Film Pemberontakan G 30 S PKI Tahun 1965, Antara Sejarah Fakta dan Rekayasa

Aksi mereka menculik, menyiksa dan membunuh para jenderal, menjadi cerita menyeramkan yang membekas. Bagaimana tidak, oleh rezim orde baru film ini menjadi satu-satunya alat 'propaganda' tentang buruknya kisah pada 1965.

Entah itu di televisi, layar tancap sampai ke buku pelajaran, doktrin aksi brutal PKI yang hendak menggulingkan negara, menjadi sebuah hal yang lumrah, dan 'fasih' bagi siapa pun.

Namun demikian, setelah era itu runtuh. Publik pun kemudian dihadapkan dengan informasi baru. Sebuah penelitian malah menunjukkan fakta sebaliknya dari skenario di film G30S PKI.

Download Film Pemberontakan G30S PKI 1965 Full Movie

Gambar: Diorama adegan pembantaian keluarga para jenderal dalam pemberontakan PKI di tahun 1965

Riset itu dilakukan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) dan secara resmi pada tahun 2012 dipaparkan bahwa ada praktik pembantaian atau genosida terhadap mereka yang dianggap terlibat komunis.

Angkanya mengerikan, riset Komnas HAM ada 500 ribu sampai tiga juta orang dikabarkan mati, hilang, diperkosa, dianiaya, dan dirampas kemerdekaannya.

"Ada pelanggaran HAM berat berupa kejahatan terhadap kemanusiaan yang bersifat sistematis dan meluas yang dilakukan negara (aparat negara) atau dibiarkan terjadi oleh negara," kata koordinator penyelenggaraan International People's Tribunal (IPT) 1965, Nursyahbani Katjasungkana.

Ya, tumbangnya orde baru oleh era reformasi akhirnya menguak sisi lain sejarah yang telah diciptakan. Ternyata banyak hal yang berbeda, mengejutkan dan bahkan membuat siapa pun mengernyitkan dahi mempertanyakan mana yang benar.

Singkatnya, di balik penanaman paham bahwa PKI itu identik dengan kekejaman dan pemberontakan. Memang ada fakta lain yang berseberangan, yakni ada kekejaman lain yang justru diciptakan untuk membalas kejahatan PKI.

Dengan kata lain di sejarah kelam pemberontakan itu, ada sejarah lain yang lebih kelam setelahnya. "Sejarah kelam itu menjadi isu yang tabu untuk diperbincangkan. Bahkan pengungkapan fakta atas kejadian itu seolah menjadi hal yang haram untuk dibuka," ujar peneliti Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat Universitas Indonesia Saras Dewi.

PKI Sebagai Dalang, Soeharto Pahlawan

Download Film Peristiwa Pembantaian G30S PKI Tahun 1965

Foto: Diorama adegan pembantaian para jenderal dalam peristiwa pemberontakan PKI pada tahun 1965

"Cita-cita perjuangan kami untuk menegakkan kemurnian Pancasila tidak mungkin dipatahkan hanya dengan mengubur kami dalam sumur ini."

“Tidak usah mandi, jenderal.”

“Paling tidak cuci muka, toh dan berpakaian.”

“Tidak usah berpakaian.”

“Lancang kalian.”

“Bidik!” TRATATATATAAT....

“Mana Nasution?”

“Saya Nasution.”

“Penderitaan itu pedih jenderal… sekarang coba rasakan sayatan silet ini. Juga pedih.”

“Bukan main wanginya minyak wangi jenderal. Begitu harum sehingga mengalahkan amis darah sendiri.”

“Teken, jenderal. Teken!”

Demikian sejumlah dialog yang terus dikenang dari film `Pengkhianatan G30S PKI`. Sebagai media untuk mengerti satu versi peristiwa di bulan September 1965 itu, film ini tampil sempurna. Cuma masalahnya, ini film pesanan rezim. Ini film propaganda.

Category: Film Movie, NasionalTags: