5 Alutsista Canggih Milik Indonesia pada HUT TNI Ke-72

Gambar Daftar Alutsista TNI Indonesia Terbaru dan Tercanggih 2017

Wartainfo.com - Berbagai andalan alutsista dipamerkan di peringatan HUT TNI Ke-72 di Cilegon, Banten. Mengusung tema "Bersama Rakyat Kuat" alutsista tersebut ditonton ribuan warga Kota Cilegon dan sekitarnya di Pelabuhan Indah Kiat.

Teknologi terbaru dan canggih terus melengkapi alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI. Dalam HUT TNI ke-72, kecanggihan alutsista tersebut dipamerkan ke depan publik.

Milik matra TNI Angkatan Darat alutsista defile terdiri mulai dari 3 unit Bush Master milik Kopassus, 6 unit P6 ATAV, kendaraan tempur Anoa, tank M11 A1, tank Marder 2A1, Leopard 2R1, Panser Pandur 105 MM. Alutsista demo tempur juga dipamerkan seperti Unit Astros MK II AV-LMU, Meriam 155 Caesar, heli Colibri, Apache AH-64-E dan lain-lain.

Milik TNI Angkatan Laut alutsista demo tempur 48 KRI, 17 unit Pesud FIX Wing, Heli Bolcow, 10 Pesud Rotary Wing, Sea Rider dan lain-lain.

Sementara itu, matra TNI Angkatan Udara memamerkan alutsista demo udara mulai dari Pesawat Cesna -172, heli SAR dan Medavac, Heli Nas-332 VVIP, Sukhoi sampai 8 unit F-16. Berikut ini daftar beberapa alutsista canggih dan terbaru yang dimiliki TNI.

1. Kapal Selam KRI Nagapasa-403

Foto Kapal Selam KRI Nagapasa-403. alutsista TNI terbaru dan tercanggih militer Indonesia, pembaruan alutsista tni indonesia defence, alutsista buatan dalam negeri

Kapal selam KRI Nagapasa-403 merupakan alutsista terbaru dan tercanggih milik TNI Angkatan Laut. Kapal selam ini dilengkapi torpedo black shark yang memiliki panjang 6,3 meter dengan diameter 533 mm. Torpedo ini memiliki jarak luncur ideal 50 kilometer dengan kecepatan 50 knot.

Indonesia memesan 3 kapal selam sejenis kepada perusahaan Daewoo Shipbuilding and Marine Engineering (DSME) Co Ltd di Korea Selatan. KRI Nagapasa-403 merupakan kepal selam pertama yang pembuatannya telah rampung. Dalam rangka transfer of technology sekaligus transfer of knowledge, pembangunan kapal selam ketiga direncanakan akan dilaksanakan di galangan PT PAL Indonesia.

"Ini merupakan kontribusi positif bagi kemajuan industri pertahanan, terutama PT PAL, dalam rangka proses alih teknologi yang pada gilirannya akan dapat membangun kemandirian produksi dalam negeri di bidang teknologi pengembangan alutsista TNI," jelas KSAL Laksamana TNI Ade Supandi di Dermaga Kapal Selam Koarmatim, Ujung, Surabaya, Senin, 28 Agustus lalu.

Kapal ini juga dilengkapi senjata kelas berat buatan Whitehead Alenia Sistemi Subacquei (WASS) Italia serta didukung kemampuan lainnya, seperti naval combat management system-nya menggunakan MSI-90U Mk 2, Kongsberg Defence Systems.

Untuk navigasi, kapal selam ini menggunakan Sagem's Sigma 40XP Inertial Navigation System dan Integrating Navigation and Tactical Systems serta OSI Maritime Systems ECPINS-W.

2. Kapal Perang KRI Raden Eddy Martadinata-331

Gambar Kapal Perang KRI Raden Eddy Martadinata-331. alutsista TNI terbaru dan tercanggih milik militer Indonesia, pembaruan alutsista tni indonesia defence, alutsista buatan dalam negeri

Kapal perang KRI RE Martadinata-331 merupakan kapal berteknologi PKR SIGMA 10514 yang dibangun di galangan kapal dalam negeri, PT PAL Indonesia, bekerja sama dengan perusahaan kapal Belanda, Damen Schiede Naval Ship Building (DSNS). Kapal tempur ini didesain untuk menjalankan berbagai misi, seperti peperangan antikapal atas air, peperangan antikapal selam, peperangan antiserangan udara, serta peperangan elektronika.

Kecanggihan teknologi yang dimiliki menjadikan kapal ini sebagai pimpinan kapal perang yang dilengkapi berbagai sistem persenjataan. Persenjataan tersebut dari meriam, rudal, torpedo, hingga teknologi peperangan elektronika.

"Peralatan kapal dilengkapi sesuai dengan kebutuhan-kebutuhan tersebut. Baik itu meriam, kemudian rudal, torpedo, kemudian peperangan elektronika," kata Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Ade Supandi di kompleks Satuan I Koarmabar Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat, 7 April 2017.

Ade mengatakan kapal ini bernilai USD 220 juta. Kapal ini juga ditambahi beberapa peralatan sehingga total nilai kapal ini mencapai sekitar USD 340 juta. Menurutnya, peralatan tersebut dibuat dengan konsep pasang-lepas (plug and play).

Di lokasi yang sama, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan penambahan alutsista tidak berhenti pada KRI RE Martadinata, yang secara organik fokus pada wilayah timur perairan Indonesia.

Category: Militer, TeknologiTags:
RGO Casino