Ratusan Ribu Ikan Mati di Ancol, Inilah Penyebabnya!

klg asli

berhasil

Foto Jutaan Ribuan Ikan Mati di Ancol Secara Misterius Penyebabnnya

Wartainfo.com - Fenomena ribuan atau ratusan ribu hingga jutaan ekor ikan mati secara misterius di pantai Ancol awal bulan desember 2015 ini mengejutkan penduduk Jakarta. Bahkan bangkai-bangkai ikan itu mengambang yang membuat siapapun bergidik sendiri. Banyak orang pun bertanya-tanya, apa yang menyebabkan ribuan bangkai ikan itu terdampar misterius?

Berbagai asumsi pun muncul, mulai dari level pencemaran air di sungai-sungai Jakarta telah mencapai tahap mengerikan sampai dengan wabah penyakit berbahaya.

Mencoba mencerahkan pertanyaan banyak orang, Kepala Bidang Perikanan Dinas Kelautan, Pertanian dan Ketahanan Pangan Pemprov DKI Jakarta, Lilik Litasari pun menyebut bahwa habitat ribuan ikan yang tewas itu rusak karena tercemar limbah dari 13 sungai di Jakarta.

"Analisa awalnya kan pantai Ancol ini tercemar karena jadi tempat pembuangan lumpur dari 13 sungai di Jakarta. Tak bisa dipungkiri kalau sungai-sungai di Jakarta sudah tercemar parah.

Limbah-limbah pabrik, buangan rumah tangga juga menjadi penyebab sungai kotor. Lumpur campur limbah sungai diduga mengandung racun H2s (Hidrogen Sulfida) yang kadang kalau kita ke pantai Ancol, mencium bau sangat tidak enak. Nah saat musim hujan pasca kemarau begini, lumpur yang dibawa dari sungai makin banyak," ungkap Lilik seperti dilansir wartainfo.om dari Dream.

Foto Ribuan Foto Ikan Mati di Ancol Secara Misterius

Berbeda dengan Lilik, Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) dan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP) punya analisa lain. Melalui penyelidikan, mereka menduga ribuan ikan mati di pantai Ancol karena kekurangan oksigen.

"Dugaan sementara penyebab matinya ikan ini dari tim analisis adalah karena kekurangan oksigen. Tim mengambil sampel air di pantai Muara Ancol, pulau Selima Cilincing dan pantai C2 Muara Angke. Dari sampel di pantai Muara Ancol terlihat adanya blooming algae yakni peledakan populasi tumbuhan Fitoplankton, tumbuhan mikro renik yang harus dilihat dengan mikroskop. Tumbuhan dan ikan saling bersaing untuk dapat oksigen sehingga oksigen dalam air berkurang dan ikannya mati," ungkap Jaenudin, Kepala BPLH DKI, seperti dilansir Merdeka.

Meskipun begitu Jaenudin tak menampik jika pencemaran limbah juga ikut jadi penyebab matinya ribuan ikan itu secara misterius.

"Kondisi Fitoplankton awalnya mati suri lalu dapat asupan nutrisi dari limbah rumah tangga yang akhirnya berkembang dan mengambil semua oksigen. Saat nutrient tinggi itu, barengan dengan sinar matahari yang makin panas sehingga terjadi blooming algae. Suhu Rabu pekan lalu 34 derajat dan hari Kamisnya sampai 35 derajat. Intensitas cahaya itu membuat Fitoplankton bisa berfotosintesis," papar Tati pihak KKP. (wartainfo.com)

Category: Berita Peristiwa, News
Jayabet