6 Akibat Memakai Celana Dalam Terlalu Ketat bagi Pria dan Wanita

klg asli

berhasil

Akibat memakai Celana Dalam Terlalu Ketat

Wartainfo.com - Memakai Celana dalam terlalu ketat bagi pria dan wanita sama-sama berdampak buruk. Kebersihan memang yang paling utama ketika mengenakan celana dalam untuk terhindar dari berbagai risiko penyakit. Namun, risiko penyakit juga bisa muncul jika mengenakan celana dalam yang terlalu ketat.

Para ahli mengatakan, menggunakan celana dalam ketat merupakan kebiasaan buruk atau sama halnya dengan kebiasaan minum alkohol dan merokok. Seperti dikutip wartainfo.com dari Boldsky, Berikut dampak buruk kesehatan yang bisa ditimbulkan jika pria maupun perempuan sering mengenakan celana dalam ketat.

1. Menurunkan jumlah sperma

Tak hanya bagi wanita, memakai celana dalam yang terlalu ketat ternyata juga berbahaya bagi pria. Bahkan bisa mempengaruhi kesehatan reproduksi pria.

Salah satu dampak buruknya mampu mempengaruhi jumlah sperma bahkan menguranginya. Sebab ketika memakai celana dalam yang terlalu ketat maka akan terjadi penyempitan pada pangkal paha. Kemudian suhu di area skrotum pria akan terpengaruh menjadi hangat. Padahal suhu di skrotum pria harus tetap dingin. Sehingga saat suhu skrotum menghangat, maka produksi sperma akan berkurang.

2. Menghambat sirkulasi darah

Baik bagi pria maupun wanita, mengenakan celana dalam yang terlalu ketat mampu menghambat sirkulasi darah di area intim. Dampak yang paling terasa adalah Anda menjadi mati rasa. Kemudian saat sirkulasi darah terhambat dan Anda mati rasa, maka sistem saraf Anda akan terganggu.

Lebih lanjut, ketika sistem saraf Anda terganggu dan jaringan di sekitar organ intim tidak mendapatkan oksigen yang cukup dari aliran darah, maka kematian jaringan bisa terjadi. Hasilnya, bisa ditebak bahwa kesehatan organ intim Anda akan terganggu.

3. Infeksi pada vagina

Bagi wanita, infeksi vagina bisa terjadi saat Anda memakai celana dalam yang terlalu ketat. Sebab saat Anda mengenakan celana dalam yang terlalu ketat, sirkulasi darah terhambat yang kemudian membuat Anda iritasi dan peradangan.

Saat peradangan terjadi, akan terjadi pula infeksi serius yang menjadi tempat favorit bagi bakteri untuk bertumbuh. Dan saat Anda membiarkannya, maka akan menimbulkan masalah yang kronis pada alat kelamin Anda.

Baca juga: Menebak Kepribadian Wanita dari Model Celana Dalam yang Dipakai

4. Asam lambung naik

Siapa sangka, sakit perut bukan berasal dari apa yang Anda makan, melainkan karena memakai celana dalam terlalu ketat. Celana yang terlalu ketat dan pemakaian di atas pinggang bisa menekan bagian perut Kemudian, menyebabkan naiknya asam lambung ke esofagus atau saluran yang menghubungkan tenggorokkan dan lambung.

5. Infeksi bakteri

Area organ intim juga membutuhkan sirkulasi udara yang baik agar tetap higienis. Jika mengenakan pakaian dalam terlalu ketat, sirkulasi udara akan terhambat sehingga menyebabkan area organ intim menjadi lembab. Apalagi jika berkeringat.

Kelembapan di area organ intim akan memudahkan bakteri untuk berkembang biak. Infeksi akibat bakteri akhirnya tak dapat terhindarkan. Mungkin juga terjadi infeksi jamur.

6. Penyakit kulit

Saat memakai celana dalam yang ketat dan kulit berkeringat, maka kulit Anda rentan terjena gesekan dalam waktu yang lama. Anda pasti sering melihat bahwa akibat dari hal ini adalah bintik merah atau ruam di pangkal paha. hal inilah yang disebut dengan infeksi.

Saat infeksi tersebut Anda biarkan saja dan tidak segera diobati, maka bisa jadi bertambah parah dan akan berdampak buruk pada bagian dalam dari organ intim Anda.

Bagian kulit bisa bermasalah jika mengenakan celana dalam terlalu ketat. Bahan dari celana dalam terlalu ketat itu bisa menyebabkan gesekan pada kulit yang memicu timbulnya luka. Bisa muncul bintik-bintik merah pada pangkal paha maupun area bokong. (wartainfo.com)

Category: Kesehatan
Jayabet