Viral! Video Debat Iptu Ali Polisi Sragen vs Tokoh Ormas FPI Saat Larang Masuk Swalayan

Foto Debat Iptu Ali Polisi Sragen Jawa Tengah VS Pimpinan Ormas FPI

Wartainfo.com - Baru-baru ini sebuah video yang beredar di YouTube ramai diperbincangkan di media sosial (medsos). Dalam video tersebut tampak ormas Front Pembela Islam (FPI) yang hendak masuk ke swalayan Mitra Sragen, Jawa Tengah, terkait atribut Natal. Namun aksi mereka dicegah oleh Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso dan jajarannya.

Video peristiwa ini diunggah akun Sukowati Channel di YouTube seperti dilansir dari detikcom, Kamis (22/12/2016). Peristiwa ini terjadi depan swalayan Mitra Sragen, Jalan Raya Sukowati No 156c, Sragen, Jawa Tengah, Rabu (21/12) kemarin. Seorang anak buah AKBP Cahyo Widiarso tidak kalah tegas mendebat Ketua DPC FPI Sragen Mala Kunaifi. Siapa dia?

Di video nampak Ketua DPC FPI Sragen Mala Kunaifi dan sejumlah anggotanya hendak masuk ke dalam swalayan. Mereka berencana melakukan pemeriksaan atribut Natal terkait Fatwa MUI Nomor 56 tahun 2016 yang mengharamkan umat Islam menggunakan atribut keagamaan nonmuslim.

Namun aksi Mala dan para anggotanya dicegah belasan anggota Polres Sragen yang berjaga di depan pintu masuk swalayan. Tidak lama berselang, datang Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso yang langsung menghampiri Mala. Dia secara persuasif meminta agar Mala dan anggotanya segera membubarkan diri dari lokasi.

Foto Video Debat Briptu Ali Polisi Sragen dengan Pimpinan Ormas FPI yang Akan Masuk Swalayan di Sragen Jawa Tengah, Polisi Sragen Vs FPI

Foto: Kapolres Sragen AKBP Cahyo Widiarso mencegah Ormas FPI Sragen Jateng masuk ke swalayan untuk melakukan pemeriksaan terkait atribut Natal (Youtube/Sukowati Channel)

Mala bergeming. Dia dan anggotanya keukeuh ingin masuk ke dalam swalayan untuk memeriksa ada tidaknya umat Islam memakai atribut Natal. Dia meminta agar polisi tidak melarang, namun ikut mengawal aksi mereka. Nala mengatakan hanya ingin melihat keadaan di dalam.

"Enggak ada saya bilang!" hardik AKBP Cahyo tegas. Dia kemudian terlibat perdebatan dengan Mala yang mempertanyakan alasan polisi melarang mereka masuk ke dalam swalayan.

"Tidak ada ormas yang bisa menggeledah dan merazia," ujar AKBP Cahyo yang nampak mengenakan seragam lengkap dan tongkat komando. "Lho bukan menggeledah, tidak razia ini. Kita Bukan razia, bukan geledah," sahut Mala.

"Enggak ada saya bilang!" hardik AKBP Cahyo. Dia menegaskan bahwa ormas tidak punya kewenangan melakukan razia. "Lho bukan wewenang seperti itu. Saya hanya ingin saudara saya di dalam tidak memakai atribut itu (Natal)," ujar Mala.

Karena perdebatan seperti tidak berujung, anak buah AKBP Cahyo bernama Ali ikut angkat suara. Sosok berpangkat iptu itu tidak kalah tegasnya mendebat Mala yang tidak mau meninggalkan lokasi.

Foto Video Debat Iptu Ali Polres Sragen dengan Pimpinan Ormas FPI, Iptu Ali Polisi Sragen Jawa Tengah Vs Pimpinan FPI

Foto: Debat Briptu Ali dengan Pimpinan Ormas yang Akan Masuk Supermarket di Sragen Jawa Tengah untuk melakukan pemeriksaan terkait atribut Natal (Youtube/Sukowati Channel)

Ali mengatakan, Mala dan anggotanya tidak bisa bertindak melakukan pemeriksaan ke setiap toko di swalayan itu. Begini perdebatan mereka:

Ali: Itu nafsi-nafsi. Itu nafsi-nafsi. Antum enggak bisa ngelarang ranahnya pemilik toko. Antum itu gimana sih.
Mala: Sebentar pak...
Ali: Rahmatan lil alaminnya di mana, hah? Rahmatan lil alaminnya di mana! (Suara Ali meninggi-red)
Mala: Sebentar Pak Ali, sebentar (menepuk pundak Ali-red). Saudara, Pak Ali Islam?
Ali: Iya!
Mala: Terus mau dikafirkan?
Ali: Lho enggak ada itu perannya jenengan!
Kapolres Sragen: Itu perannya ulama.
Mala: Lho ini kan saya berperan, mau berperan ini saya menyampaikan ke bapak.
Ali: Enggak bisa!
Mala: Lah bapak sudah kayak gini, gimana kita mau berperan?
Ali: Lakum dinukum waliyadin itu ayat Allah. Kamu jangan macem-macem!
Mala: Sebentar Pak Ali, yang memakai bukan mereka, yang memakai orang kita.
Ali: Orang kita kerja di sini (swalayan) cari nafkah.

AKBP Cahyo nampak tersenyum melihat aksi anak buahnya itu berdebat dengan Mala. Ali masih saja terus memperingatkan Mala agar tidak memaksakan kehendak dengan cara melakukan pemeriksaan atribut Natal di dalam swalayan.

"Nabi turun ke dunia untuk membuat manusia akhlakul karimah," ujarnya.

Adegan lantas terpotong, namun rupanya kata-kata Ali membuat mereka melepas niatnya untuk masuk ke dalam swalayan. Mala dan pengikutnya berjalan bersama Kapolres menuju jalan utama Sragen.

AKBP Cahyo sendiri sejak awal nampak tenang menghadapi situasi itu dan konsisten dengan ketegasannya meminta Ormas FPI membubarkan diri. Mala dan massa di belakangnya kemudian diantar pergi meninggalkan swalayan itu.

Berikut ini video debat Kapolres Sragen dan Iptu Ali vs tokoh FPI saat melarang ormas masuk swalayan di Sragen Jawa Tengah:

Category: Berita PeristiwaTags:
Afatogel