Manfaat Daun Kelor Bagi Kesehatan dan Cara Mengolah Menggunakannya

klg asli

berhasil

Gambar Daun Kelor dan Manfaatnya

Wartainfo.com - Tumbuhan Daun Kelor atau yang disebut dalam bahasa latin sebagai moringa oleivera ini memiliki batang yang mudah patah dan cabang yang jarang. Daunnya sendiri berbentuk bulat telur berukuran kecil yang tersusun dalam satu tangkai.

Kelor sendiri dapat berkembang dengan baik pada daerah yang memiliki ketinggian antara 300 hingga 500 meter di atas permukaan laut. Karena memiliki banyak manfaat dan tidak terlalu sulit dirawat, pohon kelor banyak dibudidayakan secara mandiri dengan cara stek.

Namun kini daun kelor seperti terlupakan seiring banyaknya ragam makanan. Padahal, daun kelor mempunyai banyak manfaat untuk kesehatan. Dikutip dari Naturalnews, hal ini dikarenakan zat yang terkandung di dalam daun kelor seperti antioksidan, asam amino, magnesium dan nutrisi.

Daun kelor ternyata mengandung 3 kali potasium dari pada pisang, 4 kali vitamin A dari wortel, 25 kali zat besi dari pada bayam, 7 kali vitamin C jeruk, 4 kali kalsium susu, dan 3 kali protein yoghurt.

Sungguh luar biasa bukan? Sayur ini asli Indonesia dan telah populer faedahnya hingga ke mancanegara. Banyak peneliti yang telah menemukan faedah daun kelor untuk kesehatan badan.

Daun kelor sudah dianggap juga sebagai tanaman ajaib yang bisa dipakai sebagai obat herbal semua penyakit. Manfaat daun kelor cukup banyak bagi kesehatan. Sayangnya, masih banyak yang belum mengetahuinya. Berikut adalah beberapa manfaat luar biasa daun kelor untuk kesehatan beserta cara mengolah dan menggunakannya:

1. Mengobati Reumatik, Nyeri dan Pegal linu

Bahan: 2-3 gagang daun kelor dan 1/2 sdm kapur sirih.

Cara membuat dan menggunakan: Tumbuk kedua bahan tersebut hingga halus, lalu hasil tumbukkan dioleskan pada bagian tubuh yang terkena sakit.

2. Untuk Mengobati Sakit Mata

Bahan: 3 gagang daun kelor.

Cara membuat dan menggunakan: Tumbuk daun kelor hingga halus, lalu aduk dengan 1 gelas air sampai merata. Diamkan hingga ampasnya mengendap. Setelah itu, air ramuan dapat langsung digunakan seperti menggunakan obat mata pada umumnya.

3. Biduran/Alergi

Bahan: siapkan 1 sampai 3 gagang daun kelor, 1 siung bawang merah dan adas pulosari.

Cara membuat dan menggunakan: Rebus semua bahan tersebut dengan 3 gelas air sampai mendidih hingga tersisa 2 gelas. Setelah itu, saring sampai bersih. Setelah dingin, minumlah ramuan tersebut 2 kali sehari, pagi dan sore.

4. Cacingan

Bahan: 3 gagang daun kelor, 1 gagang daun cabai dan 1-2 batang meniran.

Cara membuat dan menggunakan: Semua bahan dicampur dengan 2 gelas air putih. Angkat setelah air yang tersisa hanya 1 gelas saja kemudian saring. Hasil saringan kemudian diminum sampai habis.

5. Luka nanah

Bahan: 3 sampai 7 gagang daun kelor

Cara membuat dan menggunakan: Remas-remas daun kelor hingga cairannya keluar. Setelah itu, tempelkan pada bagian yang luka.

6. Rabun ayam

Bahan: 3 gagang daun kelor

Cara membuat: Tumbuk halus daun kelor, lalu seduh dengan 1 gelas air masak kemudian disaring. Air saringan lalu dicampurkan dengan madu lalu aduk hingga merata. Minum ramuan ini sebelum tidur.

Di beberapa wilayah Jawa di Indonesia ada mitos tentang tanaman kelor (Moringa oleifera L.) sebagai pengusir hantu/setan. Persepsi tersebut mungkin terjadi karena tanaman yang berasal dari India utara ini biasa dijadikan tanaman pagar di pekarangan rumah.

Namun, ada juga masyarakat yang mengonsumsi daun kelor sebagai sumber pangan yang lezat yakni Nusa Tenggara Timur dan Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. (wartainfo.com)

Category: KesehatanTags:
Jayabet