9 Jenis Penyakit Kelamin Wanita Berbahaya yang Sering Menyerang Vaginamu

4. Kandidiasis

Kandidiasis adalah penyakit infeksi yang disebabkan oleh penykit kulit sejenis jamur yang bersifat akut (datang secara tiba tiba) ataupun subakut yang biasanya disebut jamur Candida. Jamur ini semacam ragi, terdapat dalam tubuh, sistem imun yang kuat akan dapat menolak datangnya penyakit kandidiasis. Jamur ini tidak hanya menyerang vagina, tetapi dapat menyerang paru-paru, mulut, kulit dan lain-lain.

Kandidiasis pada vagina biasanya dikarenakan obat antibiotik yang lebih sering dipakai, penggunaan pil perancang, dan obat-obatan lain yang mengubah suhu daerah vagina sehingga timbul jamur candida, gejalanya mengalami rasa gatal, terbakar, dan keluarnya cairan kental berwarna putih, dapat menyebabkan infeksi saluran kemih.

Jamur pada mulut biasanya disebut dengan thrush, bila jamur menjalar lebih dalam maka akan menyerang tenggorokan sehingga penderita akan sulit menelan, hilang selera makan, mual, dan sakit tenggorokan. Gejala dapat dilihat adanya gumpalan seperti busa pada mulut atau bintik-bintik merah. Pengobatan pada penyakit ini tidak akan menghilangkan candidia yang berada dalam tubuh, akan tetapi untuk mengendalikan jamur itu agar tidak berlebihan, tentu dengan sistem kekebalan tubuh lebih berpengaruh terhadap jamur tersebut karena bakteri dalam tubuh dapat mengendalikan jamur tersebut.

5. Kanker Serviks

Kanser serviks, kanser yang banyak ditakuti oleh kaum wanita, dalam catatan WHO, setiap tahun ribuan wanita didunia meninggal disebabkan penyakit ini, penyakit yang menduduki peringkat teratas penyebab kematian wanita didunia.

Kanser serviks yang biasanya disebut kanser leher rahim adalah kanser yang disebabkan oleh virus Human Pappiloma Virus (HPV) yang menyerang leher rahim wanita.

Pada negara berkembang sekitar 5% dapat melakukan pengobatan kanser serviks stadium awal, sehingga sekitar 76,6% wanita berobat ketika penyakit memasuki stadium lanjut hal ini dikarenakan kanser ini tanpa gejala.

Infeksi HPV menjadi kanser serviks memakan waktu cukup lama sekitar 10-20 tahun namun proses infeksi ini tidak pernah disadari wanita oleh sebab itu wajib bagi wanita mengikuti vaksinasi kanser leher rahim.

Penyebab HPV terdiri dari gaya hidup yang kurang baik, kurangnya menjaga kebersihan alat reproduksi, kebiasaan merokok, kurangnya asupan vitamin, berganti-ganti pasangan dan kurangnya asupan asam folat pada tubuh. Gejala awalnya pun tidak ada ciri khas yang menunjukan terjangkit.

Ciri-ciri wanita mengalami gejala kanker serviks :

  • Keputihan berlebih disertai pendarahan
  • Selalu mengeluh sakit ketika berhubungan intim dan diikuti oleh keluarnya darah
  • Saat buang air kecil mengalami rasa sakit
  • Disaat haid darah yang keluar lebih banyak dari normalnya

Saat memasuki tanda lanjut, wanita sering merasa mual, nafsu makan berkurang, memiliki rasa sakit saat buang air kecil, berat badan menurun dan tidak stabil.

Faktor Kebersihan organ intim sangat diperlukan untuk mencegah adanya penyakit kanker pada wanita. Diantaranya pemakaian pembalut yang lama, kebersihan air yang tidak maksimum ketika membasuh, keputihan yang dibiarkan terus menerus, dan penularan hubungan seksual dengan penderita.

6. Servisitis Kronika

Ini juga penyakit kelamin yang ditakuti semua wanita. Bisa menyebabkan radang selaput lendir pada alat vital. Jika dibiarkan maka ada pengerasan di salah satu selaput lendir yang sangat berbahaya. Salah satu gejala yang bisa terlihat adalah timbulnya bintik-bintik putih berbarengan dengan selaput lendir yang merah sebab infeksi.

7. Salpingitis

Ini adalah infeksi radang di saluran rahim. Jika dibiarkan bisa membuat kesuburan rahim berkurang dan kerusakan permanen pada tuba falopi.

8. Ulkus Mole

Ulkus Mole adalah infeksi genital akut (pembengkkan yng datang secara tiba tiba) yang tertular melalui hubungan seksual, penyebabnya adalah Haemophilus ducreyi (Streptobacillus ducreyi).

Penyakit ini lebih kerap menyerang lelaki dibanding wanita, terutama lelaki yang sering melakukan hubungan seks dengan pelacur dan berganti pasangan seks, Penyakit ini biasanya berkembang dinegara tropis subtropis dan negara berkembang seperti Afrika, Karibia, dan Asia.

Bakteria ulkus mole tertular langsung melalui hubungan seksual, dan bakteri tersebut akan mati dengan suhu 50 derajat dalam 1 jam dan dapat juga disembuhkan dengan menggunakan antiseptik.

Tanda-tandanya yakni, mengalami masa selama 1-2 minggu yang akan terlihat adalah luka pada pangkal paha sepanjang 3-30cm, dan mengalami sakit yang luar biasa setelah 3-10 hari terjadi infeksi. Namun, pada wanita kemungkinan gejala akan keputihan, sakit ketika buang air kecil, mengalami luka di dalam vagina.

9. Trikomoniasis (penyakit parasit menular)

Trikomoniasis adalah penyakit yang menular melalui hubungan seksual, penyebabnya parasit protozoa. Trikomoniasis pada wanita biasanya menyerang vagina untuk pencegahan dalam penyakit ini menggunakan kondom saat berhubungan adalah cara yang tepat.

Penyakit ini adalah penyakit yang sangat umum ditemukan didunia, dan salah satu penyakit dari 3 penyakit vagina yang paling umum pada wanita.

Faktor terjadi penularan adalah karena berganti-ganti pasangan, berhubungan dengan lelaki yang baru, menggunakan obat yang jenis disuntikkan, atau penularan dari berhubungan dengan lelaki yang terinfeksi.

Gejala yang terlihat pada wanita adalah pada dinding vagina berwarna kekuning-kuningan, atau kuning kehijau-hijauan, berbusa, dan berbau tidak sedap. Dinding vagina akan terlihat lebam dan kemerah-merahan.

Jadi, kamu sering mengalami salah satu gangguan di atas? Segera lakukan pengobatan yang tepat sebelum menjadi parah.

Category: KesehatanTags: