4 Kisah Cerita Mistis Dibalik Misteri Pembunuhan Angeline

klg asli

Misteri Mistis Pembunuhan Angeline Bali

Wartainfo.com - Sejak ditemukannya jenazah Angeline, bocah cantik bali yang menjadi korban pembunuhan sadis, sampai saat ini polisi baru menetapkan Agustinus Tai (25) sebagai tersangka pembunuhan anak manis itu. Namun Polisi terus melakukan penyidikan terhadap orang-orang terdekat bocah 8 tahun itu.

Setelah terkuaknya kasus tersebut, rumah orangtua angkat Angeline di Jalan Sedap Malam No 26, Denpasar, Bali menjadi horor. Beberapa petugas kepolisian pernah mendengar suara bernyanyi anak, dan keanehan lain saat menjaga rumah yang kotor tak terawat serta dipenuhi dengan hewan ternak tersebut.

Bahkan tidak hanya petugas kepolisian, para guru Angeline pun pernah mengalami hal serupa. Akan tetapi hal itu terjadi ketika bocah imut itu belum ditemukan. Dikutip wartainfo.com dari merdeka, Berikut ini empat kisah dan cerita mistis di balik misteri kasus pembunuhan sadis Angeline Bali:

1. Misteri suara anak kecil bernyanyi di Rumah Tempat Ditemukannya Jenazah Angeline

Misteri Suara Anak Bernyanyi dan Boneka Bergerak Sendiri di Rumah Angeline

Empat hari sejak ditemukannya jenazah Angeline (8 tahun) di rumah di Jalan Sedap Malam, Denpasar, Bali, banyak kejadian aneh dialami oleh sejumlah petugas polisi berjaga malam. Menurut pengakuan mereka, hal-hal aneh itu salah satunya adalah soal adanya suara anak kecil sedang bernyanyi.

Sejak ditemukannya jasad Angeline pada Rabu (10/6) lalu, keadaan lalu lintas di Jalan Sedap Malam selalu macet. Terlebih pada siang hingga sore hari. Jalanan baru terasa lengang sekitar pukul 02.00 WITA.

"Sekitar jam 2 malam sampai pagi sudah mulai agak sepi. Kalau sepinya sekali jam 4 pagi sampai jam 6 pagi. Sudah tidak lagi ada orang yang datang," kata seorang anggota polisi berpangkat Brigadir Satu yang mengaku sempat sekali jaga malam di rumah Angeline, Minggu (14/6).

Menurut dia, banyak kejadian aneh dirasakan di rumah itu saat keadaan mulai sepi. Hal itu, kata dia, terjadi pada malam kedua setelah jasad Angeline ditemukan. Sekitar pukul 04.00 WITA, jalanan betul-betul sepi. Bahkan tidak satu pun ada kendaraan melintas. Menurut polisi berbadan gempal ini, tiba-tiba bulu kuduknya merinding saat mendengar air sungai mengalir keras. Dia mengira ada air bah. Tetapi saat menoleh ke sungai depan rumah Angeline, air justru tenang tak mengalir.

"Awalnya suara air keras mengalir di got besar bekas sungai itu. Saya lihat airnya tenang dan suara air hilang," ujar dia.

Kemudian, polisi itu mengaku duduk sebentar sambil menyalakan sebatang rokok dan sempat berucap, "Nak, sudahlah, ikhlaskan jalan ini. Om hanya bertugas jaga."

Usai mengatakan hal itu, polisi itu mendengar sayup-sayup suara anak kecil sedang bernyanyi dari dalam rumah. Dia meyakini sumber suara itu dari dalam rumah, tempat Angeline dibunuh. Dia tidak tahu lagu apa yang dinyanyikan. Dia hanya berusaha mengalihkan perhatian dengan berbincang dengan sesama rekan polisi lainnya.

"Kita jaga cuma dua orang pak. Waktu saya dengar anak kecil nyanyi, saya cuek saja," ucap dia.

Namun, yang membuat dia sedikit terkejut dan diliputi rasa takut adalah saat melihat salah satu boneka diberikan oleh warga di antara tumpukan bunga-bunga, mendadak bergerak sendiri. Hal itu juga diakui oleh rekannya. Dia juga mendengar langkah anak kecil sedang meloncat-loncat.

"Waktu boneka bergerak, saya saat itu langsung merinding. Seperti kaku, enggak bisa gerak," tambah dia.

Setelah kejadian itu, polisi itu mengaku saat tidur di rumah, dia bermimpi didatangi Angeline. Menurut dia, bocah itu hanya ingin meminta maaf. Dalam mimpi itu juga, Angeline menurut dia berusaha memberikan isyarat menunjukkan pelaku pembunuhan ada empat. Yakni dengan cara menunjukkan empat jari mungilnya dengan tangan kanan.

2. Paranormal sebut Angeline minta orangtua jangan pernah membuang anak

Paranormal di Balik Misteri Kasus Pembunuhan Angeline Bali

Dari hasil permohonan seorang Jero Balian (dukun) khusus pemanggil arwah, dikatakan bahwa Angeline tidak dendam. Bahkan, kata dia, Angeline ikhlas dan tidak punya niat mengganggu para pembunuhnya.

Selain itu, menurut Jero Paksi Raja, Angeline hanya berpesan kepada semua orangtua di dunia ini untuk jangan pernah buang anak dan harus menyayangi anak. Bahkan dari upacara pengulapan di lokasi, di jalan Sedap Malam tempat tinggal Angeline, dia meyakini kalau ada roh lain yang kasihan sama Angeline dan memanfaatkan kesempatan untuk menghantui para pelaku.

