Asal Mula Dan 19 Fakta Menarik Tahun Kabisat

klg asli

berhasil

Gambar Tahun Kabisat 2016 Adalah terjadi Karena

Asal Usul dan Fakta Mitos Unik Seputar Tahun Kabisat - Tibanya tahun kabisat pada 2016 ini tidak banyak yang mengetahuinya. Hal ini dikarenakan masyarakat belum banyak tahu apa itu tahun kabisat. Setiap empat tahun sekali, selalu ada yang berbeda di bulan Februari seperti yang terjadi pada tahun 2016 ini.

Pada umumnya bulan Februari hanya sampai tanggal 28, namun setiap empat tahun waktu di bulan Februari bertambah satu hari yaitu sampai tanggal 29. Penambahan satu hari ini berpengaruh pula terhadap penambahan hari dalam hitungan satu tahun dari 365 menjadi 366 hari. Hal inilah yang disebut tahun kabisat.

Secara umum, tahun kabisat bisa dimaknai sebagai tahun yang bisa dibagi dengan angka empat. Keunikan tahun kabisat ini ternyata sudah ada sejak ribuan tahun lalu pada zaman Julius Caesar yang memimpin Kekaisaran Romawi.

Dari data yang dikutip wartainfo.com dari merdeka, penentuan tahun kabisat ini bermula dari kebingungan soal penanggalan yang tidak tepat di mana bumi membutuhkan waktu yang tidak tepat 365 hari untuk mengelilingi matahari. Sebenarnya, bumi butuh waktu 365-seperempat hari.

Pada saat itu, Julius Caesar meminta seorang ahli perbintangan, Sosigenes untuk membuat penanggalan yang benar dan tetap. Setelah ditelusuri, ternyata satu tahun di bumi berjumlah 365,25 hari. Agar lebih mudah, Sosigenes menggenapkannya menjadi 365 hari. Lalu kemana lagi sisanya?

Sosigenes menggabungnya menjadi 1 hari setiap empat tahun sekali. Nah, itulah yang disebut tahun kabisat. Bulan Februari terpilih sebagai bulan untuk tahun kabisat dikarenakan jumlah harinya yang paling sedikit setiap tahunnya.

Selain itu Februari juga ternyata menjadi bulan terakhir karena King Numa Pompilius menambahkan bulan Januari dan Februari untuk melengkapi 10 bulan yang sudah ada sebelumnya demi 'memperbaiki' jumlah hari yang ada setahun. Karena Februari bulan terakhir, maka ini adalah sasaran empuk untuk mengambil sehari dari jumlah hari yang dimilikinya.

Dalam perkembangannya, penyesuaian kriteria kalender kabisat pun juga diperbaiki. Setelah dipakai selama 1500 tahun, penanggalan ini kembali menimbulkan masalah. Pasalnya, setelah 1500 tahun, kesalahan penghitungan ini jadi selisih 10 hari, menurut perhitungan dokter Aloysius Lilius, astronomer Italia abad ke-16.

Akhirnya Paus Gregorius XIII mengubah ketentuan penambahan dan membuat kalender Gregorian. Dalam aturan ini mereka memutuskan untuk menerapkan kriteria tahun kabisat. Melalui penetapan ini, tahun kabisat adalah tahun yang habis dibagi empat. Hanya, ini tak berlaku untuk abad baru atau kelipatan 100, tahunnya harus habis dibagi 400. Penanggalan ini diresmikan pada tahun 1582.

Meski demikian, penanggalan kabisat seperti ini pun belum 100 persen akurat. Dalam kurun waktu ribuan tahun lagi, perhitungan ini akan kembali meleset satu hari.

Fakta Menarik Seputar Tahun Kabisat di Penjuru Dunia

Fakta Tahun Kabisat 2016 Pada Penanggalan Adalah Tahun Masehi Berapa Saja Yang Ganjil Terjadi Karena

Rotasi tahun kabisat hanya terjadi dalam putaran waktu empat tahun sekali. Ketua Himpunan Astronomi Jakarta, Muhammad Rayhan, menyatakan tahun kabisat ini didasarkan sistem penanggalan masehi yang bersumber dari pergerakan matahari.

"Menurut pergerakan matahari dalam waktu setahun itu 365+6 jam. Jadi tahun kabisat itu adalah hasil akumulasi dari 6 jam itu. Jika 6 jam itu terjadi selama 4 tahun, maka akan menghasilkan 24 jam atau satu hari," jelasnya pada 29 Februari 2012 lalu.

Category: Tahukah Kamu?Tags:
Jayabet