Tradisi Unik Kawin Lari dan Kawin Culik Suku Sasak di Lombok NTB

Di daerah Sembalun, Lombok Timur, pihak keluarga melapor ke kepala dusun. Berikutnya kepala dusun yang akan menyampaikan pada pihak keluarga perempuan. Sementara di Kampung Adat Sade, jika yang menikah sesama warga Sade, maka keluarga pria akan memberitahu langsung.

Galeri Foto Cewek ABG Cantik Gadis Suku Sasak di Lombok, Gadis Perempuan Wanita Cantik di Lombok Ntb, tradisi unik pernikahan di lombok Indonesia, tradisi pernikahan suku sasak lombok ntb, adat sasak nyongkolan. pakaian adat suku sasak

Perempuan suku Sasak Lombok NTB

Tetapi jika itu kawin lari, dan sang gadis lari dengan pria dari luar Kampung Adat Sade, maka keluarga pria dan perwakilannya harus menunggu di pintu masuk desa, hingga mendapat izin dari kepala adat.

"Kalau dibawa lari oleh orang dari Jakarta misalnya, biasanya yang menghadap di sini itu perwakilan yang ada di sini saja, seperti teman calon suami juga bisa menghadap," tutur Salem.

Bagi orang Sasak, jika sudah kabur atau terculik, suka tak suka, cinta tak cinta, akan dikawinkan. Kedua pihak keluarga harus menjalani proses berikutnya yakni nyelabar, rebak pepucuk, dan mesajentik. Ketiganya merupakan proses permintaan izin menikah dari keluarga pihak pria ke pihak perempuan yang dapat berlangsung paling lambat tiga hari.

Kenapa Harus Kabur?

Gambar Foto Adat Tradisi Unik Perkawinan Suku Sasak di Lombok, tradisi unik perkawinan di lombok Indonesia, tradisi pernikahan suku sasak lombok ntb, adat sasak nyongkolan. pakaian adat suku sasak

Pemandu freelance Andi Eka Karia mengisahkan sebuah mitos. Konon, dulu di Lombok ada seorang raja dengan putri yang sangat cantik. Saking cantiknya, semua pria suka padanya dan berlomba-lomba melamarnya.

Maka sang Raja mendirikan sebuah kamar dengan sistem penjagaan yang sangat ketat. Lalu raja memberi tantangan, "Barangsiapa berhasil menculik putriku, akan kunikahkan dia dengan putriku," terang Eka yang juga penduduk Mataram menirukan suara raja.

Dari situ, pria-pria Lombok memiliki kebanggaan jika berhasil menculik orang yang dicintainya. Maka, jika sudah berhasil terculik, pihak keluarga perempuan harus rela anaknya dinikahkan dengan sang penculik.

"Makanya di sini (Kampung Adat Sade) satu cewek pacarnya bisa sampai delapan, karena tidak ada istilah pacaran atau PDKT, siapa cepat menculik atau mengajak kabur ya jadi," ujar Salem.

Pernikahan Anak DIbawah Umur

Kumpulan Foto Baju Adat Pernikahan Wanita Cantik Suku Sasak Lombok, Cewek Gadis Cantik Suku Sasa Ntb Indonesia

Sayangnya, tradisi tersebut kerap disalahgunakan. Beberapa orang menggunakan cara tersebut untuk menikah dengan anak-anak. Kasus tersebut pun biasa ditemui.

Maeson yang juga Ketua Kelompok Perlindungan Anak Desa (KPAD) Sekotong Timur mengatakan dirinya khawatir dengan kondisi tersebut karena anak-anak yang belum bisa memutuskan kemauannya harus menikah.

Anak perempuan yang sudah dilarikan tersebut terpaksa menikah karena secara tradisi sulit untuk menolak. Bila menolak, masyarakat setempat akan menganggapnya aib karena gagal menikah. Selain itu, pihak dari keluarga laki-laki juga akan berusaha mempertahankan agar pernikahan tetap berlangsung.

Category: Aneh dan Unik, Tradisi BudayaTags: