Tragedi Mina Arab Saudi, Ratusan Jamaah Haji Menjadi Korban

klg asli

berhasil

Tragedi Mina Arab Saudi saat Jemaah Haji melempar Jumrah 2015

Wartainfo.com - Insiden jatuhnya crane di kawasan Masjidil Haram dengan korban wafat 107 jamaah haji ternyata bukan musibah terakhir pada musim haji kali ini.

Insiden kesekian kalinya terjadi pada ibadah haji 2015. Stasiun televisi Al Arabiya melaporkan, Kamis (24/9), terjadi saling injak dan dorong antar ribuan jamaah haji di jalanan sempit dekat area tenda di Lapangan Mina, setelah ibadah melempar jumrah. Sedikitnya 220 jamaah tewas, 400 lainnya luka-luka.

Seorang pejabat pertahanan sipil melalui akun Twitternya mengatakan  dalam jumlah yang dapat berubah karena proses investigasi sedang berlangsung--bahwa jumlah calon haji yang meninggal meningkat menjadi 220 orang. "Laporan itu juga mengatakan jumlah orang yang luka-luka mencapai 400 orang," demikian dikutip dari Reuters.

Peristiwa itu terjadi di Jalan 204. Jalan ini merupakan salah satu dari dua jalan utama menuju kamp di Mina, tempat para peziarah melempar jumrah.

Jemaah haji berada di Mina untuk menjalani rangkaian prosesi haji melempar jumrah. Prosesi ini merupakan bagian akhir dari rangkaian kegiatan haji, setelah puncak haji berlangsung kemarin, saat menjalankan wukuf di Arafah.

Foto korban Tragedi Insiden Mina Arab Saudi 2015 Saat Jamaah Haji Lempar Jumrah

Petugas mengevakuasi jamaah Haji korban tragedi Mina, Arab Saudi, Kamis (24/9/2015). Insiden di Mina yang terjadi usai jamaah Haji melalukan ritual lempar jumrah, 400 jamaah menjadi korban dan 220 diantaranya meninggal dunia.

Dari update terbaru korban jiwa tragedi Mina sudah sebanyak 244 orang yang menjadi korban jiwa dengan lebih dari 400 orang mengalami luka-luka, ketika ratusan ribu umat muslim sedang melakukan ibadah lempar Jumrah di Mina.

Insiden ini menurut Mansour al-Turki, Kepala Pasukan Keamanan Saudi, diakibatkan oleh kepanikan dari orang-orang yang sedang melempar batu ke arah tugu.

Baca juga: 9 Tragedi Insiden Fatal yang Terjadi Selama Prosesi Haji di Arab Saudi

Penginjakan dimulai ketika beberapa jamaah mulai berjatuhan, dan adanya keadaan yang panik dari beberapa jamaah yang berusaha keluar dari kerumunan yang sudah tidak mulai kondusif sehingga berakhir dengan bertambahnya jumlah korban yang terinjak-injak, seperti yang dilansir dari Israel Nation News, Kamis (24/9/2015). Ini adalah insiden penginjakan terparah di Makkah semenjak tahun 1990, sebanyak 1.426 orang meninggal dunia.

Insiden mematikan karena terinjak-injak dan berdesak-desakan ketika calon haji berdesak-desakan prosesi melempar jumrah di Mina pernah terjadi pada 2004 yang menewaskan 244 orang; pada 2001 menewaskan 35 orang; pada 1998 menewaskan 180 orang; dan 1994 menewaskan 270 jemaah haji.

Insiden lainnya yang pernah menyerang jemaah haji yang sedang beribadah terjadi pada 1997, ketika kebakaran melanda tenda-tenda haji di Mina. Kobaran api saat itu diperparah dengan cuaca buruk serta angin kencang, menyebabkan 1.500 jemaah terluka. Insiden terburuk terjadi pada 1990, ketika 1.426 jemaah haji tewas terinjak-injak di terowongan saat pejalan kaki yang penuh sesak berjalan menuju Mekah. (wartainfo)

Category: Berita Peristiwa, News
Jayabet