Lie Chu ‘Vela’, Siswi Cantik SMK di Pontianak Tewas di Tangan Mantan Pacar

Penangkapan Pelaku

Foto Lie Chu Vela Siswi SMK Cantik Pontianak Dibunuh Pacar

Kasat Reskrim Polresta Pontianak Kota, saat melakukan identifikasi pada korban Lie Chu (17) dikediaman abangnya, Jalan Kebangkitan Nasional, Pontianak, Senin (01/01/2018)

Penyelidikan langsung dilakukan anggota Satreskrim Polrest‎a Pontianak bersama anggota Unit Jatanras dilapangan. "Setelah kita mendapatkan keterangan sementara, Unit Jatanras pun melakukan penyelidikan dan pemburuan terhadap diduga kuat sebagai pelaku yang sudah diketahui identitasnya," kata mantan Kasat Reskrim Polres Sanggau ini.

Tim penyelidik akhirnya menemukan titik terang. "Diduga kuat pelaku sedang dalam perjalanan menuju daerah simpang ampar Kabupaten Sanggau," katanya.

Dan kemudian anggota jatanras dipimpin Kanit Jatanras Iptu Jatmiko bersama anggota jatanras lainnya segera melakukan pengejaran terhadap tersangka.

"Ketika di sampai di kawasan kecamatan Tayan tepatnya di jalan raya sanggau (daerah simpang ampar) batang tarang Kab. Sanggau, anggota jatanras melihat diduga kuat pelaku sedang mengendarai sepeda motor Yamaha Vega ZR warna hitam bernomor polisi KB 2522 XX," kata Kasat Reskrim.

Foto Pelaku Pembunuhan Lie Chu Vela Siswi SMK Cantik Pontianak

Tim Jatanras Polresta Pontianak saat melakukan penangkapan terhadap Bun Jun Tjoi alias Choi alias Fung Choi di Jalan Raya Batang Tarang Sanggau. Dalam penangkapan ini pelaku coba melawan sehingga dilumpuhkan dengan tembakan. FOTO: Instagram Husni Ramli (Kasat) Reskrim Polresta Pontianak.

Saat dilakukan pengejaran, pelaku Fhung Choy mencoba kabur dengan motornya, sehingga anggota terpaksa menabrakan mobil ke sepeda motor pelaku.

"Pelaku terjatuh dari sepeda motor, saat anggota turun dari mobil untuk menangkap, tetapi pelaku msih mencoba melarikan diri, sempat diberikan tembakan peringatan, tapi ia masih berusaha kabur, akhirnya pelaku terpaksa di lumpuhkan, anggota menembak kaki kiri pelaku, barulah dia berhasil kita tangkap sekitar pukul 05.50 WIB," kata Husni.

"Tadi pelaku kita bawa ke Biddokes RS Anton Soedjarwo Pontianak untuk di obati, saat ini ia masih menjalani pemeriksaan, sementara korban hari ini juga di lakukan Autopsi di RSUD dr Soedarso Pontianak," papar Husni.

Dalam keterangannya ke aparat kepolisian, pelaku mengaku terpaksa melakukan tindakan nekad tersebut lantaran korban menolak untuk menjalin hubungan dengannya. Pelaku juga merasa cemburu karena dirinya mendapatkan informasi kalau korban pacaran dengan laki-laki lain.

Ditambah lagi keadaan rumah korban dalam keadaan kosong hanya korban sendiri dengan pelaku, karena keluarga korban sedang berada di luar rumah menikmati acara malam pergantian tahun.

"Pelaku sempat mau bunuh diri dengan cara menggantung diri, tetapi tali yang di pergunakan gantung diri itu terputus, akhirnya pelaku melarikan diri dengan sepeda motornya menuju ke Sekadau. Saat ini dia masih kita periksa, nantinya pelaku akan kita jerat dengan pasal 338 KUHP dengan ancaman pidana penjara bisa selama 15 tahun," pungkasnya.

Category: Berita Peristiwa, NewsTags: