Lima Tanda Kamu Terlalu Banyak Berkorban Untuk Kekasih

klg asli

berhasil

Tanda dimanfaatkan terlalu berkorban demi pacar kekasih

Wartainfo.com - Cinta adalah sebuah hal yang paling misterius di dunia ini. Ada yang bilang kalau seseorang sudah jatuh cinta, maka dia bakal kehilangan akal pikirannya dan bertingkah di luar batas normal. Cinta memang mampu membuat siapa saja merasa bingung, tetapi juga bahagia ketika berada di sosok yang terkasih.

Pernah ada yang bilang, sejauh apa perbuatanmu atas nama cinta? Apa pengorbanan yang sudah kamu lakukan demi orang yang kamu sayangi?

Banyak nasihat yang kita dengar bahwa cinta butuh pengorbanan. Namun, berkorban bukan hanya dilakukan salah satu pihak, tapi keduanya perlu bersikap sama agar hubungan tidak timpang.

Jika hanya Anda yang selalu memahaminya dalam segala hal, sedangkan dia terus menuntut Anda, maka suatu hari Anda bisa 'meledak'. Untuk itu, ketahui tanda-tandanya bahwa Anda terlalu banyak berkorban demi sang pacar.

1. Memendam Kesal, Tapi Selalu Memaafkan

Kesalahan kecil yang terus diulang-ulang mungkin bisa dimaklumi untuk pasangan kekasih, terlebih lagi jika si wanita tipe yang sabar. Namun, jika ia sering melakukan kesalahan besar, tapi Anda hanya memendam kekesalah dan terus memaafkannya, maka Anda sudah terlalu banyak berkorban perasaan.

Perselingkuhan atau tindak kekerasan fisik maupun psikis bukanlah sesuatu yang bisa dimaklumi terus-menerus.

2. Selalu Anda yang Mengeluarkan Uang

Mungkin Anda mengerti tentang keadaan finansialnya yang masih pas-pasan. Tapi sebaiknya, Anda tidak perlu terus memanjakan kekasih dengan mudah mengeluarkan uang untuknya.

Ketika Anda terus memanjakannya dengan uang, si dia bukannya belajar agar pandai mencari uang namun malah bisa memanfaatkan Anda.

3. Sulit Mengatakan Tidak

Anda selalu bersedia saat kekasih meminta Anda untuk menjemput ibunya ketika berbelanja, membayarkan tagihan teleponnya atau meminta mengambil bajunya di laundry.

Membantu merupakan perbuatan mulia, tapi jika Anda melakukannya terus menerus akan mengancam untuk diri Anda sendiri, karena dapat memicu Anda tidak lagi dianggap sebagai kekasihnya yang patut dihormati, melainkan dianggap sebagai asisten atau supirnya.

4. Terlalu Sering Memaklumi

Membebaskan kekasih bergaul dengan teman-temannya, sah-sah saja. Tapi, jika janji kencan Anda dibatalkan karena kekasih Anda lebih memilih pergi bersama teman-temannya, Anda tidak harus selalu diam saja.

Waktunya Anda bertindak, dengan mengkomunikasikan kepada pasangan. Jika terus dibiarkan, maka semakin sering dan dengan mudahnya dia membatalkan janji dengan Anda.

5. Tidak Diperbolehkan Mengambil Keputusan

Jangan terus-menerus membiarkan kekasih memberikan keputusan, saat pergi kencan, memesan makanan atau memilih film. Anda juga memiliki hak untuk angkat bicara dan mengambil keputusan dalam hubungan. Jika saran Anda tidak didengar itu berarti Anda kini berpacaran dengan pria yang egois. (wartainfo.com)

Category: Gaya Hidup, RelationshipTags:
Jayabet