3 Video Serangan Teror di Paris Prancis 2015

klg asli

berhasil

Video Tragedi Berdarah Serangan Terrorisme di Paris Prancis 2015

Wartainfo.com - Tragedi berdarah aksi serangan penembakan dan pemboman teroris di enam lokasi di kota Paris, Prancis Jumat 13 November 2015 mengakibatkan lebih dari 150 orang tewas.

Menurut laporan perkembangan terbaru, 8 anggota militan yang merupakan pelaku serangan dipastikan tewas. Kantor berita Agence France Presse melaporkan bahwa salah satu tim investigasi menyatakan, 7 dari 8 anggota militan itu tewas bunuh diri dengan meledakkan dirinya.

Tiga di antaranya adalah pelaku serangan di gedung konser Bataclan dengan meledakkan diri ketika polisi menerobos masuk ke dalam gedung.

Sementara itu, 3 lainnya adalah pelaku bom bunuh diri yang meledak di luar Stade de France yang sedang menggelar laga persahabatan sepak bola Perancis vs Jerman yang dipadati 80.000 penonton.

Seorang lagi juga tewas dengan mendetonasi dirinya di jalanan di bagian timur Paris. Satu-satunya pelaku yang ditembak mati polisi adalah rekan dari 3 pelaku penembakan dan penyanderaan di gedung konser tersebut.

Serangan teroris terburuk dalam sejarah Perancis terjadi pada Jumat malam kemarin ketika 7 serangan berupa bom dan penembakan terjadi di 6 lokasi yang berbeda, mengakibatkan lebih dari 150 orang tewas. Presiden Francois Hollande telah mengumumkan keadaan darurat pertama di Perancis sejak Perang Dunia II.

Baca juga: Kronologi Serangan Terroris di Paris Prancis di 4 Lokasi Berbeda

Gedung konser Bataclan menjadi salah satu lokasi serangan berdarah di Paris yang menelan korban terbanyak. Para penonton yang akan menyaksikan konser musik rock disandera dan ditembak satu per satu.

Band Eagle of Death Metal baru saja tampil sekitar 1 jam ketika konser mereka berubah menjadi panggung teror. Tembakan, teriakan kepanikan, hingga ratusan orang yang berusaha menyelamatkan diri.

Salah satu penonton, Toon yang datang bersama dua orang temannya melihat tiga orang pria yang memakai baju serba hitam dan membawa senjata api. Dia melihat orang-orang ditembak di kaki, pundak, dan punggung. Beberapa di antara mereka tergeletak di lantai.

"Orang-orang berjatuhan seperti domino," kata Toon. Demikian dilansir Reuters, Sabtu (14/11/2015).

Sementara itu, seorang wanita bernama Amelie menceritakan kisah horor yang dia lihat saat di dalam Bataclan. Peluru di kepala, darah berceceran, serta jasad tergeletak di mana-mana.

"Saat ini, semuanya terasa seperti tidak nyata. Itu seperti mimpi buruk," kata Amelie kepada stasiun televisi Prancis, Le Parisien TV.

Amelie dan rekannya ketika itu berada di sisi kanan panggung. Dia mendengar suara tembakan dan kemudian berpaling.

"Kami mengira itu adalah kembang api. Namun itu ternyata pria-pria yang menembak ke segala arah sehingga kami tiarap di lantai dan merayap ke arah panggung," ujar perempuan berusia 35 tahun ini.

Amelie dan serombongan penonton lainnya naik ke sisi kanan panggung dan bersembunyi selama 2 jam di dalam ruangan. Sebanyak 25 orang itu meringkuk sambil mendengar rentetan tembakan dan ledakan.

"Orang-orang berteriak seakan mereka sedang disiksa," ungkapnya.

Sampai akhirnya, para penonton yang bersembunyi itu diselamatkan oleh polisi bersenjata. Penonton yang terluka diminta keluar terlebih dahulu. Saat itulah Amelie tak sanggup berkata-kata setelah melihat kondisi di dalam gedung konser.

Gedung Bataclan jaraknya sangat dekat dengan Kantor Redaksi Charlie Hebdo yang Januari lalu diserang kelompok militan. (wartainfo.com)

Video detik-detik adu tembak antara polisi Prancis dan pelaku teror di Paris



Video situasi korban melarikan diri dari berondongan peluru teroris melalui pintu belakang Gedung Konser Bataclan



Video Detik-detik Teror di Paris Ledakan Bom di Laga Prancis vs Jerman

Category: Berita Peristiwa, Foto VideoTags:
Jayabet