Pria Nama Tuhan Harus Diganti atau Ditambah, Kata MUI Jatim

klg asli

Foto Pria Ber Nama Tuhan asal di Banyuwangi

Wartanifo.com - Tuhan ialah nama seorang pria yang berprofesi sebagao tukang kayu asal Dusun Krajan, Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Banyuwangi. Pria 42 tahun itu mendadak tersohor setelah kartu tanda pengenalnya diunggah netizen di media sosial Facebook

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur menyarankan agar pria bernama Tuhan asal Banyuwangi menambah namanya. MUI menilai, penambahan nama tersebut perlu dilakukan agar tidak menimbulkan penafsiran yang menyekutukan Tuhan atau syirik. Selain itu, nama Tuhan kurang pantas dari sudut pandang etika agama.

“Harus ada tambahan Abdu di depan, yang artinya menjadi hamba Allah. Seperti asmaul husna kan harus ada tambahan ‘abdu’-nya seperti nama saya Abdusshomad,” ujar Ketua Umum MUI Jawa Timur KH Abdusshomad Bukhori, Senin, 24 Agustus 2015.

Abdusshomad memandang penambahan kata ‘abdu’ menunjukkan makna bahwa seseorang merupakan hamba. Dengan begitu tak menampakkan sifat-sifat ketuhanan yang mustinya hanya dimiliki Tuhan. “Tuhan kan terjemahan dari Illah dalam bahasa Arab. Memang bersifat umum, tapi kalau dita’rifkan di dalam Islam itu menjadi Allah,” ujarnya.

Sebelumnya, di jejaring media sosial, tengah ramai membicarakan nama Tuhan, tukang kayu yang tinggal di Bumi Blambangan, sebutan lain Banyuwangi. Si pemilik nama, mengaku kalau nama itu sesuai pemberian kedua orang tuanya. Tuhan adalah bungsu dari tujuh bersaudara anak pasangan Jumhar dan Dawiyah.

Dia tidak mengetahui alasan bapak dan ibunya memberikan nama Tuhan kepada dirinya. Dia juga mengaku bahwa selama ini dirinya tidak merasa aneh dengan namanya tersebut.

» Bernama "Tuhan" Pria di Banyuwangi ini Bikin Heboh

Category: Aneh dan Unik, Berita Peristiwa
Jayabet