6 Foto Bugil Istri Pak Camat di Jembrana Bali Beredar, Ini Kronologinya!

klg asli

berhasil

6 Foto Istri Pak Camat Jembrana Bali Bugil Tanpa Sensor

Wartainfo.com - Sebanyak 6 buah foto bugil berwajah mirip istri camat di Jembrana bali beredar di facebook, Kamis (10/9/2015) sore. Karena foto bugilnya istri camat tersebut diperas sampai Rp 40 juta, dengan modus ancaman akan menyebarkan foto bugilnya di media social facebook.

“Anehnya, meskipun foto bugil itu belum tentu istri saya, setiap ditelepon atau di-SMS pelaku, istri saya seperti dihipnotis dan mengikuti segala perintahnya," kata NSW, camat yang juga suami korban, dalam jumpa pers di Negara, Jembrana, Jumat (11/9/2015).

Postingan foto bugil berwajah mirip istri camat itu mulai beredar di facebook pada Kamis (10/9/2015) sore. Pengunggahnya adalah pemilik akun bernama Hendra Sanjaya, yang diduga terkait atau bahkan si pelaku pemerasan itu sendiri.

Pemilik akun yang pada profil facebook-nya mengaku sebagai anggota kepolisian di Kabupaten Banyuwangi ini memuat 6 foto bugil. Foto tersebut berwajah mirip istri camat NSW dengan berbagai pose di kamar mandi dan tempat tidur.

Namun setelah ramai mendapat komentar dari para facebooker atau pengguna facebook, foto-foto itu kemudian dihapus oleh pemilik akun Hendra Sanjaya. Bahkan, akun Hendra Sanjaya ini akhirnya tak bisa lagi diakses lantaran sudah dihapus oleh pemiliknya pada hari Kamis itu juga.

Menurut NSW, jika ditotal, sejak bulan Juli lalu saat baru berkenalan dengan pemilik akun facebook bernama Hendra Sanjaya itu, istrinya sudah mengirim uang ke pelaku sebesar Rp 40 juta.

"Awalnya bulan Juli lalu pelaku bilang ke istri saya pinjam duit. Lama kelamaan keterussan hingga totalnya mencapai Rp 40 juta sampai bulan Agustus. Dia juga sempat mengancam melalui telepon dan SMS. Anehnya, dia minta transferan selalu pada hari Kamis dan Jumat," terang NSW.

Uang ditransfer istri NSW secara bertahap dengan jumlah bervariasi Rp1 juta, Rp 2 juta dan Rp 5 juta. Uang ditransfer ke nomor rekening 559701000173508 atas nama Fitriani dan nomor rekening 013001069504507 atas nama Edwin Dian Permana.

NSW menduga istrinya telah dihipnotis oleh pelaku, yang tak hanya menghubungi korban melalui akun facebook, tetapi juga melalui pesan instan whatsapp dan telepon seluler-nya. Istri NSW adalah juga PNS di lingkup Pemkab Jembrana.

Foto Bugil Telanjang Bulat Selfie Istri Pak Camat Jembrana Bali Tanpa Sensor Beredar di Facebook

NSW, camat yang juga suami korban, dalam jumpa pers di Negara, Jembrana, Jumat (11/9/2015) menjelaskan, perkenalan istrinya lewat facebook dengan Hendra Sanjaya terjadi sekitar bulan Juli 2015 lalu.

Lantaran foto profil pelaku mengenakan seragam polisi sehingga dianggap sebagai orang baik-baik, istri NSW menerima permintaan pertemanan Hendra. Keduanya beberapa kali sempat berkomunikasi dan terakhir kali pada 3 September lalu.

Saat itu, pelaku meminta uang sebesar Rp 2 juta kepada istri NSW, namun tak dituruti. Karena permintaan itu ditolak istri NSW, pelaku mengancam akan menyebarkan foto bugil istri NSW.

Benar saja, karena tidak dikirimi uang sesuai permintaan, pelaku mengunggah foto wanita bugil mirip istri NSW ke facebook, termasuk di-tag ke akun facebook milik seorang wartawan media cetak di Jembrana.

"Sebagai suami, saya tidak percaya istri saya berfoto seperti itu," tandas NSW.

Setelah foto tersebut disebar lewat facebook, pelaku terus melancarkan teror kepada istri NSW lewat telepon maupun SMS, termasuk kepada NSW sendiri. Dari SMS yang tersimpan di handphone NSW, pelaku yang mengaku sebagai polisi yang bertugas di Banyuwangi, Jawa Timur, itu mengancam dan menantang.

"Dia juga berkali-kali menghubungi saya, tapi tidak saya angkat. Setelah konsultasi ke saudara dan kawan-kawan di kepolisian, saya disarankan tidak mengangkat telepon darinya, karena khawatir saya akan kalap," katanya.

Karena sudah menganggap perbuatan kriminal, NSW melaporkan kasus tersebut ke Polda Bali yang memiliki unit cyber crime (kejahatan online) untuk melacak keberadaan pelaku.

"Sebelum ke Polda Bali, saya melapor dulu ke Polres Jembrana. Kasihan istri saya shock gara-gara masalah ini. Kami sudah puluhan tahun berumah tangga, selama ini baik-baik saja," kata NSW.

NSW mengaku telah mengantongi sejumlah bukti pemerasan dan ancaman oleh pelaku di antaranya berupa SMS dan sejumlah bukti transfer uang dari rekening istrinya. Soal foto bugil itu, camat NSW mengatakan wajahnya memang seperti istrinya. Namun, ia meyakini bahwa gambar bugil tersebut adalah hasil rekayasa foto.

"Mana mau istri saya berfoto bugil seperti itu. Apalagi sampai foto itu disebarkan," ucapnya.

Setelah melaporkan ke unit cyber crime Polda Bali, NSW mendapat informasi bahwa pelaku penipuan itu berada di Lampung Tengah, Provinsi Lampung (Sumatra), bukan di Banyuwangi sebagaimana pelaku mengenalkan asal dirinya.

Sementara itu, inspektur pada Inspektorat Kabupaten Jembrana, Ni Wayan Koriani membenarkan bahwa pihaknya telah meminta keterangan dari istri camat NSW, yang juga seorang PNS. (wartainfo.com)

Category: Berita Peristiwa
Jayabet