5 Presiden dengan Masa Jabatan Paling Terlama di Dunia

klg asli

berhasil
foto Daftar nama Presiden dengan Masa Menjabat Paling Terlama di Dunia
Presiden yang Menjabat Paling Terlama - Tidak semua negara menganut sistem presidensial membatasi masa kerja sang pemimpin. Jangan heran, bila ada tokoh menguasai sebuah negara sampai puluhan tahun lamanya.

Sesuai teori, demokrasi presidensial memang memberi kekuasaan besar pada satu politikus, bahkan dia berkesempatan melangkahi kewenangan parlemen atau yudikatif. Efek sampingnya, tokoh itu enggan menyingkir memberi kesempatan politikus muda tampil.

Ilmuwan politik Fred Riggs menegaskan nyaris seluruh negara menerapkan presidensialisme, muncul kecenderungan sang pemimpin menjadi diktator. Baru Amerika Serikat, Indonesia, Brasil, dan Argentina yang masuk kategori negara maju atau berkembang. Puluhan sisanya adalah negara miskin atau hampir miskin.

Bila diingat lagi, Indonesia mengakrabi lambatnya pergantian pemimpin sejak awal merdeka. Presiden Soekarno, berkuasa selama 21 tahun dan sejatinya diminta MPR menjabat seumur hidup sebelum muncul gestok. Penerusnya, Presiden ke-2 Soeharto, malah berkuasa lebih lama lagi, hingga 32 tahun.

Setelah reformasi, publik Indonesia merasakan pergantian kepemimpinan yang lebih ajeg. UUD 1945 sudah diamandemen, menegaskan bahwa sosok presiden tidak bisa menjalankan tugas lebih dari 10 tahun. Transisi demokrasi berjalan lebih bisa diprediksi, menghasilkan Presiden ke-7 Joko Widodo yang dilantik secara damai awal pekan ini.

Tetap saja, sejarah mencatat sisi kelam presidensialisme menghasilkan orang yang pelan-pelan jadi diktator. Pembaca wartainfo.com, mari melihat rangkuman lima presiden yang menjabat paling lama di dunia berikut ini:

1. Fidel Castro - Presiden Kuba Selama 49 tahun

Foto gambar Fidel Castro Presiden Kuba yang Menjabat Paling terlama di dunia
Fidel Castro adalah pemimpin Revolusi Kuba yang kemudian, menjadi presiden negara terpisahkan selat dari Amerika Serikat itu. Dia berjuang sejak awal 1950-an menggulingkan Fulgencio Batista, sang presiden Kuba yang sewenang-wenang.

Pemberontakan itu sempat gagal pada 1953 dan dia dipenjara. Tapi Fidel dan adiknya Raul, dibantu pejuang asal Argentina Ernesto Guevara, berhasil mengumpulkan lebih banyak massa.

Batista yang kerap disebut antek penjajah kulit putih akhirnya benar-benar terguling pada Januari 1959. Awalnya rakyat gembira setelah Fidel mengkudeta Batista, lalu didaulat menjadi presiden. Tapi lama-lama, pria kelahiran 1929 itu lebih condong pada pengaruh Uni Soviet. Masyarakat yang tidak tahan dengan kehidupan keras komunis membelot ke AS.

Fidel selamat meski berkali-kali diserang oleh Amerika dan sekutunya. Setiap kritik dianggap subversif, dan dia menolak mundur dari jabatan presiden, seperti dilansir situs Radio VOA edisi 27 Oktober 2009.

Alhasil, Fidel menjabat sebagai presiden hingga 49 tahun, terlama sepanjang sejarah dunia. Dia baru pensiun pada 2009 akibat komplikasi penyakit, digantikan sang adik Raul.

Sampai sekarang, pandangan masyarakat Kuba pada Fidel terbelah. Mereka yang membelot merasa dia diktator, tapi sebagian lain memujanya karena berani menolak penjajahan. Di masa kepemimpinannya pula, Kuba berkembang jadi negara dengan sistem kesehatan paling maju di dunia. (wartainfo.com)

2. Teodoro Mbasogo - Menjabat Presiden Guinea 35 tahun

Foto gambar Teodoro Mbasogo Presiden Guinea yang Menjabat Paling terlama di dunia
Ini salah satu kandidat manusia di muka bumi yang masih punya peluang mematahkan rekor Fidel Castro. Penduduk Indonesia mungkin tidak terlalu mengenal Republik Guinea Katulistiwa. Tapi kini tampaknya kita perlu belajar, bahwa Presiden Teodoro Obiang Nguema Mbasogo telah berkuasa sejak 1979 sampai sekarang.

Mbasogo naik ke tampuk presiden lewat kudeta berdarah. Dia merebut kekuasaan dari sang kakak. Sejak saat itu, dia terus mempertahankan jabatannya. Mbasogo beruntung, karena negaranya dikaruniai minyak. Ekonomi pun stabil dan rakyat tidak mengeluh atas sikapnya yang otoriter, seperti dilansir radio BBC pada 26 Juli 2009.

Beberapa lembaga di bawah PBB sampai sekarang masih menganggap Guinea Katulistiwa sebagai salah satu negara paling tidak demokratis sekaligus paling korup di muka bumi. Partai Demokratik Guinea (PDGE), yang dipimpin Mbasogo, menguasia 99 kursi di parlemen. Berani mengkritik pemerintah langsung disiksa dan dipenjara.

