9 Jenis Penyakit Kelamin Wanita Berbahaya yang Sering Menyerang Vaginamu

klg asli

5 7 8 10 Macam Penyakit Kelamin Wanita paling Berbahaya, Penyakit Kemaluan Vagina Pada Wanita dan Ciri-Cirinya

Wartainfo.com - Menjaga dan merawat kebersihan organ intim "vagina" penting sekali untuk wanita. Namun perubahan gaya hidup membuat perempuan dewasa ini jarang memperhatikan kesehatan organ intimnya.

Vagina yang letaknya tersembunyi ini ternyata rentan untuk terkena beberapa penyakit, lho. Dilansir dari healthylife, berikut adalah 9 jenis penyakit kelamin wanita 'miss V" berbahaya yang bisa menghantui kesehatan vaginamu.

1. Bartholinitis

Bartholinitis adalah infeksi pembengkakan yang berada dipinggir salah satu kelenjar Bartholin, dan terletak pada bagian dasar labia. Penyebab penyakit ini karena terjadi infeksi dan gonokokus atau dapat juga karena adanya bakteri lain. Bartholinitis dapat menyerang kelenjar penderita, namun penyakit ini tidak menular saat berhubungan seks.

Kelenjar ini berukuran kira-kira 1cm dan terletak pada lubang awal vagina. Kelenjar bartholin ini berfungsi sebagai pelumas saat melakukan hubungan seksual karena kelenjar ini menghasilkan sedikit cairan untuk bibir vagina saat berhubungan seksual. Gejala pada penyakit ini berupa demam dan tidak enak badan.

Sedangkan gejala pada vagina, mengalami pembengkakan pada kanan atau kiri vagina, dan merasa nyeri bila diraba. Hal ini dapat berujung terjadi kista bartholinitis bila tidak cepat Di rawat oleh doktorpakar.

2. Keputihan

Keputihan adalah cairan yang keluar dari vagina yang bukan berupa darah. Keputihan pada wanita terbagi menjadi dua, yakni keputihan fisiologi dan keputihan patalogi.

Keputihan fisiologi biasanya terjadi menjelang haid atau setelah haid bisa juga semasa subur datang setiap bulan tetapi tidak dalam jangka waktu lama.

Keputihan patalogi biasanya terjadi karena infeksi atau kuman yang berada dalam atau sekitar vagina. Hal ini biasa terjadi karena adanya kuman, virus, ataupun parasit di daerah vagina dan dapat merebak dan menyebabkan peradangan atau penyakit yang lebih lanjut.

3. Herpes Genitalis

Herpes genitalis merupakan Infeksi STD (penyakit menular seksual), Yang disebabkan virus (HSV) Herpes Simplex tipe virus II sebagian Kecil Bisa virus juga karena tipe I.

HSV Sendiri dibagi dua jenis. HSV pertama biasanya akan menyerang badan (pinggang KE differences Hingga Mulut), Dan HSV kedua biasanya menyerang pinggang kebawah.

Adapun HSV 1 terjadi karena hubungan seks oral dan menular melalui serbi, sementara herpes genitalis lebih banyak dikarenakan HSV 2.

Seseorang bila sudah terkena infeksi HSV memungkinkan terjadi 3 fase yang berbeda atau bahkan tidak terjadi gejala. Infeksi primer yang terjadi langsung pada diri penderita, infeksi nonprimer, infeksi rekuren dan asimtomatik atau tidak mengalami infeksi sama sekali.

  • infeksi primer terjadi virus dari luar akan masuk dalam badan penderita, lalu langkah selanjutnya virus menjalar dan bergabung dengan DNA sehingga terjadi multiplikasi, dan virus menjalar melalui saraf sensorik dan menetap secara permanent.
  • infeksi non primer, infeksi yang sudah lama terjadi tetapi tidak mengalami gejala seperti infeksi primer. Dalam tubuh penderita membentuk sebuah antibody yang bila terjadi penjalaran virus tidak akan separah infeksi primer.
  • Infeksi rekurens, terjadi dimana HSV yang sudah ada dalam badan penderita aktif kembali dan menggandakan diri. Hal ini dikarenakan luka, hal-hal lain semacam stress, mengkonsumsi alkohol, kelelahan, makanan yang merangsang penyakit, hubungan seksual yang terlalu berlebihan.

Gejala pada penyakit ini akan mengalami proses inkubasi 3-7 hari. Tetapi bisa juga penyakitnya tidak terlihat apalagi bila infeksi terjadi pada mulut rahim.

Pada awalnya akan timbul seperti kulit terbakar ditempat yang akan terjadi luka. Proses berlanjut penderita akan mengalami rasa tidak enak badan, sakit kepala, pusing, cepat lelah, demam dan juga nyeri otot.

Baca juga:

Category: KesehatanTags:
Pokerboya

Vimax Asli