Kronologi Fakta Tewasnya Allya Siska Nadya Setelah Terapi Chiropratic

klg asli

berhasil

Foto Allya Siska Nadya Wanita Muda yang Meninggal Usai Terapi Chiropratic di Klinik

Wartainfo.com - Meninggalnya Allya Siska Nadya meninggalkan duka yang sangat dalam bagi keluarga mantan Wakil Direktur Komunikasi PT PLN, Alfian Helmy. Allya Siska, yang sedianya akan melanjutkan pendidikan untuk program MBA di Edhec Bussiness Scholl Lille di Roubaix Cedex, Perancis, mendadak tak jadi karena Allya lebih dulu dipanggil yang Maha Kuasa.

Diduga, meninggalnya Allya Siska Nadya karena tindakan malapraktik yang dilakukan dokter di Klinik Chiropratic First, Pondok Indah, Jakarta Selatan. Allya meninggal pada Agustus tahun 2015

Kasus ini sudah ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Menurut Dirkrimum Mapolda Metro Jaya, Kombes Krishna Murti, sejumlah saksi sudah dimintai keterangan.

Keterangan saksi-saksi diperlukan untuk mengetahui apakah tindakan yang diambil dokter terapi yang mengaku berasal dari luar negeri tersebut sudah benar atau tidak.

"Proses yang dilakukan terlapor Dr Randall apakah merupakan metode kedokteran untuk memenuhi unsur pasal 78 dan 79 undang-undang praktik kedokteran," ujar dia.

Lalu seperti apa awal mula kasus ini? Dikutip wartainfo dari merdeka, Berikut ini Kronologi dan fakta meninggalnya Allya Siska Nadya setelah terapi di klinik Chiropratic:

1. Awalnya Allya Siska Nadya mengeluh sakit di bagian otot leher

Allya Siska Nadya Foto Putri Mantan Pejabat PLN Tewas Setelah Chiropratic Terapi

Alfian menjelaskan, sebelum memulai terapi di sana, Allya Siska Nadya mengeluh otot lehernya sakit. Karena harus terbang ke Paris, keluarga ingin memastikan lebih dulu kondisi Allya benar benar sehat.

Sampai akhirnya, dipulihkan klinik tersebut agar Allya bisa melakukan terapi.

"Allya sempat mengeluh ada bagian otot di lehernya, terkadang merasa pegal," kata Alfian.

Di sana, Allya membayar biaya terapi Rp 17 juta. Tapi baru sekali, ada yang aneh karena harus dilakukan dua kali dalam sehari.

"Selain itu yang jadi pertanyaan saya adalah waktu terapinya itu. Apakah ada prosedur atau emang ada terapi dijalani 2 kali sehari. Pertama jam 2 dan jam 7 malam," tambahnya.

2. Leher Allya Siska Nadya diputar-putar saat terapi, hingga malamnya merasakan sakit luar biasa

Foto Allya Siska Nadya Putri Mantan Pejabat PLN yang Meninggal Setelah Chiropratic Terapi

Sejak awal, keluarga sudah merasa curiga dengan Klinik Chiropratic First, yang dipilih Allya Siska Nadya (33), untuk melakukan terapi. Sebab, terapis saat itu seenaknya memutar leher Allya.

"Kalau keterangan dari ibunya Ida (Arnisda Helmy) beliau kaget. Kok anaknya diputer-puter (lehernya) terus bunyi-bunyi begitu karena berbeda waktu di Amerika. Karena tidak tahu akan seperti itu dia tidak tahu, sejak itu dia merasa ada yang aneh," ujar pengacara keluarga, Rosita P Radjah, saat mendatangi pemasangan garis polisi di Klinik Chiropratic First, Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Rupanya kecurigaan itu sebagai pertanda. Setibanya di rumah setelah pulang dari klinik, Allya Siska langsung merasakan nyeri hingga dilarikan ke rumah sakit.

"Di rumah sakit itu pundaknya bengkak sekitar segini mas (tinggi benjolan 3-5 cm). Dia diberi obat rasa nyeri sama dokter hingga batas dosis namun masih nyeri hingga akhirnya dia meninggal tanggal 7," pungkasnya.

Category: Berita Peristiwa, NewsTags:
Jayabet