7 Makanan Yang Tidak Boleh Dimakan Bersamaan dengan Obat

klg asli

berhasil

Makanan Yang Tidak Boleh Dikonsumsi Bersamaan dengan Obat Obatan

Wartainfo.com - Beberapa jenis makanan ternyata bisa menghambat obat bekerja dalam tubuh manusia. Akibatnya, dampak pengobatan dari obat-obatan yang Anda konsumsi tidak akan efektif, jika Ana memakan makanan tersebut, berbarengan dengan obat-obatan tertentu. Karenanya berhati-hatilah saat konsumsi obat bersamaan dengan makanan.

Bahkan, makanan tersebut cenderung memiliki efek samping yang berbahaya jika dikonsumsi berbarengan dengan obat-obatan. Inilah yang harus diwaspadai. Dilansir dari Global News dan healthdetik, Berikut jenis makanan yang jangan dikonsumsi bersamaan atau dicampur dengan obat tertentu karena bisa timbulkan efek samping:

1. Cokelat dan ritalin

Ritalin dikenal luas untuk mengobati gangguan perhatian defisit (ADD). Jika dikonsumsi dengan makanan yang mengandung kafein seperti cokelat dapat meningkatkan efek obat.

2. Alkohol dan insulin

Alkohol perlu dihindari oleh penderita diabetes. Jika Anda sedang menjalani pengobatan insulin atau konsumsi obat diabetes, satu gelas minuman ini dapat menurunkan glukosa darah yang sebabkan hipoglikemia.

Selain itu, obat diabetes atau obat penghilang rasa sakit juga tidak boleh dikonsumsi bersama alkohol. Hal ini dapat sebabkan tekanan pada hati Anda.

Sehingga Anda perlu menghindari konsumsi obat dengan alkohol. Karena akan tingkatkan risiko efek samping seperti mengantuk hingga kerusakan hati.

3. Jeruk nipis dan obat batuk

Jeruk nipis mengandung enzim yang dapat memecah obat-obatan, termasuk dextrosethorphan. Jika ini dikombinasikan, akan sebabkan Anda lebih cepat mengantuk. Atau bahkan jika dosisnya tinggi, bisa sebabkan halusinasi.

4. Rumput laut dan obat anti tiroid

Obat anti tiroid biasanya sering dikonsumsi oleh penderita hipertiroidisme. Penyakit ini perlu membatasi konsumsi makanan kaya yodium. Akan tetapi jika konsumsinya banyak bersamaan dengan obat anti tiroid akan sebabkan interaksi obat menjadi kurang efektif.

5. Susu dan antibiotik

Produk olahan susu seperti susu, yoghurt dan keju dapat mengganggu penyerapan beberapa jenis antibiotik, termasuk tetrasiklin dan cipro. Kalsium dalam produk susu dapat mengikat antibiotik selama proses pencernaan, membentuk senyawa yang dicerna dan menunda penyerapan obat.

6. Pisang dan Obat Darah Tinggi

Jika Anda mengonsumsi makanan untuk darah tinggi.  Pisang adalah makanan yang tinggi kalium, namun buruk bagi mereka yang mengonsumsi obat untuk tekanan darah tinggi seperti Captopril, inhibitor ACE atau angiotensin receptor blockers. Pasien yang konsumsi obat-obatan ini sebaiknya menghindari sejumlah besar makanan kaya kalium seperti sayuran hijau dan jeruk.

Jika makanan ini dicampur dengan obat ini, dapat menyebabkan tekanan darah Anda akan meningkat. Dan jika kalium dikonsumsi berlebihan, hal itu juga dapat menyebabkan denyut jantung tidak teratur dan jantung berdebar.

7. Kafein

Kafein memiliki dampak buruk terhadap berbagai macam obat. Misalnya antibiotik yang dikonsumsi bersamaan dengan kafein bisa membuat pengaruh kafein semakin buruk, yaitu detak jantung yang bertambah cepat. (wartainfo.com)

Category: KesehatanTags:
obat viagra

Jayabet