6 Mitos dan Fakta Tentang Penyakit Stroke yang Kamu Harus Tahu

klg asli

berhasil

Foto Penderita Penyakit Stroke

Wartainfo.com - Stroke saat ini telah menyerang banyak orang dan satu dari 80.000 bahkan meninggal. Pada kebanyakan kasus stroke yang terjadi, butuh waktu tiga jam untuk mendiagnosis satu kasus stroke.

Stroke adalah kondisi rusak atau terganggunya otak secara mendadak akibat tersumbat atau pecahnya pembuluh darah di otak. Karena biasanya stroke berakibat fatal, bahkan bisa mengancam nyawa, ada baiknya kita mencoba memahaminya dengan lebih baik.

Menepis mitos-mitos yang beredar dan mengetahui fakta-faktanya bersama Robert Felberg, MD, direktur medis divisi stroke di Overlook Medical Center in Summit, NJ seperti dikutip wartainfo.com dari healthkompas berikut ini.

1. Mitos: stroke hanya terjadi pada orang lanjut usia

Fakta: Stroke bisa menyerang siapa saja, bahkan beberapa jenis stroke bisa terjadi pada bayi dan anak-anak. Akhir-akhir ini, stroke banyak menyerang orang di bawah usia 65 tahun.

Kebanyakan penyebabnya adalah pola hidup tidak sehat seperti menggemari makanan yang sarat lemak jenuh, terlalu banyak mengonsumsi gula, kurang istirahat dan olahraga, kebiasaan merokok, dan terlalu banyak menanggung stres.

Gejala stroke pada orang tua maupun muda, sebenarnya sama. Hanya saja banyak orang muda mengabaikannya karena berpikir mereka tak mungkin terkena stroke.

2. Mitos: Stroke adalah jenis penyakit yang susah dideteksi

Fakta: Stroke mudah dikenali dengan test mandiri yang disebut FAST atau Face, Arm, Speech, Time (wajah, tangan, bicara dan waktu).

Jika seseorang mengalami penurunan otot wajah, biasanya sebagian otot wajah, kaki dan tangannya menjadi lemah, kesulitan bicara atau bicaranya terbata-bata dan lama, segera bawa ke rumah sakit terdekat. Semakin cepat orang itu mendapat penanganan medis, semakin cepat dia akan tertolong.

Category: Kesehatan
Jayabet