Lima Amalan Sunnah di Malam Jumat Serta Keutamaannya

5 Amalan Sunnah Hari Malam Jum’at

Wartainfo.com - Hari Jumat memiliki keistimewaan dibanding hari-hari lainnya. Karenanya melaksanakan ibadah sunah malam Jumat sangat dianjurkan. Demikian diriwayatkan oleh Al-Imam al-Syafi'i dan al-Imam Ahmad dari Sa'ad bin 'Ubadah. Di hari Jumat Nabi Adam diciptakan. Pada hari Jumat pula, Nabi Adam dimasukkan ke surga dan pada hari itu ia dikeluarkan dari surga. Kiamat juga disebut akan terjadi pada hari Jumat.

"Rajanya hari di sisi Allah adalah hari Jumat. Ia lebih agung dari pada hari raya kurban dan hari raya Fitri," begitu bunyi hadis yang diriwayatkan Al-Imam al-Syafi'i dan al-Imam Ahmad seperti dikutip dari nu.or.id.

Sebagai hari baik, segala amal perbuatan yang dilaksanakan hari Jumat sudah tentu dapat memberikan pahala yang berlipat ganda.

Menurut kalender hijriyah, hari Jumat dihitung mulai Kamis petang saat matahari terbenam. Karenanya sangat disarankan melakukan amalan-amalan sunah di malam Jumat. Berikut amalan-amalan tersebut:

1. Membaca Surat Al Kahfi

Surat Al Kahfi bisa dikerjakan pada malam Jumat atau di hari Jumat. Keutamaan membaca surat ini manfaatnya dapat diberikan ketenangan hati hingga satu pekan. Dengan membaca surat itu, maka kita akan dieterangi cahaya antara dua Jumat. Selain itu, kita akan dilindungi dan dijauhkan dari fitnah Dajjal.

"Barang siapa yang membaca surat Al-Kahfi pada malam Jumat, dia akan disinari cahaya antara dirinya dan Ka'bah," sebagaimana bunyi HR. ad-Darizi 3470 dan dishahihkan al-Albani dalam Shahihul Jami', 6471.

“Barang siapa membaca Surah Al Kahfi pada hari Jum’at, maka Dajjal tidak bisa memudharatkannya,” (HR-Dailami).

“Siapa yang membaca dari Surah Al-Kahfi, maka jadilah baginya cahaya dari kepala hingga kakinya dan siapa yang membaca keseluruhannya, maka jadilah baginya cahaya antara langit dan bumi,” (HR Ahmad)

2. Membaca Surat Yasin

Sunah malam Jumat berikutnya yakni membaca Surat Yasin. Keutamaan membaca surat tersebut yakni Allah akan mengabulkan permintaan kita seperti disebutkan dalam HR Abu Daud dari al-Habr.

"Barangsiapa membaca Surat Yasin dan al-Shaffat di malam Jumat, Allah mengabulkan permintaannya." (HR Abu Daud dari al-Habr).

3. Shalat Tahajud dan Berdo'a

Allah SWT memberikan berkah dan rahmat yang besar bagi umatnya yang menjalankan salat tahajud. Dalam Surat Al Isra ayat 79 Allah akan mengangkat ke tempat terpuji jika menjalankan salat tahajud.

"Dan pada sebagian malam, dirikanlah salat tahajud sebagai ibadah tambahan bagimu. Semoga Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji." (QS.Al-Isra:79).

Berdoa memang bisa dilakukan kapan saja dan dimana saja. Namun, perlu Anda ingat bahwa waktu yang paling mustajab untuk berdoa kepada Allah adalah ketika sedang turun hujan, ada angin kencang, antara adzan hingga iqomah, dan pada hari Jumat. Abu Hurairah meriwayatkan Rasulullah SAW pernah bersabda:

”Sesungguhnya pada hari Jumat terdapat waktu mustajab bila seorang hamba muslim melaksanakan shalat dan memohon sesuatu kepada Allah pada waktu itu, niscaya Allah akan mengabulkannya. Rasululllah mengisyaratkan dengan tangan beliau sebagai gambaran akan sedikitnya waktu itu.” (H.R Muttafaqun Alaih)

Imam Muhammad Al-Baqir berkata: “Allah SWT memerintahkan kepada para Malaikat nya agar setiap malam Jum’at ia menyeru dari arah bawah Arasy mulai awal malam hingga akhir malam tiba: Tidak akan ada hamba mukmin yang berdoa padaku untuk keperluan dunia dan akhirat hingga sebelum terbitnya fajar kecuali aku mengabulkan/mengijabahnya."

