5 Negara dengan Waktu Puasa Ramadhan Terlama di Dunia

klg asli

berhasil

Negara dengan Waktu Puasa Ramadhan Terlama di Dunia

Negara dengan Waktu Puasa Ramadhan Paling Lama Sedunia - Pada tanggal 18 Juni besok, umat Islam di seluruh dunia akan memasuki bulan suci Ramadan . Pantauan pada sore kemarin di sejumlah titik di Tanah Air tidak memperlihatkan ada hilal (bulan baru) yang menandakan masuknya bulan Ramadan. Sehingga bulan puasa dipastikan jatuh hari Kamis atau 18 Juni.

Sejumlah negara yang berada di wilayah ekuator Bumi, seperti Indonesia, relatif tidak banyak mengalami perubahan durasi waktu menahan lapar dan haus selama bulan Ramadan. Namun berbeda bagi warga muslim yang berada di wilayah Bumi bagian utara seperti di Kutub atau Lingkaran Arktik.

Menurut laporan emirates247, warga muslim Argentina tercatat menjadi penduduk yang paling tercepat durasi puasanya, yakni hanya 9 jam 30 menit. Berikut ini Lima negara yang penduduknya menjalani Puasa Ramadhan dengan waktu paling terlama di dunia: (wartainfo.com)

1. Belanda

Warga muslim di Belanda tahun ini akan berpuasa selama 18 jam saban hari. Islam di Belanda tercatat sebagai agama terbesar kedua setelah Kristen. Angkanya mencapai 4 persen dari populasi. Mereka kebanyakan beraliaran Sunni. Muslim Belanda tersebar di empat kota terbesar, yaitu Amsterdam, Rotterdam, Hague, dan Utrecht.

Umat Islam di Belanda kebanyakan berasal dari Turki, Maroko, Pakistan, Suriname, dan Afrika.

2. Islandia

Di negeri tempat orang bisa melihat fenomena alam Aurora Borealis ini warga muslim menjadi yang paling minoritas. Bahkan umat ISlam di Islandia adalah yang paling sedikit di dunia, yakni hanya sekitar 770 orang, menurut data 2013. Angka itu berarti 0,24 persen dari populasi.

Warga muslim Islandia tahun ini akan menjalani puasa selama 20 jam penuh.

Alquran pertama kali diterjemahkan ke dalam bahasa Islandia pada 1993 dan mengalami revisi pada edisi 2003.

3. Norwegia

Islam menjadi agama kedua terbesar di Norwegia setelah Kristen. Berdasarkan data pemerintah, umat Islam di Norwegia mencapai angka 2,4 persen dari populasi.

Data statistik 2013 menyebutkan ada skeitar 120 ribu warga muslim di Norwegia. Mereka tahun ini akan menjalani puasa selama 20 jam dari mulai azan subuh hingga magrib. Mayoritas muslim Norwegia adalah Sunni. Mereka kebanyakan tinggal di Oslo dan Akershus.

4. Swedia

Umat Islam di Swedia tercatat pada 2009 mencapai 106 ribu orang. Data lain menyebutkan warga muslim mencapai 450 ribu hingga 500 ribu orang. Angka itu berarti sekitar 5 persen dari populasi.

Tahun ini warga muslim Swedia akan menjalani puasa selama 20 jam saban hari. Kebanyakan warga muslim Swedia berasal dari imigran asal Irak dan Iran atau negara Timur Tengah lainnya.

5. Denmark

Warga muslim di Denmark tahun ini harus menjalani puasa selama 21 jam, hampir sehari semalam. Islam di Denmark saat ini menjadi gama minoritas terbesar. Menurut data dari Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat, umat Islam di Denmar berkisar 3,7 persen dari populasi sebanyak 5,6 juta jiwa.

Namun menurut laporan BBC, sekitar 270 ribu muslim kini tinggal di Denmark. Itu berarti sekitar 4,8 persen dari populasi. Mayoritas muslim di Denmark adalah penganut Sunni, diikuti Syiah dan sedikit Salafi atau Wahabi.

Pada 1980-an hingga 1990-an mayoritas warga muslim di Denmark berasal dari pengungsi atau poencari suaka dari Iran, Somalia, Bosnia. (wartainfo.com)

ยป 4 Masalah yang Sering Dihadapi Jelang Puasa Ramadhan Dan Hari Raya Lebaran

Category: Serba - SerbiTags:
Jayabet