6 Penyebab Alat Vital ‘Miss V’ Wanita Sering Terasa Sakit

klg asli

berhasil

Penyebab Alat Vital Organ Intim Miss V Wanita Terasa Sakit

Wartainfo.com - Tak jarang wanita merasa sakit pada bagian intimnya setelah bercinta atau berhubungan seks. Namun rasa sakit setelah bercinta dengan rasa sakit yang terus terasa meski tak melakukan hubungan seksual adalah hal yang berbeda. Ketika miss V sakit, tak mudah untuk menemukan alasannya. Miss V yang sakit tak disebabkan oleh penyakit seperti kolesterol atau lainnya.

Menurut Profesor Klinis Obstestrics dan Ginekologi di Yale School of Medicine, Jane Minkin Mary, menjelaskan sakit pada Miss V bisa dipengaruhi karena mungkin si wanita mengalami gejala penyakit tertentu. Berikut beberapa 6 faktor penyebab organ intim 'Miss V' wanita terasa sakit, sebagaimana dilansir Prevention.

1. Herpes

Penyakit herpes bisa saja melanda kesehatan Miss V wanita. Saat penyakit ini berkembang, organ intim akan terasa sakit. Minkin biasa melakukan pemeriksaan sederhana untuk mendeteksi penyakit tersebut, seperti ada atau tidaknya benjolan di area Miss V.

Jika ada, Minken akan sedikit memberi tekanan pada benjolan tersebut. Apabila terasa sangat sakit, maka kemungkinan itu adalah herpes. Perhatikan pula apakah Miss V lecet.

Jika itu yang dialami, segera periksakan diri ke dokter. Meski dokter tak bisa menyembuhkan herpes seketika, namun obat yang diberikan akan membantu mencegah rasa sakit dan kemungkinan herpes akan semakin menyebar.

2. Infeksi jamur

Infeksi jamur memang biasanya tak menyebabkan rasa sakit, namun bisa membuat miss V terasa kering dan gatal sehingga menimbulkan rasa sakit dan terbakar. Satu orang bisa saja mengalami infeksi jamur pada organ intimnya tiga sampai empat kali dalam hidupnya.

Jika ini yang terjadi, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter. Obgin akan melakukan pemeriksaan pada pelvis dan memberikan krim anti jamur untuk mengatasinya sampai gejala tersebut menghilang.

Baca juga: » Ada Bagian Payudara Menyembul Keluar, Tanda Kamu Wajib Ganti Bra!

3. Miss V kering

Vagina kering tak hanya menyerang wanita yang sudah lanjut usia. Banyak wanita di usia muda yang mengalaminya. Kemungkinan besar karena rendahnya tingkat estrogen atau penggunaan pil KB. Vagina yang kering dan kehilangan kelembapannya bisa terasa sakit.

Jika ini penyebabnya, dokter bisa membantu Anda dengan memberikan asupan estrogen. Jika Anda mengonsumsi pil KB, dokter bisa memberikan pil KB yang mengandung estrogen lebih tinggi.

4. Berhubungan badan

Berhubungan badan bisa membuat Miss V wanita terasa sakit. Menurut Minkin, hal tersebut bisa dipengaruhi karena penis pria yang berukuran sangat besar sehingga sulit masuk ke Miss V wanita.

Terkait dengan hal itu, Minkin menyarankan agar wanita memahami posisi nyamannya saat berhubungan intim dengan pria. Jika merasa tidak nyaman, segera ubah posisi.

5. Endometriosis

ika rasa sakit pada miss V terjadi saat hubungan seksual dan menstruasi, kemungkinan Anda bisa mengalami endometrosis. Endometrosis adalah ketika jaringan pada lapisan uterus meradang dan mengalami infeksi. Ini hanya bisa diketahui lebih pasti jika diperiksakan ke dokter.

Biasanya hal ini diikuti dengan pendarahan yang banyak. Setelah diperiksa dengan USG atau pemeriksaan pelvis, dokter akan mengetahui apa yang menyebabkan rasa sakit. Dokter akan memberikan obat penghilang rasa sakit dan terapi hormon.

6. Vulvodynia

Minkin menjelaskan bahwa sembilan persen wanita akan mengalami vulvodynia selama hidupnya. Ini adalah rasa sakit yang terasa ketika penetrasi atau saat memasukkan tampon. Bagi beberapa orang rasa sakitnya juga muncul ketika mereka menyentuh miss V, tak harus karena seks atau menstruasi.

Vulvodynia adalah keadaan yang misterius. Rasa sakitnya bisa datang dan pergi sewaktu-waktu. Biasanya dokter akan memberikan obat untuk mengatasinya. (wartainfo)

» 10 Fantasi Seksi Paling Liar yang Disukai Wanita

Category: Kesehatan, Seksualitas, Wanita

obat viagra

Jayabet