Suka Seks Bebas Tapi Belum Terkena Virus HIV AIDS? Ini Kata Dokter

klg asli

berhasil

Foto Pesta Seks Bebas Pelajar Anak Muda Remaja ABG

Wartainfo.com - Seks bebas atau free sex sebenarnya memiliki definisi yang sederhana yakni perilaku seksual yang dilakukan oleh seseorang bersama orang lain diluar ikatan pernikahan yang telah disahkan secara legal oleh badan hukum negara dan atau badan hukum agama.

Seks bebas merupakan salah satu faktor risiko dari HIV AIDS yang sebaiknya dijauhi. Sayangnya banyak orang yang meremehkan hal ini karena menganggap dirinya sehat-sehat saja meski berperilaku seks bebas.

Padahal menurut dokter, virus HIV memiliki masa inkubasi selama 8 hingga 10 tahun di dalam tubuh manusia setelah masuk. Oleh sebab itu, jika berperilaku seks bebas dan merasa tubuh sehat dan tidak sakit, bisa saja itu karena virus HIV masih dalam fase inkubasi.

Seperti disampaikan oleh dr Dwinita Vivianti, SpPD, MKes, atau dr Vivi, bahwa HIV yang merupakan kepanjangan dari Human Immunodeficiency Virus ini memang hanya menyerang sistem kekebalan tubuh manusia. Setelah masuk ke dalam tubuh manusia, virus ini umumnya tak langsung menimbulkan gejala.

Gambar Akibat Seks Bebas Say No To Free Sex

"Virus ini tidak bisa dibunuh dan akan terus ada di dalam tubuh, itulah kenapa infeksi HIV tidak bisa disembuhkan. Bisa diobati, tapi tidak bisa disembuhkan. Kalau merasa sehat, mungkin karena virus itu sedang tidak terlihat di dalam tubuh," ungkap dr Vivi kepada detikHealth di sela-sela acara program pelatihan deteksi dini kanker serviks pada tenaga kesehatan yang diadakan oleh Garuda Indonesia dan Yayasan Kanker Indonesia (YKI) di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.

Dokter sekaligus konselor HIV AIDS di RSUD Raja Ahmad Tabib, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, ini juga menjelaskan bahwa virus ini memiliki masa inkubasi. Dari mulai masuk dan menginfeksi, sampai akhirnya muncul gejala, biasanya virus HIV membutuhkan waktu sekitar 8 hingga 10 tahun.

"Bisa lebih lama lagi malah kalau daya tahan tubuh orangnya bagus, bisa 10 tahun kemudian baru keluar gejalanya," imbuh dr Vivi.

Ya, mulai dari masuknya virus HIV hingga muncul infeksi akut, sampai kemudian sel imunnya dirusak dan daya tahan tubuh orang tersebut drop, menjadi AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome), memang diperlukan waktu yang tak sedikit.
Mengapa demikian?

"Ini karena virus ini begitu masuk tubuh dia akan mengkristal dulu, menunggu si orang tersebut kondisi fisiknya benar-benar drop. Begitu daya tahan tubuhnya sedang turun, atau dia punya penyakit lain misalnya seperti tuberkulosis, kanker, diabetes, nah itu baru ketahuan ada HIV AIDS," terang dr Vivi.

Category: Kesehatan, SeksualitasTags:
obat viagra

Jayabet