga 2 juta rupiah setiap karat batu atau jika ditimbang, satu gram batu setara dengan 5 karat. (wartainfo.com)

» Batu Akik paling Termahal di Indonesia saat ini, Harganya Miliaran
» Khasiat Batu Akik Sulaiman Jenis dan Ciri Cirinya 

Category: Batu Akik MuliaTags:
Jayabet