5 Benda Kuno Bersejarah Kelam Pembawa Kutukan di Dunia

3. Nidstang, Viking

Gambar Nithstang atau nidstang Benda Kuno yang membawa Mempunyai Kutukan di Dunia

Nithstang atau nidstang seperti dalam gambar di atas adalah tiang yang digunakan untuk mengutuk musuh dalam tradisi pagan Nordik. Biasanya nidstang terbuat dari tengkorak kuda yang ditancapkan pada sebatang kayu.

Orang-orang Viking akan melancarkan kutukan kepada seseorang yang mereka anggap bersalah dengan sebatang nidstang. Nidstang yang sudah diselimuti kain bertuliskan kutukan atau mantra ditancapkan ke tanah, dengan kepala kuda menghadap rumah orang yang dituju.

Setelah itu, dewi kematian Hel akan dipanggil untuk mengaktifkan kutukan. Walaupun begitu, tujuan dari kutukan ini bukanlah kematian. Esensi kutukan nidstang adalah meminta bantuan alam untuk membalas dendam dengan menghadirkan energi negatif dalam hidup orang yang dituju.

4. Lembar Kutukan Pelindung Buku Adagiorum Karya Erasmus

Foto Gambar Pelindung buku Adagiorum Erasmus Benda Kuno Pembawa Kutukan di Dunia

Menurut History of Information, pengutukan buku sudah dikenal luas pada zaman pertengahan. Namun praktik itu sendiri sudah dikenal sejak sebelum zaman Kristen.

Kutukan terhadap peninggalan literatur paling tua bisa ditelusuri hingga ke zaman kekuasaan Ashurbanipal, Raja Asyur (668-627 SM). Sebagian besar tablet yang dikumpulkan di perpustakaan Niniwe saat itu disertai serangkaian kalimat kutukan.

Para pustakawan di Eropa abad pertengahan juga biasa mencantumkan kalimat kutukan di lembaran buku yang menjadi koleksi perpustakaan. Tujuannya adalah untuk mencegah pencurian atau pengrusakan ilmu pengetahuan.

Salah satu contoh kutukan dalam buku adalah salinan buku Adagiorum karyaErasmus yangdicetak di Wittenberg, Jerman pada tahun 1616.

Lihat juga: 7 Kota Kuno di Dunia yang Hilang Tenggelam di Bawah Dasar Laut

5. Teks Kuno di Tembok Norwich Cathedral

Tulisan Teks kuno di tembok Norwich Cathedral Benda Pembawa yang Membawa Memiliki Kutukan di Dunia

Norwich Cathedral, gereja tua yang dibangun pada zaman Normandia ternyata menyimpan sejumlah teks kuno yang terukir pada tembok-temboknya. Rangkaian huruf dan gambar yang sudah pudar itu tampaknya menampilkan cerita, doa, dan kutukan.

Beberapa di antaranya berupa rangkaian kata yang ditulis secara terbalik. Menurut para peneliti seperti dilansir DailyMail, kutukan kuno biasa ditulis dengan huruf-huruf yang sengaja dibalik. Tujuannya adalah untuk mengubah kebaikan menjadi sebuah keburukan.

Category: Misteri Mistis MitosTags: