Kisah Mistis Misteri Meja & Kursi Yuyun yang Selalu Basah dan Lembab

klg asli

berhasil

Foto Kisah Cerita Mistis Horor Misteri Yuyun Siswi SMP Bengkulu 14 Tahun Korban Meninggal Diperkosa Pembunuhan Sadis

Wartainfo.com - Tragedi memilukan yang menimpa Yuyun (14 tahun), korban meninggal lantaran kekerasan asusila membuat publik marah. Bahkan, Presiden Jokowi pun mengungkapkan kemarahannya terhadap 14 pelaku kekerasan seksual terhadap Yuyun.

Setelah terjadinya kasus pemerkosaan dan pembunuhan sadis terhadap Yuyun, teman-teman satu kelas Yuyun merasakan keanehan pada bekas meja almarhumah. Meja itu selalu terlihat lembap dan basah.

Posisi meja dan kursi tempat belajar Yuyun hingga kini masih terlihat kosong. Meja dan kursi tempat belajar Yuyun tepat berada di dekat pintu masuk kelas I sekolah itu, atau di kiri depan. Posisi ini cukup menggambarkan bahwa Yuyun merupakan siswi yang rajin dan berprestasi.

Meja dan kursi itu sudah diganti pihak sekolah karena meja dan kursi yang sering digunakan Yuyun, menurut teman sekelas Yuyun, secara aneh selalu basah setelah jasad Yuyun ditemukan tewas mengenaskan di dasar jurang.

Kisah Misteri Mistis Foto Meja dan Kursi Yuyun Siswi SMP Bengkulu 14 tahun yang Meninggal Korban Perkosaan

Kursi dan meja belajar Yuyun (14 tahun) setelah diganti dengan yang baru, sementara meja belajar yang sering digunakan Yuyun disimpan di gudang sekolah karena selalu basah dan lembab.

Awalnya teman-teman Yuyun menganggap bangku paling depan sebelah kiri persis di dekat pintu masuk kelas itu basah karena ketumpahan air. Kemudian mereka mengelapnya agar kering. Namun setelah dilap, meja itu kembali basah. "Begitu seterusnya," kata Rima, teman akrab Yuyun, Kamis, 5 Mei 2016.

Akhirnya meja bertuliskan “Yuyun” itu disimpan di gudang dan diganti dengan yang baru. Keanehan pada meja Yuyun, menurut Rima, dirasakan teman-teman sekelasnya setelah yang bersangkutan dinyatakan hilang. Karena saat itu Yuyun tidak masuk, kata dia, iseng-iseng ada temannya yang menduduki bangkunya. "Dia merasakan meja itu basah," tuturnya.

Kisah Cerita Mistis Horor Foto Meja dan Kursi Yuyun Siswi SMP Bengkulu Korban meninggal Pembunuhan Pemerkosaan Sadis

Meja dan kursi yang digunakan Yuyun semasa sekolah yang telah dipindahkan ke gudang sekolah karena terlihat sering basah dan kembab sejak Yuyun dinyatakan hilang lalu ditemukan meninggal dunia akibat diperkosa 14 pemuda bejat.

Hingga kini, kursi tersebut masih terlihat kosong. Tak ada satu pun siswa yang menduduki kursi Yuyun tersebut. Rima, mengatakan bahwa kursi tersebut dibiarkan kosong bukan karena siswa takut menempatinya, melainkan untuk lebih menghormati Yuyun.

"Biarkan posisi belajar Yuyun kosong agar kami ingat kalau Yuyun sebenarnya masih tetap bersama kami, dia kawan kami yang baik," kata Rima.

Baca juga:
» Kisah Tragis Yuyun Bin Yakin, Siswi SMP Bengkulu Korban Meninggal Pembunuhan Sadis
» 4 Kekejian Pelaku Pembunuh & Pemerkosa Pada Korban Yuyun 14 Tahun

Lebih lanjut, Rima mengisahkan penyesalannya tak dapat mengantar pulang Yuyun saat kejadian itu. Ia mengatakan, saat itu Yuyun bersikukuh minta diantar pulang oleh Rima mengunakan motor miliknya. Rima bersedia mengantar Yuyun. Namun, kata dia, mendadak motor milik Rima rusak sehingga tidak bisa mengantar Yuyun.

"Motor saya rusak, hingga saya tak bisa antar dia," kata Rima mengenang kala itu.

Setelah itu, Rima tak dapat lagi bermain dan belajar bersama Yuyun. "Rumah saya memang tidak searah dengan rumah Yuyun, berbeda arah, jadi saat itu ia pulang sendiri," kata Rima.

Sementara itu, ibunda Yuyun, mengatakan bahwa ketika itu sebenarnya ada guru yang akan mengantar pulang Yuyun. Namun, kata dia, Yuyunmenolak tawaran ibu gurunya itu.

"Yuyun biasanya pulang diantar guru, kawan sekelasnya, atau saudara lelaki kembarnya. Namun, hari itu ia terpaksa pulang sendiri dan melewati jalan sepi lalu dicegat 14 pemuda itu," kata ibu Yuyun.

Terakhir Rima mendoakan semoga arwah Yuyun diterima di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa dan para pembunuhanya mendapatkan hukuman setimpal. "Kami sangat akrab, dia teman yang baik. Kenapa pelaku tega berbuat seperti itu," ujarnya lirih.

Yuyun bin Yakin yang berusia 14 tahun, siswi kelas II SMPN 5 Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejanglebong, meninggal tragis setelah menjadi korban pemerkosaan dan pembunuhan oleh 14 pemuda pada 2 April 2016. Sebanyak 12 orang sudah ditangkap polisi dan tujuh di antaranya masih berusia di bawah umur, termasuk kakak kelasnya. (wartainfo)

Category: Berita Peristiwa, NewsTags:
obat viagra

Jayabet