Bripda Andrianto, Polisi yang Sebut TNI Penakut di Facebook Kena Sanksi Berat

klg asli

berhasil

Foto Status Bripda Andrianto Polisi yang Sebut TNI Penakutdi Facebook

Wartainfo.com - Bripda Andrianto, polisi muda anggota Samapta Bhayangkara (Sabhara) Kepolisian Resor Toraja, Sulawesi Selatan tanpa tedeng aling-aling sekenanya saja menulis status di media sosial Facebook.

Dalam status di akun facebooknya itu, polisi muda ini menuliskan status bernada mendiskreditkan institusi TNI, terkait penanganan teroris di Jalan Thamrin Jakarta beberapa waktu lalu, dengan menyebut TNI penakut.

Berikut isi status facebook Bripda Andrianto:

'Ehh kmana semua yg KATANYA pasukan NKRI waktu kejadian d tamrin?? Keselamatan bangsa terancam tpi kok ngak ada klihatan....mala polisi tuh yg maju....mereka sembunyi d belakan polisi katax mereka NKRI harga mati tapi takut mati...TNI penakut'.

Status ini lantas mendapat respons dari berbagai pihak. Kapolres Toraja, AKBP Arief Satriyo tidak tinggal diam setelah mendapatkan laporan tersebut. AKBP Arief langsung turun tangan menegur Andrianto. Bahkan sanksi yang diberikan kepada Andrianto pun diunggah lewat FB. Terlihat si polisi muda itu wajahnya mendadak kalem dan nyalinya ciut disembur sang atasan.

Foto Bripda Andrianto Polisi yang Hina TNI Penakut di Hukum Marahi Atasan

Foto Bripda Andrianto, Polisi Toraja SulSel yang Sebut TNI Penakut di Marahi Atasannya

"Karena ketidaktahuan, ketidakpahaman anggota ini, meng-upload begitu saja komentar mendiskreditkan rekan TNI. Anggota ini tidak menyadari akan efeknya ke depan. Saya langsung perintahkan menghadap dan saya sendiri yang hukum. Dan yang bersangkutan sudah minta maaf," kata AKBP Arief Satriyo kepada merdeka, Rabu (20/1).

Akibat dari ocehannya di Facebook, Bripda Andrianto, kini ditahan Mapolda Sulsel.

"Saat ini dia (Andrianto) sudah ada di Makassar. Dia ditahan di Mapolda Sulsel untuk selanjutnya akan menjalani sidang disiplin," kata Kapolres Toraja, AKBP Arief Satriyo, Rabu, (20/1).

Ditambahkan, pihaknya berharap agar ini menjadi pelajaran bagi semua pihak untuk hati-hati berperilaku di media sosial, termasuk anggota-anggotanya karena akan menuai polemik yang bisa merusak hubungan Polri dan TNI yang selama ini sudah terjaga.

Foto Bripda Andrianto Polisi yang Hina TNI Penakut Kena Sanksi Hukuman Berat

Bripda Andrianto, Polisi Toraja, Sulawesi Selatan, terima sanksi berat setelah hina TNI Penakut di Status Facebooknya

Karena ulah polisi yang baru lulus tersebut, Wakapolda Sulsel, Brigjen Polisi Gatot Edy Pramono minta maaf. Permintaan maaf itu disampaikan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) Kodam VII/Wirabuana di Makodam VII/Wirabuana di Jl Urip Sumoharjo, Makassar, Rabu, (20/1).

"Ini sudah clear. Kami sudah bertemu jajaran Kodim setempat dan menyampaikan permasalahannya dan itu dipahami. Saya sudah sampaikan permohonan maaf atas ulah anak buah saya," kata Kapolres Toraja, AKBP Arief Satriyo Rabu, (20/1).

Arief mengatakan, pihaknya juga sudah melaporkan ke pimpinan di Polda Sulsel. "Bapak Wakapolda juga sudah minta maaf dalam Rapim Kodam tadi pagi," katanya.

Tambahnya, tindakan anak buahnya itu karena ketidaktahuan, ketidakpahaman akan efeknya ke depan dari ungkapan di media sosial itu. Bripda Adrianto baru lulus tahun kemarin.

Dalam Rapim itu sendiri dihadiri unsur-unsur pimpinan TNI se regional Sulawesi yang masuk wilayah hukum Kodam VII. Rapim ini adalah Rapim hari ketiga atau hari terakhir untuk membahas berbagai aspek khususnya masalah peran TNI di tengah masyarakat karena dalam rapim ini juga dihadiri unsur-unsur pemerintahan dan Kepolisian se Sulawesi. (wartainfo.com)

Category: Berita Peristiwa, Nasional, News
Jayabet