12 Negara dengan Belanja Seks Tertinggi di Dunia 2016, Indonesia?

klg asli

berhasil

Daftar Negara dengan Belanja Seks Bebas Tertinggi Terbanyak di Dunia

Wartainfo.com - Pelacuran dan Perzinaan sudah menjadi sesuatu yang lazim dalam realitas kehidupan masyarakat masa kini. Bahkan, perselingkuhan dalam sesuatu hubungan suami istri juga tidak lagi dipandang tabu meskipun melanggar adat dan budaya Timur.

Sebuah riset lembaga peneliti aktivitas pasar gelap, Havocsope, menghimpun data tentang negara-negara yang warganya paling banyak berbelanja prostitusi dalam hitungan per tahun.

Riset ini dilansir dengan menggunakan data dari program kesehatan masyarakat, penegak hukum, dan media. Seperti dilansir wartainfo.com dari DW.com, Berikut ini Daftar 12 negara dengan belanja seks tertinggi paling terbanyak di dunia 2016, Indonesia masuk dalam daftar!

1. China dengan 73 miliar dollar AS

Perdagangan seks terbesar di dunia malah ada di Negeri Tirai Bambu, di mana prostitusi justru merupakan perbuatan ilegal. Bahkan, pemerintah setempat memperlakukan pekerja seks seperti penjahat.

Namun, meski penggerebekan sering dilakukan, tetap saja prostitusi merajalela di panti pijat, bar, karaoke, dan klub malam. Di beberapa wilayah, bisnis erotis, seperti pijat happy ending, tidak dianggap sebagai prostitusi.

2. Spanyol dengan 26,5 miliar dollar AS

Prostitusi sangat populer di Spanyol. Riset PBB melaporkan, 39 persen pria Spanyol setidaknya pernah satu kali menggunakan jasa pelacur.

Angka survei Kementerian Kesehatan Spanyol tahun 2009 lebih rendah, 32 persen dari pria Spanyol pernah "jajan" di pelacuran. Angka ini 14 persen lebih tinggi dibanding di Belanda yang liberal dalam hal prostitusi dan juga Inggris.

3. Jepang dengan 24 miliar dollar AS

Pelacuran di Jepang telah ada sejak sepanjang sejarah negara itu. UU Anti-Prostitusi 1956 yang menyatakan "tidak ada orang yang boleh melakukan prostitusi atau menjadi pelanggan prostitusi" dijadikan celah yang memungkinkan industri seks tumbuh subur. Sebab, di Jepang, industri seks tidak identik dengan prostitusi.

4. Jerman dengan 18 miliar dollar AS

Diperkirakan terdapat sekitar 400.000 pekerja seks di Jerman. Untuk memperbaiki kondisi sosial dan hak-haknya, diberlakukan undang-undang.

Pekerja seks bisa mendapat jaminan sosial seperti profesi lainnya. Dalam amandemen undang-undang, bukan hanya pelaku yang memperjualbelikan manusia dan memaksa orang melacur dikenai hukuman. Mereka yang memanfaatkan keadaan sulit para korban pun bisa diganjar.

5. Amerika Serikat dengan 14,6 miliar dollar AS

Di Amerika Serikat, prostitusi secara umum ilegal. Namun, di beberapa kawasan di Nevada dilegalkan. Orang bahkan bisa melamar kerja di sektor prostitusi secara resmi.

Karena legal, maka pemilik usaha sektor ini dikenai macam-macam aturan dari pemerintah, termasuk pajak, perlindungan tenaga kerja, standar upah minimum, asuransi, dan pemeriksaan kesehatan untuk mencegah penularan penyakit berbahaya.

Baca juga:
» Daftar 15 Negara dengan Budaya Seks Bebas Paling Tertinggi dan Terparah di Dunia
» 4 Tempat Wisata Seks Prostitusi PSK Legal Paling Terpopuler di Dunia

6. Korea Selatan dengan 12 miliar dollar AS

Meskipun prostitusi di Korea Selatan ilegal, menurut catatan Korea Women's Development Institute, belanja layanan seks di Korsel bisa mencapai 12-13 miliar dollar AS setahun, atau sekitar 1,6 persen dari produk domestik bruto nasional.

Riset Korean Institute of Criminology memaparkan, 20 persen orang dewasa laki-laki berusia antara 20-64 tahun mengeluarkan uang 580 dollar AS per bulan untuk prostitusi.

Category: Internasional, NewsTags:
obat viagra