5 Bahaya Tubuh di Tato Bagi Kesehatan

klg asli

berhasil

Foto Hot Tato Wanita Cantik Seksi Tato di Tubuh

Wartainfo.com - Pada jaman dulu tato cukup identik dengan image seram dan suram sehingga kerap kali dipakai oleh para kriminal atau budak. Sekarang, siapa pun bisa memiliki tato tanpa perlu khawatir dengan sudut pandang negatif.

Motivasi memiliki tato memang berbeda-beda bagi tiap orang. Namun, risiko jangka pendek maupun panjang dari tato hampir sama bagi tiap orang. Dilansir wartainfo.com dari Huffington Post, berikut lima resiko dan dampak buruk yang dapat ditimbulkan oleh tato berdasar Dr. Marie Leger dari New York University Langone Medical Center.

1. Infeksi

Infeksi tato ini dapat muncul dari berbagai macam sumber seperti dari tinta, jarum, dan lain sebagainya. Infeksi yang banyak terjadi adalah infeksi yang berasal dari bakteri.

Bakteri mycobacterium chelonae ini biasanya berasal dari rinta dan dapat menimbulkan ruam yang menyakitkan dan bertahan lama. Selain bakteri, mungkin juga terjadi infeksi yang berupa jamur, virus, dan mungkin juga menimbulkan kutil.

2. Alergi

Tato dapat menyebabkan alergi dalam kulit. Seseorang dengan kulit yang tipi cenderung rentan untuk mengalami alergi ini. Hanya saja alergi ini juga tidak dapat ditebak. Bisa saja ketika membuat tato pertama seseorang tidak mengalami alergi namun baru timbul ketika membuat tato kedua atau ketiga.

Masalah inipun juga sulit untuk diatasi. Beberapa dapat diselesaikan dengan menyuntikkan steroid, namun banyak juga yang sampai membutuhkan operasi untuk mengangkat kulit yang bermasalah.

3. Paparan matahari

Walaupun terlihat tertutup, tetapi tato ternyata dapat meningkatkan risiko kulit terbakar sinar matahari. Bagi sebagian orang, paparan sinar matahari ini dapat membuat tato mereka menjadi gatal.

Warna yang paling rentan menyebabkan kulit terbakar pada tato adalah warna kuning, hitam, merah dan biru.

4. Tertutupinya kulit

Memiliki tato dapat menutup masalah-masalah kulit yang terjadi. Tato disebut dapat menutupi dan membuat beberapa kasus kanker kulit. Tato dapat membuat dermatologis kesulitan untuk melakukan pengawasan terhadap kulit dan mencari bibit-bibit kanker kulit.

5. Rentan terbakar MRI

Orang yang memiliki tato akan bermasalah ketika mereka melakukan pemeriksaan MRI. Ketika melakukan MRI ada kemungkinan terjadi sengatan dari mesin terhadap bagian-bagian tato yang ada di tubuh.

Sengatan ini membuat kulit bagaikan terbakar. Kasus ini potensial terjadi pada tato dengan warna merah dan hitam. Tinta yang digunakan untuk kedua tato ini banyak menggunakan unsur-unsur besi.

Tato memang dapat membuat tampilan Anda jadi lebih menarik dibanding sebelumnya. Tetapi dengan melihat dampak negatifnya terhadap kesehatan, sebaiknya Anda berpikir ulang sebelum memilikinya. (wartainfo.com)

Category: Kesehatan
Jayabet