Akhir Cerita 5 Prajurit Kejam Nazi Jerman Pembantai Sadis Yahudi

klg asli

Rgopoker

Gambar Seragam Petinggi Prajurit Tentara Nazi Germany Foto Pimpinan Nazi Jerman Pembantai Kaum Yahudi

Tentara Nazi Jerman Pembunuh Kejam Kaum Yahudi - Dalam Perang Dunia ke2 pasukan Nazi Jerman pimpinan Adolf Hitler dikenal sebagai pembantai kaum Yahudi. Sejarah juga menyebutkan indikasi kebencian Hitler pada Yahudi disebabkan oleh kematian janggal sang ibu di tangan seorang dokter Yahudi.

Luka-luka batin Perang Dunia II belum sembuh sepenuhnya dan masih banyak pertanyaan yang belum terjawab tentang para pelaku kejahatan dalam pertempuran paling berdarah sepanjang sejarah.

Masih banyak yang belum diketahui tentang mereka yang menjadi pelaku kejahatan, tapi kemudian lolos dari penangkapan setelah jatuhnya pemerintahan Nazi Jerman pada 1945.

Para kriminal terjahat yang berlumuran darah melarikan diri melalui "jalan tikus". Memanfaatkan peluang apapun, termasuk dari Palang Merah, dan pemerintah Argentina, beberapa petinggi Nazi sempat menikmati hidup bebas dari tanggungjawab mereka.

Dikutip Wartainfo.com dari The Vintage News dan Liputan6. negara-negara Poros memiliki hubungan dekat dengan Argentina, sehingga negara itu menjadi tempat pelarian. Berikut ini adalah Kisah akhir hayat 5 orang pelarian Nazi Jerman pembantai kaum Yahudi:

1. Josef Mengele (16 Maret 1911 - 7 Februari 1979)

Gambar Photo Josef Mengele Dokter Nazi Jerman Paling Kejam, kekejaman nazi jerman vs yahudi, lambang nazi jerman, nazi jerman vs uni soviet, blog nazi jerman, kepanjangan nazi adalah, jenderal jerman perang dunia 2, penjahat perang paling sadis

Pria dengan julukan "Malaikat Maut" ini adalah seorang yang terdidik dan pintar dalam ilmu pengetahuan, termasuk filsafat dan kedokteran. Tapi, ia telah menghilangkan nyawa jutaan pria, wanita, dan anak-anak selama 21 bulan sebagai petinggi kamp konsentrasi.

Namanya hampir sinonim dengan siasat Nazi yang dikenal dengan "Solusi Yahudi". Perilaku keji dan tanpa perikemanusiaan di kamp maut Auschwitz digagas di bawah kepemimpinannya.

Ia bergabung dengan partai Nazi pada 1937 dan menjadi bagian dari kesatuan SS. Mengele menjadi sangat bengis setelah cedera pada 1942 yang menyebabkannya tidak bisa berdinas aktif sehingga ia mengajukan diri ditugaskan di kamp konsentrasi.

Mengele lolos dari hukuman karena melarikan diri setelah ambruknya rezim Nazi dengan cara menyamar sebagai tentara infantri biasa. Setibanya di Munich, ia menjadi tahanan perang, tapi tidak dikenali oleh pasukan Sekutu hingga dibebaskan.

Pada 1948, ia hengkang selamanya dari Jerman dan malah mendapat pertolongan dari Palang Merah yang mengaku menerbitkan dokumen perjalanan palsu baginya dan 10 petinggi Nazi.

Mengele bertekad menuju Argentina yang memiliki hubungan baik dengan Jerman, Italia, dan Jepang. Demikian juga dengan bisnis ayahnya di negeri tersebut.

Ia bahkan tidak menyembunyikan identitas ketika berada di Argentina hingga kemudian rekannya sesama mantan Nazi, Adolf Eichmann, tertangkap dan dideportasi. Sang Malaikat Maut kemudian menghilang dalam pelarian hingga meninggal 35 tahun kemudian karena mengalami stroke saat sedang berenang.

Baru setelah uji DNA pada 1992 ketahuan bahwa jasad pria bernama Wolfgang Gerhard itu adalah jasad Josef Mengele.

Baca juga:

Category: Dunia, Serba - SerbiTags:
Afatogel

Eyang Togel