7 Fakta Pasca Gempa Tsunami di Palu dan Donggala Sulawesi Tengah

Foto Gempa Bumi Tsunami Palu Donggala Sulteng 2018

Wartainfo.com - Gempa magnitudo 7,4 meluluhlantakkan sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah dan sekitarnya. Gempa tersebut menimbulkan tsunami atau gelombang tinggi di bagian pesisir Kabupaten Donggala, Mamuju Utara, dan Palu.

Ketinggian tsunami yang mencapai hingga 6 meter menyapu permukiman warga di pinggir pantai. Tak hanya ratusan jiwa melayang, bangunan serta fasilitas umum disapunya hingga rata dengan tanah.

Sebanyak 844 orang meninggal akibat gempa dan tsunami di Palu serta Donggala. Sejumlah negara pun mulai menawarkan bantuan kepada Presiden Jokowi untuk turut andil membantu korban.

Lihat juga: Mencekam! Ini Video Amatir Detik-Detik Tsunami Palu

Berikut ini adalah sejumlah fakta penanganan gempa dan tsunami di Palu serta Donggala Sulteng yang dihimpun dari berbagai sumber:.

1. Jumlah Korban Tewas Bertambah

Jumlah korban tewas gempa dan tsunami di Sulteng terus bertambah. Per Senin siang, jumlah korban tewas yang ditemukan sebanyak 844 orang.

"Data yang ditemukan dan diidentifikasi, jumlah korban tewas sebanyak 844 orang," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, Senin (1/10/2018).

Sedangkan Kapendam Kodam XIII Merdeka, Kolonel Inf M Thohir, mengatakan angka korban tewas mencapai 932 orang.

"Jumlah total korban saat ini 925 korban meninggal dunia, kemudian yang luka bertambah jadi 799, kemudian hilang 99. Rumah yang rusak 65.733," kata Thohir di Markas Korem 132 Tadulako, Senin (1/10/2018).

Tsunami Gempa Palu Donggala Sulawesi Tengah 2018

2. Ratusan Korban Diprediksi Masih Tertimbun di Balaroa dan Petobo

Kawasan Petobo dan Balaroa, Palu, 'ditelan' lumpur akibat fenomena likuifaksi pascagempa. Akibatnya, ratusan orang diduga terkubur dan evakuasi sulit dilakukan.

Dua wilayah ini merupakan yang paling parah terdampak gempa karena dilewati sesar Palu-Koro. Sejumlah rumah ambles di kawasan ini.

"Di Petobo, diperkirakan ratusan orang terkubur material lumpur. Saat gempa, muncul lumpur. Likuifaksi, lumpur keluar dari permukaan tanah karena ada guncangan," ucap Sutopo.

Baca juga: Bantuan LN untuk Korban Gempa Sulteng: Genset hingga Fogging

Category: Berita Peristiwa, NewsTags: