4 Hal Unik Gerhana Bulan Merah Darah ‘Blood Moon’ 28 September

3. Gerhana bulan darah tak berbahaya

Fakta Unik Menarik tentang Gerhana Purnama Bulan Merah Darah blood moon

Di sisi lain, badan antariksa NASA mengatakan bila gerhana bulan darah Paskah adalah sesuatu yang alami dan tidak berbahaya atau berdampak besar bagi manusia.

"Saat gerhana terjadi, bulan sering terlihat berwarna kemerah-merahan karena sinar matahari yang menimpanya melewati atmosfer bumi. Ketika itu, spektrum warna biru di cahaya matahari tersaring, sehingga yang tersisa hanya warna merah saja. Namun, fenomena ini tidak berbahaya bagi manusia," ungkap NASA.

Ya, berubahnya warna merah bulan bukan akibat hal-hal berbau mistis, tetapi karena bulan tertimpa bayangan dari Bumi.

4. Alasan blood moon bisa berubah jadi supermoon

Foto Gambar Bulan Darah blood supermoon 2015

Di kawasan yang bisa melihat gerhana bulan darah, bulan juga nampak 14 persen lebih besar dari biasanya. Apa yang terjadi?

Ternyata, selain bulan purnama yang membuat bulan nampak besar, bulan juga tepat berada di lintasannya yang memiliki jarak paling dekat dengan Bumi. Ingat lintasan bulan berbentuk lonjong.

Menurut Space.com, jarak rata-rata antara bulan dan Bumi sekitar 384.600 kilometer. Nah, saat 'super blood moon' terjadi, jaraknya bisa tinggal 363.700 kilometer. Alhasil, tidak hanya 14 persen lebih besar, bulan juga terlihat lebih terang hingga 30 kali lipat. (wartainfo.com)

ยป Gerhana Bulan Merah Darah "Blood Moon" September 2015 Pertanda Akhir Zaman?

Category: Serba - Serbi, Tahukah Kamu?Tags: