6 Fakta Tentang Virus Ebola yang Perlu Kamu Tahu

klg asli

berhasil
Fakta tentang Virus Ebola adalah dan Virus Bola Itu apa?

Fakta Tentang Virus Ebola - Tercatat 8.376 orang terjangkit virus Ebola sampai Jumat (10/10) dengan 4.024 di antaranya sudah meninggal dunia. Dari data yang ada, tak heran jika Ebola kini dianggap sebagai virus mematikan yang begitu ditakuti banyak orang di seluruh dunia. Semenjak Maret, beberapa negara di benua Afrika memang menjadi lokasi terdampak Ebola.

Menurut WHO, beberapa negara seperti Guinea, Liberia dan Sierra Leone menjadi lokasi terparah dampak penyakit yang disebut sebagai wabah terbesar sepanjang sejarah ini. Seramnya lagi, Ebola mulai menjangkiti orang-orang di luar Afrika. Di mana beberapa korban adalah mereka yang menjadi pekerja kemanusiaan saat berada di kawasan Afrika Barat.

Kendati pihak Indonesia sudah melakukan peringatan perjalanan ke Afrika, kamu juga tetap harus waspada dan memahami seperti apakah virus Ebola ini. Dilansir New York Times, Berikut ini beberapa Fakta tentang Virus Ebola yang Harus Kamu tahu: (wartainfo.com)

Wabah Virus Paling MematikanTerbesar Sepanjang Sejarah

Virus Ebola adalah Wabah Paling mematikan Sepanjang Sejarah

Beberapa negara di kawasan Afrika Barat yakni Sierra Leone, Guinea, Liberia dan Nigeria adalah daerah-daerah awal yang pertama kali dilaporkan terdampak virus Ebola pada bulan Maret silam. Hanya dalam waktu setengah tahun, lebih dari delapan ribu orang sudah menjadi korban dari virus Ebola sehingga wabah ini yang paling mematikan semenjak virus ditemukan pada tahun 1976.

Tak hanya menjangkiti para penduduk di kawasan terdampak, beberapa pekerja kemanusiaan yang ada di sana juga dilaporkan pulang dari kawasan Afrika langsung positif mengidap virus Ebola.  

Bagaimana Cara Penularan Virus Ebola?

Foto Gambar Cara Virus Ebola Menular Melalui Lewat Apa?

Satu hal yang wajib kamu yakini adalah Ebola tidak seperti flu. Di mana saat kamu berdekatan dengan penderita Ebola, tidak serta-merta tertular. Karena virus ebola menular melalui kontak langsung dengan cairan tubuh penderita. Misalkan saat penderita ebola muntah atau mengeluarkan darah dan cairan itu mengenai mata, hidung atau mulut orang lain sehingga tertular.

Lebih lagi virus ebola mampu bertahan hidup di permukaan benda. Karena itu, benda apapun yang terkontaminasi dengan cairan tubuh penderita seperti sarung tangan karet atau jarum suntik bisa jadi media penularan ebola. Maka tak heran mereka yang merawat saudaranya atau menguburkan jenazah penderita ebola bisa terdampak. (wartainfo.com)

Tanda dan Gejala Awal Orang Terkena Virus Ebola

Gejala Ciri-ciri orang terkena virus Ebola

Ketika seseorang positif menderita ebola, maka gejala bakal muncul 8-10 hari kemudian. Diawali dengan pusing, demam dan nyeri, beberapa bagian tubuh bakal muncul ruam-ruam yang diikuti dengan diare dan muntah-muntah. Dari 50% kasus ebola, virus ini memang jadi mengerikan seperti membuat penderita muntah atau kencing darah.

Tak hanya itu saja, darah bahkan muncul dari kulit, mata atau mulut penderita. Yang membuat para korban meninggal adalah pembuluh darah di dalam tubuh mengeluarkan cairan yang membuat tekanan darah menurun secara tajam sehingga beberapa organ di tubuh seperti hati, ginjal, dan jantung berhenti bekerja lalu mereka meninggal.

Asal Mula Virus Ebola Dari Mana?

Asal Mula Penyebaran Virus Ebola pada Manusia

Virus ebola ditemukan pada tahun 1976 dan diduga berasal dari gorila. Wabah ebola terjadi di kalangan manusia karena mereka memakan daging gorila. Namun rupanya teori itu dibantah karena jika memang begitu, seharusnya yang banyak tewas adalah gorila bukannya manusia. Sehingga dugaan lain adalah karena kelelawar.

Jadi ceritanya seperti ini, ketika kera dan manusia memakan makanan yang telah terkena liur kelelawar, maka virus ebola menyebar. Teori diperkuat dengan kebiasaan warga desa Gueckedou di Guinea sana yang terbiasa berburu kelelawar. (wartainfo.com)

Belum Ditemukan Obat  Penyakit Virus Ebola

Foto gambar orang terkena terjangkit Virus Ebola

Sedihnya, dengan perkembangan teknologi rupanya vaksin untuk virus ebola belum ditemukan. Sejauh ini, hal yang dilakukan para dokter adalah merawat penderita dengan menggunakan cairan dan obat-obatan agar tekanan darah mereka normal.

Jadi bisa dibilang, pencegahan terbaik untuk ebola adalah selalu menjaga kebersihan diri, lingkungan dan makanan. Terbiasa mencuci tangan dan seminim mungkin tidak menyentuh cairan penderita virus ebola. Pihak dokter juga menyebutkan bahwa jangan panik saat diketahui positif mengidap ebola. 

Mengapa Virus Ebola Terus Berkembang?

Foto gambar orang Pasien terkena terjangkit Virus Ebola

Salah satu hal yang membuat ebola begitu berkembang di Afrika adalah kepercayaan kuno di sana. Beberapa warga percaya jika ada seseorang yang menyebut kata ebola dengan keras, maka virus itu akan langsung menjangkiti tubuh mereka. Oleh karena itu, tim dokter yang ada di lokasi wabah ebola kesulitan bertanya kepada warga yang sedang mengidap virus mematikan itu.

Bahkan tak sedikit dari warga yang memilih menyalahkan dokter karena dituding sebagai penyebar virus. Oleh karena itu beberapa penduduk malah berobat ke dukun. Kecurigaan warga setempat dimulai karena ada kasus di mana pekerja rumah sakit di Afrika tak sengaja menyebarkan ebola lewat vaksinasi. (wartainfo.com)

ยป 5 Virus Penyakit Paling Berbahaya dan Mematikan 

Category: Kesehatan, Tahukah Kamu?Tags:
Jayabet