Dengan selalu membaca berdoa dan ingat terhadap Allah SWT, tentunya kehidupan Anda dan pasangan akan selalu mendapatkan berkah dan rahmat yang melimpah.

4. Membaca Shalawat

Kita dianjurkan untuk membaca selawat pada malam Jumat. Membaca selawat ini memiliki banyak manfaat, antara lain dikabulkan doa yang kita panjatkan.

"Setiap doa akan terhalang (untuk dikabulkan) hingga dibacakan selawat kepada Muhammad dan keluarganya." (HR Thabrani).

Rasulullah SAW bersabda, "Sesungguhnya orang yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya sepuluh kali. Lalu, mintalah kepada Allah wasilah untukku karena wasilah adalah sebuat tempat di surga yang tidak akan dikaruniakan, melainkan kepada salah satu hamba Allah. Dan, aku berharap bahwa akulah hamba tersebut. Barang siapa memohon untukku wasilah, maka ia akan meraih syafaat." (HR Muslim).

Rasulullah SAW menerangkan bahwa umat muslim yang paling banyak membaca shalawat kelak akan menjadi orang yang paling dekat dengan beliau di surga.

“Perbanyaklah membaca shalawat kepadaku pada setiap hari Jumat. Karena shalawat umatku akan diperlihatkan padaku pada setiap hari Jumat. Barangsiapa yang paling banyak bershalawat kepadaku, dialah yang paling dekat denganku pada hari kiamat nanti.” (HR. Baihaqi; hasan lighairihi)

5. Berhubungan Suami Istri

Ada sebagian ulama berpendapat bahwa berhubungan suami istri juga menjadi amalan sunah malam Jumat. Imam Al Ghazali misalnya menjelaskan mengenai berhubungan suami istri pada malam Jumat. Jika perlu memilih hari dalam berjima (hubungan suami istri), adakah keutamaan malam Jumat dibandingkan malam-malam lainnya? Dalam hal ini, hadis yang sah dijadikan rujukan adalah riwayat Tirmidzi nomor 496, An-Nasai 3/95-96, Ibnu Majah nomor 1078, dan Ahmad 4/9.

"Barangsiapa (yang menggauli istrinya) sehingga mewajibkan mandi pada hari Jumat kemudian diapun mandi, lalu bangun pagi dan berangkat (ke masjid) pagi-pagi, dia berjalan dan tidak berkendara, kemudian duduk dekat imam dan mendengarkan khutbah dengan seksama tanpa sendau gurau, niscaya ia mendapat pahala amal dari setiap langkahnya selama setahun, balasan puasa dan shalat malam harinya," (HR. Tirmidzi, An-Nasa'i, Ibnu Majah dan Ahmad).

Baca juga: Do'a Sebelum Suami Istri Berhubungan Intim Menurut Islam

Namun ada pendapat berbeda dari ulama lain. Syekh Wahbah Az-Zuhayli, seorang ulama Ahlussunnah dunia di Damaskus Suriah menyebutkan bahwa Rasulullah tidak menganjurkan suami - istri mengkhususkan malam Jumat untuk berhubungan badan.

"Di dalam sunah tidak ada anjuran berhubungan seksual suami-istri di malam-malam tertentu, antara lain malam Senin atau malam Jumat. Tetapi ada segelintir ulama menyatakan anjuran hubungan seksual di malam Jumat," seperti tertulis dalam buku Syekh Wahbah Az-Zuhayli, Al-Fiqhul Islami wa Adillatuh, cetakan kedua, 1985 M/1305, Beirut, Darul Fikr, juz 3 halaman 556.

Category: Khazanah IslamiTags: