4 Fakta tentang Donald Trump, Pengusaha Hingga Raja Judi

klg asli

berhasil

Donald Trump Setya Novanto dan Fadli Zon Ketua DPR

Fakta Mengejutkan Donald Trump - Belakangan ini sejumlah media massa tanah air sedang ramai membahas tentang sosok Donald Trump. Sosoknya ramai dibahas media menyusul kehadiran Setya Novanto dan Fadli Zon sebagai ketua dan wakil ketua DPR, dalam jumpa pers kampanye yang digelar Donald Trump terkait posisinya yang mencalonkan diri sebagai presiden Amerika Serikat dari Partai Republik.

Kehadiran Setnov dan Fadli dalam kampanye Donald Trump itu menuai kritik keras dari sejumlah aktivis maupun anggota DPR. Sebab, lawatan mereka ke AS sedianya untuk menghadiri Konferensi Dunia IV Pimpinan Parlemen Dunia di markas PBB yang berlangsung 31 Agustus-2 September. Lantas sebetulnya siapakah sosok Donald Trump itu? Seperti dilansir wartainfo.com dari merdeka, Berikut ini rangkumannya:

1. Seorang pengusaha real-estate

Donald Trump yang popular dikenal dengan panggilan The Donald adalah raja bisnis Amerika, tokoh acara televisi, seorang penulis, ketua dan presiden The Trump Organization dan pendiri Trump Entertainment Resorts. Gaya hidup Trump yang boros, cara blak-blakan dalam peran di reality show NBC, The Apprentice, telah membuatnya menjadi selebriti terkenal Nomor 17 pada daftar Forbes 2011 di antara 100 selebritis lainnya.

Trump adalah putra dari Fred Trump, pengembang kaya real-estate di NYC. Ia bekerja untuk perusahaan ayahnya, Elizabeth Trump & Son.

Saat kuliah di Wharton School of University of Pennsylvania, pada tahun 1968 ia resmi bergabung dengan perusahaan. Ia diberi kendali penguasaan perusahaan pada tahun 1971 dan kemudian menamainya The Trump Organization.

2. Raja judi di Amerika Serikat

Anggota Komisi III DPR Adian Napitupulu heran dengan sikap Fadli Zon ingin mensomasi Imam Besar Masjid New York, Shamsi Ali. Wakil ketua DPR itu bereaksi karena dikritik Shamsi menghadiri kampanye bakal calon Presiden Amerika Serika Donald Trump.

"Raja judi dipuji, imam masjid disomasi. Entah apa maksud mu Bung Fadli," kata Adian, Minggu (6/9).

Menurut Adian, Donald Trump adalah orang kaya raya di dunia dan salah satu raja kasino. Sedangkan sosok Shamsi merupakan imam masjid di New York yang kiprah ke agamaannya di akui banyak media dalam dan luar negeri.

"Donald Trump membuka kasino lengkap dengan hiburan pendukung mulai dari sexy dancer, bar dengan beragam minuman keras, wanita penghibur dan sebagainya," ungkapnya.

Adian mengatakan, sepak terjang Shamsi seharusnya diacungi jempol. Menurutnya, Shamsi adalah ustaz muda yang berhasil meng-Islam kan banyak orang Amerika. Selain itu, dia juga mengajak orang Amerika meninggalkan dunia malam, meninggalkan minuman keras dan wanita penghibur.

"Antara Donald Trump dan Shamsi Ali seperti bumi dan langit, hitam dan putih, kotor dan bersih, sebuah kontradiksi abadi antara kejahatan versus kebaikan yang sudah ada sejak umat manusia ada," tandasnya.

3. Anti imigran dan Islam

Kampanyenya pada tahun 2015 untuk Pilpres AS 2016, Trump memiliki slogan "We are going to make our country great again" (Kita akan membuat negara kita hebat kembali). Namun, satu hal yang dinilai sangat membangkitkan amarah, terutama bagi keturunan Hispanik di AS dan negara-negara Amerika Latin adalah pernyataannya mengenai imigran di AS saat pidatonya pada tanggal 16 Juni 2015.

Trump menyatakan ketika Meksiko mengirimkan warganya, mereka tidak mengirimkan warganya yang terbaik. Mereka tidak mengirimkan Anda. Mereka mengirimkan orang-orang yang memiliki banyak masalah, dan mereka membawa permasalahan itu. Mereka membawa narkoba. Mereka membawa kriminalitas. Mereka pemerkosa. Dan sebagian, saya rasa, adalah orang-orang baik.

Bahkan, Imam Besar Masjid New York, Imam Shamsi Ali mengatakan, Trump oleh komunitas imigran secara umum dianggap rasis. Dalam berbagai statemennya Donald Trump sangat anti imigran dan anti Islam khususnya.

4. Pernah bersekolah militer

Semasa kecil Trump pernah menempuh pendidikan di The Kew-Forest School di Forest Hills, Queens. Namun, saat usia 13 tahun, orangtuanya mengirimnya ke Akademi Militer New York.

Di sekolah tersebut Trump termasuk dalam siswa yang memiliki prestasi moncer. Donald meraih penghargaan akademis, bermain futbol pada tahun 1962, sepak bola pada tahun 1963, dan baseball dari tahun 1962-1964 dan menjadi kapten tim baseball pada tahun 1964.

Ted Tobias, seorang pelatih baseball ternama memberikan Coachs Award kepada Donald pada tahun 1964. Setelah dipromosikan sebagai seorang Kapten Perwira-S4 pada masa seniornya, Donald dan seorang Perwira Sersan Satu Jeff Donaldson membentuk kelompok yang beranggotakan perwira-perwira.

Trump pernah bersekolah di Universitas Fordham selama 2 tahun sebelum ia pindah ke Wharton School di Universitas Pennsylvania. Setelah kelulusannya pada tahun 1968 dengan gelar Sarjana Ekonomi, ia bergabung dengan perusahaan real estate ayahnya. (wartainfo)

Category: PolitikTags:
obat viagra

Jayabet