"Angeline anak manis, tidak dendam. Anak ini bilang akan kembali ke nirwana saat jasadnya di kubur. Dia hanya minta agar sayangi anak-anak dan jangan buang anak-anak," terangnya, Senin (15/6).

Untuk diketahui, dirinya sempat diwawancarai saat bocah kelas II SD ini dikabarkan hilang. Saat itu Jero Paksi hanya bilang anak ini sudah tiada.

Polisi akan menemukan paling lambat tanggal 10 Juni di dalam rumahnya sudah membusuk. Perkataannya terbukti, Rabu 10 Juni Angeline ditemukan dikubur di kandang ayam halaman belakang rumah.

Soal pelaku, dari hasil pemanggilan ini. Paranormal ini mengaku bahwa Angeline hanya menyebut ada empat orang tanpa menyebut nama. "Dia hanya sebut empat orang. Tetapi tidak sebutkan siapa-siapa," ucapnya. (wartainfo.com)

3. Para guru sempat dengar suara gaib saat menaruh sesajen untuk cari Angeline

MIsteri Guru Mendengar Suara Angeline Bali saat Menaruh Sesajen

Ada cerita menarik saat sejumlah guru di SDN 12 Sanur tempat Angeline bersekolah, mendatangi lokasi rumah bocah hilang itu. Hal itu terjadi ketika mereka menaruh sesajen di pura depan rumah Angeline di Jalan Sedap Malam, Denpasar Bali.

Di Pura Persinghan Batu Bolong persis di depan pintu gerbang rumah Angeline, para guru menaruh sesajen. Hal itu dilakukan setelah para guru diberi petunjuk oleh seorang dukun di wilayah Waturenggong, Denpasar.

"Katanya Angeline diajak sama makhluk gaib penjaga di pura ini. Dan kami diminta haturkan sesajen sambil mohon Angeline dipulangkan dengan selamat dan sadar," kata Wali Kelas Angeline, Putu Sri Wijayanti, Selasa (9/6).

Ditemui usai persembahyangan di depan rumah Angeline, para guru berjumlah lima orang ini mengaku baru saja meletakkan sesajen. Bahkan, salah satu guru sempat pingsan.

"Tadi ada rekan kami (guru) tidak sadarkan diri, karena kaget. Katanya dengar suara Angeline memanggil, manggil. Rekan kami dengar panggilan, 'maaa..mama,' sebanyak 3 kali. Tidak hanya dia, teman lainnya juga sempat dengar. Suaranya jauh," ujar Sri.

Menurut Sri, sesajen diletakkan itu terdiri dari kopi pahit, canang (bunga), dan ketela rebus yang dicacah.

"Tadi kita haturkan sesuai petunjuk orang pintar. Berupa kopi pahit, bunga-bunga wangian, dan ketela atau ubi jalar rebus yang dicacah," tambah Sri.

Menurut Sri, biasanya orang hilang karena ditarik masuk ke alam gaib akan dikembalikan di daerah lain. Tetapi, dia berharap Angeline bisa ditemukan tidak jauh dari lokasi rumahnya di Jalan Sedap Malam, Denpasar.

"Soal benar atau tidak, kita hanya bisa mencoba. Karena kita sangat berharap anak kami ini bisa kembali sekolah," ucap Sri.

4. 10 Hari Angeline hilang, paranormal sebut Angeline berada di tempat damai

Foto Angeline Bali Bocah Cantik yang Hilang Ditemukan Korban Pembunuhan Sadis

Terhitung sejak Sabtu (16/5) lalu, Bocah 8 tahun berwajah manis, Angeline Magawe yang diasuh orangtua angkatnya di Jalan Sedap Malam No 26 Denpasar, belum juga ditemukan. Hal ini membuat seorang paranormal Bali merasa terpanggil untuk mencoba mencari jejak siswi kelas 2 di SDN 12 Sanur, ini.

Dijumpai di gubuknya wilayah Pedungan Denpasar, Mangku Widya menuturkan sangat prihatin dengan kondisi Angeline sebelum menghilang.

"Justru saat ini anak ini mendapatkan tempat yang nyaman dan damai dari sebelumnya saat dirinya di Sedap Malam," papar Mangku.

Dia mengungkapkan bahwa Angeline masih berada di Bali dan diyakini saat ini berada di lingkungan yang tepat. Bahkan anak ini jauh lebih bersih dan kesehatannya juga baik.

"Saya tidak mau mengomentari seperti apa kehidupannya sebelumnya saat bersama orangtua asuh sebelumnya. Seperti apa yang telah diberitakan seperti itulah yang terjadi," ungkapnya, Rabu (27/5) di Denpasar, Bali.

Katanya, Kapolda harus bisa menjamin orang yang bersama Angeline saat ini. Mungkin orang ini masih mencari moment yang tepat untuk mengembalikan anak ini.

"Tentunya orang ini harus diamankan bukan dibawa ke hukum. Saya yakin anak ini akan kembali," ujarnya.

Dia mengatakan Angeline kemungkinan akan kembali paling lambat terhitung dari hari ini selama 2 minggu.

"Semoga anak ini bisa kembali dalam keadaan benar-benar sehat mentalnya. Maklum anak ini masih sangat kecil dan sensitif," katanya.

Senada dengan apa kata Mangku, Kapolda Bali Ronny F Sompie sempat meyakinkan sebelumnya kalau Angeline tidak diculik tetapi dimungkinkan berada dalam lindungan orang yang tepat dan ada di Bali. (wartainfo.com)

Category: Misteri Mistis MitosTags:
Jayabet