Benarkah Nafsu Seksual Wanita Lebih Tinggi dari Pria?

Mitos dan Fakta Nafsu Syahwat Wanita Lebih Besar dari Pria, Nafsu Seksi Birahi Libido Perempuan Lebih Tinggi

Wartainfo.com - Seks dan seksualitas tak dapat dimungkiri dalam pengertian sempit maupun luas merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia. Seks merupakan naluri dasar manusia, tak mengherankan banyak upaya untuk mempelajari, menganalisis, menyusun buku panduan, bahkan mengungkap seksualitas lewat karya sastra sejak dulu.

Seks bagi sebagian orang merupakan hal tabu yang tidak bisa begitu saja dibicarakan dengan siapa pun dan sering dikaitkan dengan aktivitas orang dewasa yang belum pantas dilakukan orang yang belum menikah. Itulah kenapa kemudian seks menjadi bahan perbincangan yang dilakukan sembunyi-sembunyi.

Akibatnya, seks sering dikaitkan dengan mitos-mitos yang menjadi budaya masyarakat. Semakin sering didengar, semakin dianggap sebagai kebenaran.

Baca juga:

Padahal, yang namanya mitos belum tentu benar. Dengan pengetahuan seks yang baik (dalam bentuk pendidikan kesehatan reproduksi), mitos-mitos seperti ini sedikit demi sedikit akan hilang ditelan waktu. Nah, berikut penjelasan dari seorang konsultan seks tentang mitos seputar seksual wanita yang sering beredar di masyarakat,

Nafsu Seks Wanita Lebih Besar dari Pria, Libido Birahi Perempuan Lebih Tinggi

Mitos: Nafsu Wanita Lebih Besar Dari Pria

Secara umum tidak ada perbedaan dorongan seks antara wanita dan pria, karena secara hormonal mereka mempunyai kadar hormon seks estrogen, progesteron, maupun testoteron yang sama.

Barangkali secara ekspresi, wanita lebih malu untuk menunjukkan nafsu yang muncul, sehingga cenderung "menutupi" dan akhirnya tabungan nafsunya akan dikeluarkan secara meletup-letup pada saat melakukan hubungan seks dengan pasangan.

Sebaliknya, pria cenderung lebih ekspresif dan blak-blakan soal seks, sehingga membuat nafsu yang mereka tunjukkan terlihat "biasa-biasa saja".

Mitos: Wanita Ras Tertentu Nafsu Birahinya lebih Tinggi

Nafsu atau dorongan seks yang hebat sangat dipengaruhi oleh banyak faktor, antara lain gizi yang baik, pikiran yang sehat, dan pengaruh lingkungan. Misalnya, seseorang yang sering mengakses sesuatu yang membuatnya terangsang akan meningkatkan dorongan seks lebih cepat dibanding seseorang yang tidak merasa perlu mendapatkan rangsangan-rangsangan seperti itu.

Kalaupun ada ras atau komunitas tertentu yang mempunyai dorongan seks yang tinggi dan kelihatan lebih hebat, pasti karena kebetulan lingkungan mereka sudah terbiasa terstimulus oleh hal-hal yang bersifat erotis, atau karena kebiasaan-kebiasaan yang sering mereka lakukan, seperti olahraga teratur, pola makan seimbang, dan istirahat cukup. Pengetahuan seks yang baik juga sangat menentukan kehebatan seseorang pada saat melakukan hubungan seks.

Category: Seksualitas, WanitaTags: