5 Perawat Pembunuh Sadis Berdarah Dingin, Pencabut Nyawa Pasien Sendiri

2. Dua Perawat Uruguay Diduga Bunuh 16 Pasien

Kisah Cerita Foto Gambar Suntikan Mematikan Perawat Pembunuh Sadis

Paling tidak sudah ada 16 kasus kematian yang dikaitkan dengan dua orang perawat pria ini walaupun jumlah ini bisa saja bertambah atau berkurang selama penyelidikan nanti. Yang jelas dua orang yang bekerja di dua rumah sakit yang sama ini diduga telah menghabisi nyawa pasien tanpa sebab yang jelas. Di saat yang sama, seorang perawat wanita juga dikenai tuduhan telah menutupi kasus kejahatan yang selama ini terjadi di sana.

Menurut hakim yang menangani kasus ini, tidak ada indikasi kalau dua orang perawat pria ini bekerja sama dalam menjalankan aksinya. Salah satu dari dua terdakwa ini mengaku terlibat dalam 5 kasus kematian sementara terdakwa yang lain menyebut angka 11. Dalam melakukan aksinya, dua orang ini menggunakan suntikan morfin dalam jumlah besar atau dengan cara lain yang bisa menyebabkan kematian dalam hitungan menit.

Sejauh ini belum ada informasi lain yang dilepas terkait tiga orang terdakwa ini mengingat mereka bertiga memang tidak punya catatan kejahatan sebelumnya. Ines Massioti, pengacara salah satu dari terdakwa, mengatakan kliennya membunuh karena sudah tak tahan lagi melihat penderitaan yang ada di sekitarnya.

"Setelah 20 tahun bekerja di UGD, dengan beban mental dan selalu 'berhubungan dengan kematian', dia sudah tidak sanggup menahannya lagi, ujar Ines Massioti seperti dikutip dari kantor berita Associated Press (19/03/2012).

Beberapa waktu sebelumnya, inspektur polisi Jose Luis Roldan sempat mengatakan pihaknya tengah menyelidiki kasus dugaan beberapa petugas rumah sakit telah memberi racun pada pasien dalam kondisi kritis di dua rumah sakit di Uruguay. Penyelidikan dipusatkan di rumah sakit Sociedad Espanola dan Maciel Hospital.

3. Karena Jengkel, Perawat Italia Suntik Mati 38 Pasien

Foto Hot Daniela Poggiali Killer Nurses Perawat Suster Cantik Seksi Pembunuh Sadis Berdarah Dingin yang Membunuh Pasiennya Sendiri

Polisi Italia kini tengah menyelidiki kasus apakah seorang perawat perempuan di sebuah rumah sakit membunuh 38 pasien setelah dia dituduh menyuntik seorang pasien dengan potassium dosis mematikan. Polisi menangkap perawat bernama Daniela Poggiali itu di Lugo, sebelah utara Italia, setelah seorang pasien berusia 78 tahun meninggal karena penyakit biasa.

Kemarin polisi akhirnya memperluas penyelidikan mereka ke arah meninggalnya 38 pasien. Sepuluh di antara pasien itu meninggal mencurigakan, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Senin (13/10/2014). Kantor berita Central European melaporkan, perawat berusia 42 tahun itu dituding menyuntik pasien-pasien dengan potassium dosis tinggi sebab mereka atau keluarga mereka kerap membuatnya jengkel.

Koran Italia Libero Quotidiano menyatakan, seorang staf rumah sakit mengatakan Poggiali pernah meminta dia dipotret di samping pasien baru meninggal. Laporan lain menyebutkan dia pernah bercanda telah menyuntikkan potassium dosis tinggi kepada pasien-pasiennya.

April lalu pasien bernama Rosa Calderoni, 78 tahun, meninggal mencurigakan. Hasil pemeriksaan menyatakan ada kadar potassium tinggi dalam aliran darahnya. Dosis itu sama dengan yang biasa dipakai sebagai hukuman mati di Amerika Serikat.

Namun jaksa mengakui ada kesulitan buat menjalankan penyelidikan ini karena potassium bisa menghilang dari aliran darah setelah beberapa hari, sehingga sulit dideteksi. "Masih ada 38 kasus kematian mencurigakan. Sepuluh di antaranya sangat mencurigakan," kata Kepala Jaksa Alessandro Mancini dalam jumpa pers.

Category: Dunia, Serba - SerbiTags: