Canggih dan Modern, ini 3 Senjata Terbaru TNI AD

Alutsista Senjata TNI AD Terbaru 2019

Wartainfo.com - Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) Tentara Nasional Indonesia (TNI) terus diperbarui. Saat ini, peralatan-peralatan mereka jadi semakin canggih. Alutsista ini melengkapi deretan senjata dan pesawat tempur yang sudah dimiliki TNI.

Tujuan penambahan senjata canggih ini untuk memperkuat pertahanan wilayah Indonesia. Bertambahnya alutsista TNI, membuat para tentara Indonesia semakin disegani dan ditakuti dunia.

Baca juga:

Ada tiga senjata terbaru TNI AD berjenis meriam dan roket, yaitu Meriam Caesar 155, roket Astros II, dan Meriam GS M109. Seperti apa kecanggihan tiga senjata baru milik TNI AD ini? Berikut ulasannya:

1. Meriam Caesar 155

Meriam Caesar 155 Alutsista Tecanggih TNI AD 2019 Terbaru

Meriam CAESAR (CAmion Equip d'un Systme d'ARtillerie) diproduksi oleh Nexter System di Perancis. Meriam ini memiliki senjata 155 mm / 52-Perancis, dan dipasang pada sasis truk 6X6. Dibutuhkan 3 sampai 5 orang untuk mengoperasikan senjata ini.

Meriam Caesar 155 memiliki jarak tembak sekitar 42 km menggunakan Extended Range, Full Bore (ERFB) shell, dan lebih dari 50 km menggunakan roket berbantuan roket. Sistem ini terintegrasi dengan sistem yang sepenuhnya terkomputerisasi dan kontrol otomatis.

2. Roket ASTROS

Roket ASTROS Alutsista Terbaru TNI AD 2019

ASTROS (Artilery Saturation Rocket System) termasuk roket multipel yang diproduksi perusahaan Avibras di Brasil. Roket ASTROS desain modular dan memiliki roket dengan kaliber mulai dari 127 mm hingga 300 mm. Senjata ini diletakkan pada Tectran VBT-2028 6 6 untuk meningkatkan mobilitas.

Roket ASTROS juga meningkatkan kemampuannya dengan membuat senjata terbaru, Astros 2020 (Mk6). Jarak tembakannya mencapai 300 kilometer. Astros 2020 juga akan dilengkapi dengan roket GPS 180 mm yang disebut SS-AV-40 dengan jangkauan 40 km, dan roket SS-150 yang baru dikembangkan dengan jangkauan maksimum 150 km.

3. Meriam GS M109

Meriam GS M109 Senjata Tercanggih TNI AD 2019 Terbaru

TNI AD juga membeli meriam GS M109 dari Belgia. Senjata ini berjenis Self Tracked Propelled Howitzer. Pasukan bisa lebih leluasa menentukan tata letak pengaturan ruang M109. Mesinnya ada di sebelah kanan, dan ruang pengemudi di sebelah kiri. Pengemudi dilengkapi dengan 3 unit periskop, untuk membantu memantau kondisi malam hari.

GS M109 dipersenjatai Browing M2HB kaliber 12,7 mm sampai peluncur granat. Dari aspek fire power, M109 mengadopsi jenis L/39 Howitzer M185 kaliber 155 mm. Jarak tembak konvensionalnya mencapai 18 km. Kalau menggunakan RAP (Rocket Assisted Projectile), jarak tembak proyektilnya mencapai 30 km.

Category: Militer, TeknologiTags: