Kisah Pilu Yuyun bin Yakin Siswi SMP Bengkulu, Tewas Diperkosa 14 Pria Bejat

klg asli

berhasil
Foto Yuyun bin Yakin Siswi SMP Bengkulu 14 Tahun yang Tewas Diperkosa

Foto Yuyun bin Yakin sewaktu masih hidup, Gadis SMP 14 tahun Bengkulu yang meninggal diperkosa dan dibunuh secara keji oleh 14 pemuda bejat.

Wartainfo.com - Kisah tragis kasus pemerkosaan dan pembunuhan yang menimpa Yuyun bin Yakin, siswi SMPN 15 Kecamatan Padang Ulak Tanding, Kabupaten Rejanglebong, Provinsi Bengkulu oleh 14 pemuda yang di antaranya masih anak-anak membuat marah publik. Jasad gadis berusia 14 tahun itu ditemukan di jurang di pinggir hutan sedalam 5 meter.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengutuk keras aksi itu. Pria yang kerap disapa JK itu menegaskan, perbuatan itu sangat tercela dan para pelakunya harus dihukum. Apalagi pelakunya melakukan perbuatan tersebut usai menenggak minuman keras.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) juga menyoroti kasus tersebut, dan memberikan catatan untuk para penegak hukum yang menangani kasus Yuyun. Komisioner KPAI Erlinda mendesak aparat, agar menjerat para pelaku yang berusia di atas 17 tahun, dengan hukuman seumur hidup, bahkan eksekusi mati.

Foto Mayat Jenazah Yuyun bin Yakin Siswi SMP Bengkulu yang Tewas Diperkosa dan Dibunuh

Foto Lokasi tempat ditemukannya Jenazah Yuyun bin Yakin. gadis SMP Bengkulu korban pemerkosaan sadis.

"Dalam kasus ini banyak hal yang menjadi catatan KPAI, pada aspek penanganan kasus, pelaku dewasa dihukum maksimal, bila perlu pasal berlapis. Sehingga bisa hukuman seumur hidup atau hukuman mati," tegas Erlinda, seperti dilansir dari Liputan6.com.

Erlinda menjelaskan, bagi pelaku yang usianya lebih dari 14 tahun dapat mempertanggung jawabkan perbuatannya, dengan berpegang pada Undang-undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

"Aparat penegak hukum wajib melakukan tindakan tegas sesuai Undang-Undang Perlindungan Anak dan undang-undang yang berlaku," imbuh Erlinda.

Erlinda juga mengingatkan kepada masyarakat dan pemerintah, ancaman kekerasan seksual, terutama kepada anak, bisa terjadi di mana saja. Karena itu pengawasan aparat di tempat rawan tindak kejahatan ditingkatkan.

Sedangkan kepada para pengasuh atau orangtua, Erlinda menyarankan, agar anak diberi pembekalan membela diri saat jiwanya terancam. Misalnya, dengan keterampilan bela diri.

Nyala untuk Yuyun Dalam Tagar #NyalaUntukYuyun Bergema

#NyalaUntukYuyun Kasus Pembunuhan dan Pemerkosaan Yuyun Siswi SMP Bengkulu

Nasib tragis remaja putri Bengkulu itu menyita perhatian netizen beberapa hari ini dengan tagar #NyalaUntukYuyun.

Sutradara Joko Anwar menyampaikan simpatinya atas kasus tersebut dengan kalimat, "We should be more angry abt this >> 14yo student found dead, raped by 14 men. (Kita semestinya lebih marah tentang ini >> Siswi 14 tahun ditemukan tewas diperkosa 14 orang."

Kesedihan juga dirasakan oleh musisi dan pencipta lagu Kartika Jahja. Ia cukup gencar menyuarakan kasus tersebut melalui akun Twitternya @kartikajahja. Setidaknya ada 10 tweet bertagar NyalaUntukYuyun disampaikan melalui akun Twitter-nya.

Salah satunya berbunyi, "Saya percaya penegak hukum baru lebih serius menangani kasus bila mereka dibawah sorotan publik. #NyalaUntukYuyun,". Ia tak lupa melampirkan video yang menampilkan sejumlah orang yang menyatakan kami bersama Yuyun

Category: Berita Peristiwa, NewsTags:
Jayabet