5 Cerita Kebiadaban ISIS Terhadap Wanita Budak Seks

2. Militan ISIS Paksa Budak Seks Perempuan Aborsi Agar Selalu Bisa Diperkosa

Foto Gadis Wanita Cantik Yazidi Irak Beauty Women Girls ISIS

Kecantikan perempuan Yazidi Irak, etnis yang para gadisnya sering Diculik Diperkosa dijadikan budak seks serta dijual anggota militan ISIS

Keengganan banyak prajurit Negara Islam Irak dan Syam (ISIS) menggunakan kondom saat memerkosa budak seks menimbulkan masalah. Budak seks dari kalangan perempuan etnis Yazidi itu seringkali hamil sehingga tak bisa disetubuhi.

Alhasil, para budak seks itu dipaksa menggunakan alat-alat kontrasepsi. Informasi ini disampaikan belasan wanita penyintas Yazidi yang berhasil kabur dari lokasi penyekapan para militan di utara Irak, akhir bulan lalu.

"Saat ini kontrasepsi untuk seks oral maupun metode suntik terhadap para budak seks diterapkan rutin oleh militan," seperti dilaporkan Channel News Asia, Minggu (13/3).

Sedangkan dari laporan surat kabar the New York Times pertengahan pekan ini, para perempuan yang disekap ISIS juga diwajibkan menggugurkan kandungan jika ketahuan hamil. Budak seks di mata para militan khilafah hanya berguna saat bisa disetubuhi ramai-ramai. "Praktik aborsi itu dirasakan hampir semua perempuan yang disekap," tulis New York Times.

PBB mencatat setidaknya lebih dari 5 ribu perempuan Yazidi menjadi korban penculikan ISIS. Nyaris semuanya berakhir menjadi budak seks para prajurit khilafah, dengan cara diperjualbelikan di pasar. Hingga awal tahun ini, baru 2 ribu wanita Yazidi berhasil kabur dari penyiksaan dan penghinaan bertubi-tubi tersebut.

Prajurit ISIS didoktrin untuk tidak menganggap warga Yazidi sebagai manusia. Yazidi adalah etnis di Irak yang mayoritas beragama Nasrani. Warga Yazidi juga memercayai gabungan ajaran Zoroaster serta Islam, sehingga dianggap kafir bidah oleh militan Sunni garis keras.

Para penyintas perbudakan seks oleh ISIS sekarang dirawat oleh klinik-klinik PBB yang berada di kawasan Kurdistan, Irak. Setidaknya ada 700 perempuan yang mengalami trauma karena diperkosa militan. Dari angka itu, lima persennya hamil akibat perbudakan seks ISIS.

3. Ulama ISIS Bolehkan Militan Memperkosa Budak Wanita

Foto Gadis Perempuan Wanita Cewek Cantik Yazidi Irak Suku Kurdi

Perempuan Yazidi Irak di Pengungsian

Pasukan elit Amerika Serikat menemukan dokumen berisi aturan hubungan seks antara para militan ISIS dengan budak perempuan mereka.

Surat kabar the Daily Mail melaporkan, Selasa (29/12), dokumen yang di antaranya berisi 15 aturan berhubungan seks dengan budak perempuan itu ditemukan saat perburuan para pentolan ISIS di Suriah Mei lalu.

Dokumen itu menjadi semacam pembenaran bagi tindakan pemerkosaan yang dilakukan militan ISIS terhadap tawanan perempuan. Kantor berita Reuters mengungkap sebagian isi dokumen yang belum pernah dipublikasikan itu kemarin.

Di antara daftar fatwa dari ulama ISIS itu ada yang menyatakan seorang ayah dan putra mereka dilarang menyetubuhi budak perempuan yang sama. Seorang militan juga dikatakan boleh berhubungan seks dengan tawanan ibu dan putri mereka.

Baca juga: Cerita Memilukan Gadis Perawan Yazidi Irak, Diculik Digilir dan Dijadikan Budak Seks Anggota ISIS

Perserikatan Bangsa-Bangsa dan sejumlah kelompok pembela hak asasi sebelumnya menuding ISIS mengadakan penculikan sistematis dan memerkosa ribuan perempuan dari mulai bocah berumur 12 tahun, terutama dari etnis Yazidi di sebelah utara Irak.

Pada April lalu Lembaga hak asasi Human Rights Watch mewawancarai 20 perempuan yang berhasil kabur dari tawanan ISIS. Mereka semua mengaku telah diperkosa oleh militan ISIS. Dari pengakuan mereka juga terungkap ISIS kerap memisahkan tawanan mereka menjadi beberapa kelompok, yakni gadis muda, perempuan tua, anak laki-laki dan pria dewasa.

Para tawanan itu kemudian disebarkan ke berbagai wilayah kekuasaan ISIS di Irak dan Suriah untuk dijual atau diberikan sebagai hadiah. Kaum perempuan itu kemudian jadi korban pemerkosaan atau kekerasan seksual. (wartainfo.com)

Category: Dunia, ISIS, Serba - SerbiTags: