Di Negara ini Keperawanan Wanita Bebas Dijual Belikan dengan Sertifikat

klg asli

berhasil

Kisah Jual Keperawanan Gadis Dibawah Umur Kamboja

Wartainfo.com - Perdagangan manusia atau human trafficking tampaknya menjadi persoalan serius yang harus diberantas, di seluruh penjuru bumi ini. Hal ini khususnya yang melibatkan anak perempuan di bawah umur.

Di Kamboja, bukan hal tabu bagi seorang ibu menjual anak perawannya kepada cukong cukong untuk dijadikan budak seks. Perawan-perawan di bawah umur dijual bebas seperti kacang goreng.

Gadis perawan adalah seorang wanita yang belum pernah mengadakan hubungan seksual atau senggama. Wanita yang masih perawan disebut gadis. Secara umum ‘perawan’ juga direlasikan dengan kesucian. Untuk laki-laki yang belum pernah melakukan senggama disebut jaka atau jejaka.

Negara Kamboja menjadi ladang subur bagi perdagangan perawan di bawah umur. Ironisnya, anak-anak perawan ini dijual langsung oleh orang tuanya. Mereka tidak punya pilihan lain, demi mencukupi kebutuhan keluarganya. Kisah tentang nasib gadis perawan yang dijual ibunya, pernah ditulis oleh CNN dan dipublikasikan pada 3 April 2015.

Kieu, gadis berusia 12 tahun, diminta ibunya untuk mengambil pekerjaan. Tentu saja, pekerjaan yang dimaksud adalah menjual keperawanannya.

Foto Kieu Gadis 12 Tahun di Kamboja DIbawah Umur yang Dijual Ibunya Sendiri

Kieu, gadis perawan dIbawah Umur berusia 12 Tahun yang dijual oleh Ibunya Sendiri (CNN Photo)

Nah, sebelum menjual mahkota berharga ini, Kieu oleh ibunya dibawa ke dokter dulu. Untuk apa ke dokter? Setelah menjalani pemeriksaan medis, Kieu mendapatkan sertifikat keperawanan.

Sertifikat ini digunakan sebagai legalitas bahwa Kieu benar-benar masih perawan, sebelum dijual ke cukong hidung belang. Usai mendapat sertifikat ini, Kieu kemudian dikirim ke sebuah hotel, di mana sudah ada seorang pria yang menunggunya.

Di hotel inilah, Kieu menjadi budak seks selama dua hari. Masa kanak-kanak Kieu pun dihabiskan dengan melayani banyak pria. Tentu saja, hal seperti ini bukan hanya terjadi pada Kieu. Namun, banyak perawan-perawan di bawah umur di Kamboja mengalami nasib serupa.

Baca juga:
» Kisah Elizabeth Bathory, Wanita Bangsawan yang Mandi Darah Perawan Demi Awet Muda
» Pilih yang Mana, Gadis Perawan atau Janda?

Foto Orang Tua Ibu Bejat yang Menjual Anak Gadis Perawannya di Kamboja

Neoung (kanan) ibu kandung dari Kieu dan Ann yang merupakan sepupu dan tetangga. Keduanya telah menjual anak gadis mereka sendiri di saat finansial keluarga mereka susah

Adalah The Freedom Project yang berhasil mengendus perdagangan perawan di Kamboja. Artis pemenang Oscar sekaligus aktivis, Mira Sorvino, terlibat dalam proyek ini. Sorvino bertindak sebagai UNODC Goodwill Ambassador against Human Trafficking.

“Harga yang ditetapkan untuk keperawanannya adalah $ 1.500,” kata Sorvino

Sedangkan pengakuan Kieu, sejak awal ia tidak tahu dengan apa yang dimaksudkan sebagai pekerjaan oleh ibunya. Namun, akhirnya Kieu tahu bahwa pekerjaan ini adalah pekerjaan kotor dan salah.

“Saya tidak tahu apa yang diharapkan. Tapi sekarang saya tahu pekerjaan itu tidak baik bagi saya,” kata Kieu yang kini berusia 14 tahun.

“Mereka (pria hidung belang) memelukku seperti aku berada di penjara,” cerita Kieu perihal pengalaman pertamanya melayani pelanggan.

Kieu harus melayani 3-6 laki-laki per hari. Begitulah hari-hari kelam yang pernah menjadi bagian dari sejarah seorang Kieu. (wartainfo.com)

» 8 Wanita Cantik yang Melelang Menjual Keperawanannya dengan Harga Termahal di Dunia

Category: Cerita Kisah Nyata, DuniaTags:
Jayabet