Di radio milik pemerintah, Mbasogo disebut sebagai Tuhan. Dia juga sering diceritakan punya kekuatan ajaib. Jadi jangan kaget bila 621 ribu rakyat Guinea Katulistiwa diam saja diperintah terus oleh pria 72 tahun ini.

Survei dikutip Business Insider menunjukkan 72 persen rakyat negara itu, tidak tahu sosok pemimpin selain Mbasogo. Saking manutnya, mereka diam saja ketika muncul dekrit pada 2003 berisi penguasaan total presiden atas aset negara. Dia diberi hak memindahkan aset itu ke rekening pribadi.

Apa alasan Mbasogo? "Saya sepenuhnya mengontrol kekayaan negara, supaya PNS di negara kita tidak tergoda korupsi." Alamak!

3. Jose Eduardo dos Santos - Presiden Angola Selama 35 tahun

Foto gambarJose Eduardo dos Santos Presiden Angola dengan Masa Jabatan terlama di dunia
Inilah pesaing kuat Mbasogo, buat menumbangkan rekor Fidel. Namanya Jose Eduardo dos Santos, Presiden Angola yang menjabat sejak 35 tahun lalu sampai sekarang. Dari segi usia, dia juga lahir di tahun yang sama dengan Mbasogo.

Bedanya, Santos adalah pejuang kemerdekaan Angola, bukan penguasa setelah melakukan kudeta seperti Republik Guinea Katulistiwa. Jabatan presiden juga dia emban sebulan lebih telat dibanding Mbasogo.

Santos pendiri Partai Pembebasan Angola (MPLA), aktif menentang rezim penjajah Portugis. Dia presiden kedua Angola, ketika rekannya di MPLA, Agustinho Neto, meninggal pada 1979. Tapi soal ketidakmampuan minggir dari kekuasaan, Santos sama saja seperti dua nama disebut sebelumnya.

Pada 1992 dia nyaris kalah dalam pemilu menghadapi Jonas Savimbi. Ketika oposisi minta pemilu ulang, Santos mengerahkan simpatisan MPLA, membantai 10.000 warga yang tidak mencoblosnya.

Pada 2002, Santos mendadak bilang siap mundur dari posisi presiden. Ternyata itu cuma pepesan kosong. Sampai sekarang dia tak pernah menyinggung lagi soal pemilu. (wartainfo.com)

4. Robert Mugabe - Presiden Zimbabwe 34 tahun

Foto gambar Robert Mugabe Presiden Zimbabwe dengan Masa Jabatan terlama di dunia
Dia adalah tokoh yang membebaskan Zimbabwe dari penjajahan kulit putih pada 1980. Itu adalah puncak kemenangan politik Robert Mugabe. Dia tak kenal lelah berjuang lewat Partai Persatuan Nasional Zimbabwe (ZANU), bahkan sampai dipenjara oleh pemerintah ras kulit putih negara yang dulu diberi nama Rhodesia itu.

Tapi, pada akhirnya, setelah menjabat presiden, Mugabe tak tahu kapan harus berhenti. Lima tahun lalu, dia secara terang-terangan mencurangi pesaingnya di pemilu, Morgan Tsvangira. Selain menolak mengaku kalah, dia minta pemerintah dibagi supaya dia tidak menggerakkan pendukungnya buat memicu perang saudara.

Tahun lalu, dia mengklaim menang pemilu, buat ketujuh kalinya berturut-turut alias 34 tahun. Dia pun jadi presiden paling uzur, usianya kini 90 tahun, yang masih berkuasa di Benua Hitam.

Krisis ekonomi Zimbabwe pada 2009 menurutnya bukan alasan untuk mundur. Inflasi di salah satu negara termiskin Afrika ini sangat parah, pernah mencapai 300 persen.

"Saya adalah penyambung lidah rakyat, saya menampung keluhan mereka. Kebijakan saya buat memenuhi tuntutan rakyat. Partai akan memilih pengganti bila saya pensiun, tapi bukan sekarang waktunya," kata Mugabe seperti dilansir stasiun televisi CNTV pada 31 Juli 2013.

5. Ali Abdullah Saleh - Presiden Yaman Selama 33 tahun

Foto Ali Abdullah Saleh Presiden Yaman yang menjabat paling terlama di dunia
Ali Abdullah Saleh sudah menjadi presiden sejak 1978. Tapi saat itu, dia baru menguasai Yaman Utara. Ketika reunifikasi dengan Yaman Selatan terjadi, negara baru bernama Yaman terbentuk pada 1990. Saleh terpilih sebagai presiden pertama.

Dia rupanya mengidap sindrom 'presiden pertama' yang jamak menimpa negara bekas koloni, seperti Angola atau Zimbabwe yang disebut sebelumnya. Ekonomi Yaman dua dekade memang baik, tapi lama-lama rakyat muak. Saleh terang-terangan korupsi, dan tidak mau mengembangkan sumber pemasukan selain dari minyak.

Pada 2011, rakyat sudah muak, mereka menggelar unjuk rasa dan tak ragu bentrok lawan polisi. Bahkan, Saleh yang berasal dari etnis Hashed sudah dikucilkan sukunya sendiri. Tahu tak lagi punya dukungan, sang presiden yang berkuasa 33 tahun itu terbang ke Arab Saudi. Sempat berobat ke Amerika, Saleh akhirnya pulang ke Tanah Airnya, dan pilih mundur pada 2012. (wartainfo,com)

» Mobil Presiden Indonesia (RI) dari Waktu ke Waktu
» 4 Presiden Indonesia yang pernah Tampil di Cover Majalah TIME

Category: Politik, Serba - SerbiTags:
Jayabet