5 Cerita Kebiadaban ISIS Terhadap Wanita Budak Seks

klg asli

berhasil

Foto Gadis Perempuan Wanita Yazidi Cantik Irak Diculik di Jual Isis

Daftar Kekejaman ISIS Pada Tahanan Perempuan Budak Seks, Militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) tidak segan-segan memperlakukan para tahanan perempuan mereka sebagai budak seks. Bukan itu saja, mereka juga memperjual belikan para budak seks itu di kalangan anggota.

Agustus tahun lalu, PBB mendapatkan salinan dokumen berisi daftar harga budak seks ISIS. Para militan itu membuat harga USD 165 bagi anak-anak usia 1-9 tahun, remaja USD 124, dan perempuan di atas 40 tahun USD 41.

Mereka kebanyakan adalah warga minoritas etnis Yazidi di sebelah utara Irak yang diserbu ISIS di kawasan Pegunungan Sinjar Agustus dua tahun lalu. ISIS menculik wanita dan anak-anak. Beberapa perempuan yang berhasil kabur melarikan diri setelah ditawan ISIS mengungkapkan kisah kekejian yang mereka alami.

Baca juga: Ini 15 Aturan Baru ISIS Tentang Tahanan Perempuan Yang Dijadikan Budak Seks

Dikutip wartainfo.com dari merdeka.com (2/6/2016), berikut ini daftar kekejian dan kebiadaban ISIS terhadap para perempuan yang mereka jadikan budak seks.

1. ISIS Telanjangi Gadis Perawan Cantik Untuk Dijual di Pasar Budak

Foto Hot Wanita Perempuan Gadis Perawan Cantik Yazidi Irak Diculik digilir Budak Seks ISIS

Perwakilan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Kekerasan Seksual dan Konflik di Suriah Zainab Bangura mengatakan, kelompok militan Negra Islam Irak dan Suriah (ISIS) menangkap gadis-gadis perawan cantik di desa-desa untuk dijual ke penawar tertinggi di pasar budak di Kota Raqqa, Suriah.

Setelah menyerang suatu desa, anggota ISIS kemudian menelanjangi para gadis cantik untuk dites keperawanan dan dinilai tubuhnya lalu mengirim mereka ke pelelangan, seperti dilansir surat kabar the Daily Mail, Kamis (21/5). Bangura mendapat informasi itu dari pengakuan para gadis etnis Yazidi di Irak, Suriah, Turki, Libanon, dan Yordania.

Lembaga pembela hak asasi Human Right Watch (HRW) melaporkan, ISIS melancarkan kejahatan seksual sistematis terhadap kaum perempuan Yazidi pada Agustus tahun lalu setelah menculik 200 gadis mereka dari sebelah utara Irak.

Gadis-gadis cantik itu pertama ditawarkan ke para pemimpin kelompok ISIS lalu kepada para pembantunya baru kemudian ke anggota biasa. Para pembeli biasanya membawa tiga atau empat gadis dan menahan mereka selama beberapa bulan hingga mereka bosan lalu menjualnya lagi.

"Kami mendengar cerita seorang gadis yang sudah dijual sebanyak 22 kali. Seorang pemimpin ISIS menulis nama dia di tangan gadis itu untuk menunjukkan dia adalah miliknya," kata Bangura.

ISIS juga melarang para gadis itu memakai baju bercadar karena mereka kerap memakai kain cadar itu sebagai alat untuk gantung diri.

Bangura juga menceritakan tentang seorang gadis yang dibakar hidup-hidup karena menolak gaya berhubungan seks ekstrem buat melayani nafsu syahwat para militan.

Category: Dunia, ISIS, Serba - SerbiTags:
Jayabet