6 Kasus Pembunuhan Sadis Suami Bunuh Istri Karena Sakit Hati

Foto Facebook Indria Kameswari 50 Instagram Janda Bohay Pegawai Cantik BNN

Indria Kameswari, pegawai cantik BNN (foto: instagram @indriakameswari50)

Wartainfo.com - Baru-baru ini publik dihebohkan dengan kasus pembunuhan sadis pegawai BNN cantik Indria Kameswari yang tewas tragis ditembak mati oleh suaminya sendiri yakni Abdul Malik Azis atau Muhammad Akbar (AM). Indria Kameswari Wanita berusia 38 tahun itu ditemukan tidak bernyawa di rumahnya di Bogor, Jawa Barat.  Diduga, pasangan suami istri tersebut bertengkar sebelumnya

Kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan suami terhadap istri acap kali terjadi. Bahkan tak jarang, kekerasan itu berakhir dengan kematian tragis sang istri di tangan suaminya. Beragam alasan terungkap di balik aksi pembunuhan sadis itu.

Baca juga: 5 Perawat Pembunuh Sadis Berdarah Dingin Yang Mencabut Nyawa Pasiennya Sendiri

Motif suami menghabisi nyawa sang istri beragam. Seperti terbakar rasa cemburu dan sakit hati lantaran sang istri tidak memperlakukannya secara tidak baik. Ada juga karena soal uang, nyawa istri pun melayang.

Selain pembunuhan Pegawai Badan Narkotika Nasional (BNN) Indria Kameswari, berikut ini kisah 6 kasus pembunuhan sadis di Indonesia suami yang tega menghabisi nyawa sang istri:

1. Suami Lindas Istri dengan Truk Fuso

Kasus Suami Lindas Istri denganTruk di Garut Jawa Barat, Pembunuhan Sadis di Indonesia 2017

Tersangka dan truk yang digunakan untuk menggilas istri hingga meninggal dunia.

Warga Kampung Calincing, RT 02 RW 04, Desa Sindanglaya, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, bernama Is membunuh istrinya, Dewi Supartini (35). Dengan menggunakan truk Fuso yang biasa digunakan untuk bekerja, dia tega melindas istrinya hingga tak bernyawa.

"Pelaku menabrakkan truk tersebut dengan sengaja kepada korban (istrinya) hingga tewas," ucap Kepala Subbagian Humas Kepolisian Resor Garut, Jawa Barat, AKP Ridwan Tampubolon, Rabu, 3 Mei 2017.

Pembunuhan sadis itu terjadi Selasa, 2 Mei 2017 pukul 21.00 WIB di sekitar Jalan Desa Cimurah, depan Gapura Desa Cimurah, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut. Pelaku yang sehari-hari bekerja sebagai kernet truk Fuso itu cekcok mulut dengan korban. "Habis itu pelaku keluar rumah dan menuju mobilnya untuk istirahat dalam mobil," ujar dia.

Namun bukannya reda, sang istri terus bersitegang menanyakan suatu hal. Korban mengejar pelaku ke mobilnya. Dalam amarah yang membuncah, pelaku menyalakan mobil dan selanjutnya melindas sang korban.

"Korban kemudian melarikan diri dengan mobilnya ke arah kota," tutur Ridwan. Usai pemeriksaan, tersangka mengungkapkan motif di balik aksi kejamnya itu. Dia mengaku sebelum kejadian terjadi cekcok karena ada lelaki yang tidak dikenal menelepon sang istri.

Pelaku yang ditahan di Polres Garut itu dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan yang menyebabkan kematian. "Ancamannya 15 tahun penjara," kata Ridwan.

2. Istri Sering Minta Cerai

Kasus Suami Bunuh Istri di Sambas Kalimantan Barat, Pembunuhan Sadis yang Terjadi di Indonesia

Azwar, warga Desa Tanjung Bugis, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Kalbar, tersangka pembunuh istri saat sedang diinterogasi di kantor polisi.

Rasa cemburu juga jadi pemicu suami bunuh istri di Dusun Lubuk Bugis, RT 005 RW 03, Desa Tanjung Bugis, Kecamatan Sambas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat.

Peristiwa pembunuhan sadis itu terjadi Selasa 2 Mei 2017 sekitar pukul 02.30 WIB di. "Korban bernama Rizka Devianggita, 26 tahun. Sedangkan pelakunya, suami korban bernama Azwar Anas, 26 tahun," kata AKP Cucu Safiyudin dari Humas Polda Kalimantan Barat, Selasa, 2 Mei 2017.

Awalnya, menurut dia, seorang tetangga mendengar suara teriakan minta tolong dari rumah pasangan suami istri Azwar dan Rizka. Ia kemudian mendatangi rumah Azwar dan masuk ke kamar pasutri tersebut.

Ketika itu, imbuh Cucu, sang tetangga melihat korban dan anaknya sedang tidur dengan berselimut dan tertutup bantal di bagian wajah. Tetangga itu kemudian memanggil Azwar sambil membuka bantal yang menutup wajah Rizka.

"Saksi melihat bagian wajah ada darah. Saksi langsung terkejut. Saksi melihat gagang pisau di bagian perut korban," tutur Cucu.

Tetangga itu kemudian keluar kamar dan melihat Azwar dalam kondisi shock atau terpukul secara psikis. "Ia berusaha menenangkan suami korban dengan mengambilkan minum untuk suami korban yang sedang shock," kata Cucu.

Tak lama kemudian, warga lainnya masuk ke dalam rumah pasutri tersebut dan melihat Rizka sudah dalam posisi terbaring. Warga kemudian memanggil ketua rukun tetangga (RT) setempat untuk memberitahukan adanya pembunuhan itu. Masih dalam kondisi terguncang, Azwar sempat menyampaikan bahwa sang istri dalam sebulan terakhir kerap meminta cerai.

Adapun sebelum peristiwa pembunuhan sadis itu terjadi, korban pernah bercerita kepada tetangganya pada Sabtu, 29 April lalu. Rizka berencana berangkat ke Sintang, Kalimantan Barat, pada Senin, 1 Mei 2017. Istri Azwar saat itu mengatakan dirinya sudah dapat kerja di Sintang.

Category: Berita Peristiwa, Kriminal, Serba - SerbiTags:
RGO Casino