Video Siswi SMP Berjilbab Dikeroyok Ditelanjangi 3 Wanita di Sawah Hebohkan Duampanua Pinrang

klg asli

berhasil

Foto Penganiayaan Siswi SMP Berhijab Data Duampanua Pinrang Berantem

Wartainfo.com - Beredarnya video pengeroyokan terhadap salah satu siswi SMP oleh tiga orang perempuan yang diduga staf sekolah di sebuah areal sawah di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, jadi viral di dunia maya.

Siswi ini dikeroyok di pematang sawah yang berdampingan dengan irigasi. Tidak hanya ditampar, ditinju, ditendang yang rata-rata di bagian wajah dan perutnya, remaja putri ini juga nyaris ditelanjangi. Jilbab dan bajunya ditarik, tersisa bra dan celana jins yang dikenakannya saja.

Di dalam video itu, si remaja putri yang belakangan diketahui siswi salah satu SMP di Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulsel itu berkali-kali meringis, menangis memanggil ibunya bahkan berkali-kali minta maaf di hadapan para pengeroyok dan pengambil gambar yang juga tidak berhenti suaranya terdengar namun tetap juga ditendang, dipukuli, ditarik-tarik dan didorong.

Sesekali hanya satu orang dalam gambar yang menganiaya, namun di beberapa menit kemudian mereka muncul bersamaan lakukan penganiayaan.

Video itu pertamakali diunggah pemilik akun bernama Sindy Putrye pada, Kamis (17/11/2016). Dalam video berdurasi 11 menit 56 detik tersebut, seorang sisiwi dianiaya habis-habisan oleh tiga perempuan.

Heboh Beredar Foto Video Penganiayaan Siswi SMP Berhijab Dipukul Dikeroyok dan Ditelanjangi di area pematang Sawah oleh 3 Wanita Data Duampanua Pinrang

Korban diketahui bernama Riska alias Aska (16) dijambak, ditendang, ditempeleng, hingga nyaris ditelanjangi. Informasi yang dilansir Wartainfo.com dari TribunPinrang, Riska adalah siswi SMPN 5 Data, warga Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Duampanua, Pinrang.

Dua pelaku merupakan teman sekolah Riska. Mereka adalah Selvi (16) dan Rani (16). Sementara, pelaku lainnya, Nelda (18), merupakan pegawai honorer perpustakaan (honorer) di salah satu Sekolah Dasar (SD) di Kelurahan Data, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang.

Baca juga:

Peristiwa dipicu oleh pertengkaran kedua belah pihak di media sosial. Korban sempat melontarkan kata-kata tak senonoh kepada salah seorang pelaku, hingga membuat pelaku tersinggung dan marah.

Kapolsek Duampanua Pinrang, AKP Ardinal Alam membenarkan adanya kejadian itu."Hal itu benar adanya, kasus itu kini dilimpahkan ke pihak PPA Polres Pinrang," katanya.

Ardinal menjelaskan, kejadian itu terjadi di sekitaran SMPN 5 Data, Kecamatan Duampanua, Pinrang, pada 2 November 2016 lalu, sekitar pukul 15:00 Wita. "Namun, baru terungkap pada 14 November 2016," jelasnya.

"Itupun, kami yang datangi dan menjemput langsung korban. Pasalnya, korban ragu untuk melapor," Ardinal menambahkan.

"Empat pelaku kita sudah amankan. Kita tahan untuk kepentingan pengambilan keterangan. Sementara masih penyelidikan, belum penyidikan. Diselesaikan dulu semua pengambilan keterangan baru ditetapkan sebagai tersangka," kata AKP Nasir.

Soal benar tidaknya jika satu di antara pelaku itu adalah guru siswi ini sesuai percakapan di dalam video itu, AKP Nasir mengatakan masih dugaan. Belum ada kesimpulan karena masih pendalaman. Termasuk motif pengeroyokan yang diduga karena ulah sang siswi ini bicara tidak pantas di media sosial Facebook.

Berikut ini video penganiayaan siswi SMP berhijab yang dipukul dan nyaris ditelanjangi di areal sawah oleh tiga wanita dan oknum guru Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan. (Warning video mengandung kekerasan, jangan ditiru!! (18+)

Category: Foto Video, Viral Terkini
obat viagra

Jayabet