Setelah Menikah, Suami Istri ini Harus Menunggu 6 Tahun Untuk Bisa Berhubungan Intim, Kenapa?

Emily dan Ben memang sempat frustasi dengan kondisi tersebut. Segala cara mereka lakukan, mulai dari penggunaan vibrator hingga latihan peregangan khusus area Miss V, tapi tidak ada yang berhasil. "Saya sempat merasa malu, saya merasa tidak bisa menjadi istri yang baik untuk Ben," keluhnya.

"Ben sangat luar biasa sabar menerima kondisi ini. Dia menjelaskan pada saya bahwa saya adalah perempuan pertama yang diajak bersetubuh dan kondisi ini yang kemudian harus dia hadapi," terang Emily.

Foto Ben Coussens Emily Pasangan Suami Istri Romantis

Ben Coussens dan Emily saat berbulan madu di Hawaii

Bagaimana kemudian Emily merasa tidak nyaman dengan Miss V-nya sendiri? Kondisi ini dinamakan dengan vaginismus.

"Saya merasa seperti ada pisau yang menyayat-nyayat bagian dalam Miss V dan hal itu sama sekali tidak nyaman. Tubuh saya menolak hal tersebut dan menjadi sangat sensitif," paparnya menceritakan kondisi yang dia alami.

Emily menceritakan bahwa pada awalnya mereka berdua bingung harus berbuat apa untuk mengatasi masalah ini. Sampai akhirnya Ben berpikiran mungkin ini hanya soal ketidaknyamanan Emily. Alhasil Ben mengajak istri tercintanya itu berbulan madu ke Hawaii. Penetrasi pun coba dilakukan lagi di tempat romantis tersebut. Hasilnya? Nihil!

Miss V Emily masih sangat sakit untuk melakukan penetrasi dan Emily tidak bisa menerima kondisi tersebut. "Ben berkata kami harus menerima kondisi ini dan dia sangat mengerti apa yang saya alami," kata Emily.

Sampai akhirnya setelah melewati banyak waktu bersama dan tentunya usaha untuk bisa mengatasi masalah tersebut, pasangan ini mencoba terapi fisik dan mental yang sangat intens. Terapi itu ditemukan Emily di internet.

Ben Coussens Emily Pics

Setelah menjalani terapi Ben Coussens dan Emily akhirnya dapat berhubungan intim untuk perrtama kalinya setelah enam bulan menikah dan dikaruniai seorang putra.

Dengan nama "Women's Therapy Center" berbasis di New York mereka menemukan website tersebut dari teman dekat pasangan ini. Terapi dilakukan selama 2 minggu dengan biaya yang mesti ditanggung adalah 8,300 poundsterling atau sekitar Rp166 juta!

Selama 2 jam per hari, Emily melakukan "hands on" ke Miss V-nya untuk merangsang kenyamanan di area intim tersebut. Ternyata cara ini berhasil membuat Miss V-nya bersahabat dengan sentuhan dan rangsangan.

Tidak hanya itu, Emily juga mesti mengontrol emosi dan pikirannya selama masa terapi ini berlangsung. Hal ini yang kemudian membuat dirinya semakin nyaman dengan Miss V-nya sendiri.

Hingga akhirnya pada 10 Agustus 2018, setelah 2 minggu terapi, Emily dan Ben mencoba kembali berhubungan badan dan berhasil! Sejak saat itu mereka pun bisa menjalani kehidupan rumah tangga sewajarnya.

Sampai akhirnya mereka pun mendapatkan anak mereka, yang diberi nama Holden, setelah sebelumnya sempat terpikir untuk mengadopsi anak saja karena kondisi tersebut.

"Tapi setelah seks itu bisa dilakukan, kita berdua merasa bahwa itu adalah aktivitas yang menyenangkan dan juga menyehatkan. Kami sangat bahagia karena Holden hadir di kehidupan kita sekarang," tambah Emily.

Category: KesehatanTags: