Foto 3 Pelaku Pembunuhan Sadis Eno Fariah ‘Parinah’ No Sensor

klg asli

berhasil
Foto Eno Parihah Parinah Tanpa Sensor Korban Pembunuhan Sadis Gagang Cangkul Pacul

Photo; Eno Parinah dan pembunuhnya (RAL)

Wartainfo.com - Tim gabungan Polda Metro Jaya dan Polres Kota Tangerang telah berhasil menangkap dan menetapkan 3 orang tersangka pelaku dalam kasus pembunuhan sadis dengan gagang cangkul (pacul) Eno Fariah (sebelumnya ditulis Parihah / Parinah), karyawati pabrik yang dibunuh di mesnya di Jatimulya, Dadap, Kosambi, Tangerang. Para pelaku ternyata punya motif masing-masing.

Tiga tersangka membunuh Eno Parinah dengan sadis di kamar mess pabrik di Desa Jatimulya, Kelurahan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang. Ketiga tersangka membunuh korban secara bersama-sama meski tidak saling mengenal satu sama lain.

Foto Pelaku Pembunuhan Sadis Eno Parinah Parihah Tangerang Banten Tanpa Sensor

Ketiga Tersangka Pelaku Pembunuh Sadis Enno Fariah

"Mereka ini tidak saling mengenal satu sama lainnya. Hanya saja mereka memiliki ketertarikan yang sama dengan korban. Tetapi karena ada kesempatan, mereka kemudian membunuh korban," ujar Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Eko Hadi Santoso, Selasa (17/5/2016).

Ketiga tersangka pembunuh Eno Parihah adalah Rahmat Arifin alias Arip (23), karyawan buruh di satu pabrik yang sama dengan korban, Imam Harpiadi alias Imam (23), pemuda yang sering nongkrong di dekat mes korban dan RAL (15), siswa kelas 2 di sebuah Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kosambi, Kabupaten Tangerang, ketiga tersangka memiliki peran masing-masing dalam pembunuhan sadis ini.

Foto Rahmat Arifin Pelaku Pembunuh Sadis dengan gagang cangkul Eno Parinah Enno Parihah Tanpa Sensor

Foto Rahmat Arifin alias Arif (23), iblis laknat jelek berwujud manusia pelaku pemerkosa dan pembunuh sadis Eno Parinah

"Perannya ini beda-beda. Salah satu tersangka, Arif ini memperkosa korban," ujarnya. Sementara itu, Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Handik Zusen membeberkan peran masing-masing tersangka.

"Tersangka RAL ini dia sudah kenal korban beberapa minggu sebelumnya. Mereka kenalan dan pada saat kenalan, korban mengaku bernama Indah lalu saling tukar nomor handphone, kemudian intens SMS-an," jelas Handik.

Dalam pembunuhan itu, lanjut Handik, tersangka RAL menggigit puting payudara korban sebelah kiri. "Tersangka RAL ini juga memegangi paha kanan korban ketika gagang cangkul dimasukkan ke kemaluan korban atas perintah tersangka Arif," jelas Handik lagi.

Category: Berita Peristiwa, NewsTags:
Jayabet