Fakta Sadis Pelaku Pembunuh Neng Bocah Dalam Kardus

Dalam proses pengungkapan kasus pembunuhan Neng, polisi mengaku sempat mengalami kesulitan lantaran lokasi penemuan jenazah korban yang cukup sulit mendapatkan bukti-bukti untuk menemukan jejak pelaku.

"Hambatan, minimnya saksi. Keluarga korban baru bisa diperiksa tiga hari setelah berkabung. TKP pembuangan jauh. Masa pencabulan, anak-anak mereka tidak bisa bicara kepada orang-orang yang tidak bisa dipercaya," ungkap Khrisna.

Gara-gara kesulitan menemukan bukti-bukti awal tersebut, polisi sempat salah tempat. Meski begitu, penyidik telah mewawancarai 100 orang saksi di sekitar lokasi penemuan jenazah Neng maupun sekitar tempat tinggalnya.

Mencoba menutupi jejak, Agus diketahui sempat membakar sejumlah barang bukti yang bisa menjeratnya. Kondisi itu membuat penyidik kesulitan menetapkan Agus sebagai tersangka. "Barang bukti dibakar oleh pelaku. Buku pelajaran, kaos kaki, baju seragam, kabel casan untuk menggorok leher korban," tandasnya.

Foto Agus Pedofil Pelaku Pembunuhan Bocah Dalam Kardus

Hal tersebut tidak membuat polisi berdiam diri. Perlahan muncul pengembangan baru bahwa tersangka Agus ternyata tengah berada di bawah pengaruh Narkoba, saat memperkosa dan membunuh korban.

"Tersangka A mengaku sebelum membunuh PNF, mengonsumsi cairan bekas sabu. Setelah meminum cairan tersebut, barulah A memerkosa dan membunuhnya," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian.

Tersangka juga menuturkan bahwa dirinya dalam kondisi tidak sadar saat melakukan pembunuhan tersebut. "Tapi, ketika menghilangkan barang bukti pelaku mengaku sadar melakukan itu."

Kasus ini berawal dari penemuan sebuah mayat bocah di dalam kardus, tepatnya di Jalan Sahabat, Kelurahan Kamal, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat. Awalnya, saksi mata curiga dengan sebuah kardus yang dibuang di pinggir jalan.

Belakangan diketahui, isi kardus tersebut adalah seorang bocah perempuan yang diikat dan diplakban dengan kondisi mengenaskan agar bisa muat di kardus. (wartainfo.com)

Category: Berita Peristiwa, KriminalTags: