Mengerikan! Pemerkosaan 58 Anak Dibawah Umur di Kediri oleh Pengusaha

klg asli

berhasil

Kasus Pemerkosaan 58 Anak dibawah Umur di Kediri Oleh Pengusaha

Wartainfo.com - Kasus pemerkosaan dan pelecehan seksual terhadap anak serta perempuan tengah menjadi momok menakutkan bagi masyarakat Indonesia. Pasalnya, dari hari ke hari ada saja kasus baru yang menambah deretan panjang kasus pemerkosaan dan pelecehan seksual di negeri ini.

Kini, Masyarakat kembali dikejutkan dengan kasus pemerkosaan anak dibawah umur. Kali ini, seorang pengusaha kontraktor asal Kediri Jawa Timur Sony Sandra (63) alias koko, disebut telah memperkosa 58 anak perempuan yang masih di bawah umur.

17 Dari 58 anak di bawah umur itu sudah teridentifikasi menjadi korban perkosaan. Dari dari 58 anak, saat ini baru lima anak yang berani melaporkan ke pihak berwajib dan sedang dalam proses penyelidikan.

Para bocah yang menjadi korban awalnya diberikan obat anti hamil, lalu diberikan tontonan dewasa. Parahnya lagi pelaku seorang merupakan pengusaha terkenal di kota tersebut. Dilansir dari merdeka.com, berikut rangkuman 3 fakta mengerikan terkait kasus pemerkosaan 58 anak perempuan dibawah umur oleh pengusaha terkenal di kota Kediri:

1. Puluhan Anak di Kota Kediri Diduga Jadi Korban Pemerkosaan Pengusaha

Berita Fakta Gambar Foto Ilustrasi Anak dibawah Umur Korban Pemerkosaan Pengusaha di Kediri

17 Dari 58 anak di bawah umur di Kediri sudah teridentifikasi menjadi korban perkosaan yang diduga dilakukan oleh Sony Sandra alias Koko (60), seorang pengusaha terkenal di kota tersebut. Namun baru lima anak yang berani melaporkan ke pihak berwajib dan sedang dalam proses pengadilan.

"Dua belas orang hilang. Salah satu korban yang 12 ini sudah melahirkan anak laki-laki. Tapi dia juga udah keluar dari kota Kediri," kata Perwakilan masyarakat peduli Kediri, Ferdinand Hutahaean, di Hotel Alia Cikini, Senin (16/5).

Ferdinand juga mengatakan bahwa tersangka sempat menyuap semua korbannya dengan uang Rp 50 juta dan sepeda motor agar tidak melaporkan kasusnya atau bersaksi di pengadilan.

"Salah satu mami plus korban bernama IG diduga menerima uang sogokan dari terdakwa Sony untuk keluar dari Kota Kediri. Diduga IG saat ini berada di Kalimantan," ucap dia.

Sementara Pembina Kekuatan Cinta Indonesia (YKCI) Betania Eden mengatakan terungkapnya kasus tersebut dikarenakan salah satu korban bernama AK (13) yang saat ini duduk kelas 2 SMP sempat hilang selama 5 hari.

"AK ini waktu diperkosa masih duduk di kelas 6 SDN Jagalan V. Dia sempat hilang 5 hari. Korban hilang saat jelang pelaksanaan UN bulan Maret 2015. Sehingga ibu korban melaporkan ke Polres Kota Kediri," ucap Betania Eden.

Sejak pelaporan dari orangtua korban AK, Polisi setempat lalu menelusuri keberadaan AK tersebut. Sampai akhirnya Polisi menemukan AK di Simpang Lima Gumul Kabupaten Kediri.

"AK sejak ditemukan, ibunya bertanya ke mana dia. Ayu akhirnya mengakui kalau dirinya disetubuhi oleh Koko. Sejak itulah Polisi mencari keberadaan Sony Sandra alias Koko itu. Ternyata Polisi temukan Koko ini di Bandara Juanda," katanya.

Semenjak saat penangkapan Koko tersebut dia menjalani hukuman penjara. Namun baru Kamis (19/5) pelaku akan menjalani sidang vonis Pengadilan Negeri di kota Kediri. "Kita berharap tersangka Koko dihukum mati," tutupnya.

Category: Berita Peristiwa, NewsTags:
Jayabet